Seorang Terduga Teroris Menyerahkan Diri ke Polsek Setiabudi

Reporter

Editor

Juli Hantoro

Ilustrasi buronan

TEMPO.CO, Jakarta - Seorang terduga teroris yang menjadi buronan polisi Nouval Farisi telah menyerahkan diri ke Polsek Metro Setiabudi, Jakarta Selatan.

Kepala Polres Metro Jakarta Selatan Komisaris Besar Azis Andriansyah membenarkan pria berinisial NF itu telah menyerahkan diri pada Kamis, 8 April sekitar pukul 23.00 WIB. "Iya benar," kata Azis di Jakarta, Jumat, 9 April 2021.

Nouval Farisi merupakan satu dari empat terduga teroris yang diburu oleh Tim Detasemen Khusus Antiteror atau Densus 88 Mabes Polri. Tiga orang lainnya berinisial YI, AN, dan ARH.

Sebelumnya, AN telah ditangkap oleh Tim Densus 88.

Baca juga: Detik-detik Pamitnya Terduga Teroris: 2 Guru Saya Sudah Ketangkap

Mereka diduga terlibat dalam jaringan teroris yang ditangkap di wilayah Condet, Jakarta Timur, Bekasi, dan Jakarta Barat pada akhir Maret 2021.

Nouval tercatat sebagai warga di RT 03/RW 04 Kelurahan Tanjung Barat. Namun ia pindah ke Pasar Minggu sejak lima tahun lalu ketika menikah.

Tempo mendatangi rumah Nouval di Jalan Kenanga, Jatipadang, Pasar Minggu, Jakarta Selatan. Awang Suharja yang merupakan kakak ipar Nouval mengisahkan, adik iparnya itu pergi sejak Senin malam lalu sekitar pukul 23.00 WIB.

Kepada Awang, terduga teroris itu sempat pamit. "Saya pamit, dua guru saya sudah ketangkap," ujar Awang.






Kepala BNPT Bilang Media Sosial Kerap Disalahgunakan Kelompok Teror

4 jam lalu

Kepala BNPT Bilang Media Sosial Kerap Disalahgunakan Kelompok Teror

Kepala BNPT Boy Rafli Amar mengatakan keberadaan media sosial kerap disalahgunakan kelompok teror untuk menebar propaganda menciptakan perpecahan.


Ditolak, Petisi Pemerintah Filipina agar Partai Komunis Jadi Kelompok Teroris

1 hari lalu

Ditolak, Petisi Pemerintah Filipina agar Partai Komunis Jadi Kelompok Teroris

Pengadilan meminta pemerintah Filipina untuk memerangi pemberontakan komunis, salah satu yang terlama di Asia, dengan menghormati hukum


Cegah Tawuran di Manggarai, Polres Metro Jakarta Selatan Bangun 2 Pos Pantau

4 hari lalu

Cegah Tawuran di Manggarai, Polres Metro Jakarta Selatan Bangun 2 Pos Pantau

Untuk mengantisipasi tawuran di Manggarai, polisi juga mengerahkan petugas kepolisian, TNI dan Satpol PP hingga RT dan RW setempat.


3 Kali Tawuran di Manggarai dalam Sebulan, Warga Minta Polisi Aktifkan 6 CCTV Mati

5 hari lalu

3 Kali Tawuran di Manggarai dalam Sebulan, Warga Minta Polisi Aktifkan 6 CCTV Mati

Polres Metro Jakarta Selatan mengadakan pertemuan dengan warga untuk cari solusi tawuran di Manggarai.


Ganjar Pranowo Resmikan Koperasi Srikandi Gema Salam Mandiri, Anggotanya Para Istri Eks Napiter

8 hari lalu

Ganjar Pranowo Resmikan Koperasi Srikandi Gema Salam Mandiri, Anggotanya Para Istri Eks Napiter

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo meresmikan Koperasi Srikandi Gema Salam Mandiri yang beranggotakan para istri mantan narapidana teroris (napiter).


Tangkap 13 Tersangka Teroris di Riau, Densus 88: Mereka Latihan di Perkebunan Sawit

8 hari lalu

Tangkap 13 Tersangka Teroris di Riau, Densus 88: Mereka Latihan di Perkebunan Sawit

Densus 88 menangkap total 13 tersangka teroris dari kelompok Anshor Daulah (AD) pendukung ISIS di Dumai


Polres Jaksel Kerahkan 250 Personel Jaga Mediasi Gojek dan Driver Taksi Online di Blok S Hari Ini

9 hari lalu

Polres Jaksel Kerahkan 250 Personel Jaga Mediasi Gojek dan Driver Taksi Online di Blok S Hari Ini

Pertemuan Gojek dan driver taksi online itu dapat mencapai kesepakatan soal tarif imbas kenaikan harga BBM.


Densus 88 Tangkap 8 Tersangka Teroris Kelompok Anshor Daulah di Riau

9 hari lalu

Densus 88 Tangkap 8 Tersangka Teroris Kelompok Anshor Daulah di Riau

Densus 88 menangkap delapan tersangka teroris di delapan lokasi berbeda di Dumai pada pukul 07.05-12.10 WIB.


Jejak Perburuan Osama Bin Laden, Pemimpin Al Qaeda Dalang Teror 11 September

13 hari lalu

Jejak Perburuan Osama Bin Laden, Pemimpin Al Qaeda Dalang Teror 11 September

Dalang teror 11 September 2001, Osama bin Laden lahir di Riyadh, Arab Saudi sekitar tahun 1957 atau 1958.


Eks Pengacara Bharada E Deolipa Yumara Laporkan Aliansi Advokat Anti Hoax, Soal Keonaran

19 hari lalu

Eks Pengacara Bharada E Deolipa Yumara Laporkan Aliansi Advokat Anti Hoax, Soal Keonaran

Manta pengacara Bharada E, Deolipa Yumara menyambangi Polres Metro Jakarta Selatan hari ini, untuk melaporkan balik Aliansi Advokat Anti Hoax.