Bocah Tewas Tersengat Ranjau Listrik di Bogor, Polisi: Kami Sedang Menyelidiki

Reporter

Editor

Juli Hantoro

Ilustrasi tewas atau jenazah atau jasad. shutterstock.com

TEMPO.CO, Jakarta - Seorang bocah asal Cirebon bernama Irwansyah tewas tersengat setrum dari ranjau listrik pembatas lahan kosong di Desa Bojongkulur, Gunung Putri, Bogor. Peristiwa itu terjadi pada Ahad 14 Maret 2021 sore. Saat itu korban tengah bermain bersama dua temannya di lahan kosong milik seorang warga bernama Martono.

Kapolres Bogor Ajun Komisaris Besar Harun mengatakan kasus ini masih dalam penyelidikan. "Kami sudah memeriksa beberapa saksi mulai dari yang menemukan dan yang membantu saat korban masih gantung di kawat," ujar Harun.

Baca juga: Jebakan untuk Tikus di Sawah Telah Membunuh 24 Orang di Ngawi, Kok Bisa?

Menurut Harun, korban dan kedua temannya sedang bermain mencari belalang di area tanah kosong tersebut. "Kemudian kedua temannya melihat korban sudah dalam keadaan terlentang dengan kedua tangan menempel pada kawat," ujar Harun.

Menurut mantan penyidik di KPK itu, pemilik lahan mengaku sengaja memasang ranjau listrik untuk mengantisipasi terjadinya pencurian.

"Dia di awal Januari tahun 2021 itu kecurian. Oleh karenanya dia mengaliri listrik di lahannya itu. Sementara kita melakukan penyelidikan," kata dia.

Harun mengatakan seharusnya tak boleh membuat ranjau listrik seperti itu. "Kalau dua alat bukti terpenuhi, penyidikan dan tersangka, itu ada pasalnya," ujar dia.






Kota Bogor Ingin Punya Angkot Listrik, Minta Bantuan ke Pemerintah Pusat

10 jam lalu

Kota Bogor Ingin Punya Angkot Listrik, Minta Bantuan ke Pemerintah Pusat

Pemerintah Kota Bogor, Jawa Barat ingin mengganti angkot berbahan bakar minyak (BBM) dengan angkot berdaya listrik.


Wali Kota Bogor Bima Arya Minta PUPR Analisa Lubang di Jalan Sholeh Iskandar

1 hari lalu

Wali Kota Bogor Bima Arya Minta PUPR Analisa Lubang di Jalan Sholeh Iskandar

Sebuah lubang besar muncul tepat di tengah badan jalan Sholeh Iskandar, Kota Bogor.


KPK Agendakan Pemanggilan Ulang Hakim Gazalba Saleh

1 hari lalu

KPK Agendakan Pemanggilan Ulang Hakim Gazalba Saleh

Gazalba Saleh ditetapkan tersangka oleh KPK pada 28 November 2022. Ia menjadi tersangka atas dugaan penerimaan suap.


KPK Dalami Pengakuan Rektor Unila Nonaktif Karomani soal Mahasiswa Titipan Zulhas

1 hari lalu

KPK Dalami Pengakuan Rektor Unila Nonaktif Karomani soal Mahasiswa Titipan Zulhas

KPK akan mendalami nama-nama pejabat yang disebut oleh Rektor Unila nonaktif Karomani dalam persidangan dalam perkara suap penerimaan mahasiswa.


Soal Pengacara Lukas Enembe yang Kedapatan Menemui Sejumlah Saksi, Ini Kata KPK

2 hari lalu

Soal Pengacara Lukas Enembe yang Kedapatan Menemui Sejumlah Saksi, Ini Kata KPK

KPK menyatakan masih menelusuri peristiwa pertemuan kuasa hukum Lukas Enembe dengan sejumlah saksi.


Kabareskrim Agus Andrianto Dilaporkan ke KPK, Apa Koleksi Mobilnya

2 hari lalu

Kabareskrim Agus Andrianto Dilaporkan ke KPK, Apa Koleksi Mobilnya

Dalam LHKPN, Kabareskrim Komjen Agus Andrianto memilki 1 mobil pada 2011 dan memiliki 2 mobil di LHKPN 2008.


Saksi Sebut Mardani Maming Paksa Pengalihan IUP Batubara

2 hari lalu

Saksi Sebut Mardani Maming Paksa Pengalihan IUP Batubara

Terdakwa kasus gratifikasi perizinan tamba Mardani Maming memaksa eks Kadis Pertandingan dan Energi untuk memproses pengalihan IUP dari BKPL ke PCN.


KPK Bakal Dalami Sejumlah Pejabat Titipkan Calon Maba di Unila

2 hari lalu

KPK Bakal Dalami Sejumlah Pejabat Titipkan Calon Maba di Unila

Karomani menyebut nama Zulkifli Hasan ikut menitipkan seseorang untuk dimasukkan sebagai mahasiswa Fakultas Kedokteran Unila.


Pelapor Kabareskrim Komjen Agus Andrianto ke KPK Serahkan Alat Bukti Ini

3 hari lalu

Pelapor Kabareskrim Komjen Agus Andrianto ke KPK Serahkan Alat Bukti Ini

Pelapor Kabareskrim Komjen Agus Andrianto ke KPK membawa sejumlah alat bukti.


Kabareskrim Agus Andrianto Dilaporkan ke KPK Soal Tambang Batu Bara Ilegal Ismail Bolong

3 hari lalu

Kabareskrim Agus Andrianto Dilaporkan ke KPK Soal Tambang Batu Bara Ilegal Ismail Bolong

Kelompok yang menamakan dirinya sebagai Koalisi Solidaritas Pemuda Mahasiswa melaporkan Kabareskrim Komjen Agus Andrianto ke KPK.