Bentak Jaksa yang Potong Pertanyaannya, Rizieq Shihab: Ini Soal Nasib Saya

Rizieq Shihab saat menjalani sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Timur dengan perkara kerumunan di Petamburan, Jakarta Pusat pada Senin, 12 April 2021. TEMPO/M Julnis Firmansyah

TEMPO.CO, Jakarta - Terdakwa kasus kerumunan Petamburan Rizieq Shihab kembali meradang saat Jaksa Penuntut Umum (JPU) memotong kata-katanya di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Senin.

JPU memotong kalimat Rizieq saat eks pimpinan FPI itu sedang bertanya ke mantan Wali Kota Jakarta Pusat Bayu Megantara soal ada atau tidaknya kasus pelanggaran protokol kesehatan (prokes) yang dibawa ke ranah pidana.

"Saya sedang menjelaskan, tolong jangan dipotong. Kenapa? Anda tersinggung karena membahas masalah prokes ke pidana? Ini soal nasib saya, saya yang dipenjara, bukan Anda!" teriak Rizieq ke JPU pada Senin, 12 April 2021. 

Mendengar Rizieq mulai lepas kontrol, Ketua Majelis Hakim Suparman Nyompa coba menengahi. Ia meminta JPU tidak memotong pembicaraan dahulu dan Rizieq dapat melanjutkan sesi tanya jawabnya dengan Bayu. 

Mantan Wali Kota Jakarta Pusat Bayu Megantara menjawab bahwa sampai saat ini baru kasus pelanggaran protokol kesehatan Rizieq Shihab yang dibawa ke ranah pidana. Menurut Bayu, selama ini pelanggaran prokes hanya diberikan sanksi sosial atau denda sesuai tingkat keparahan pelanggarannya.

"Jadi selama ini ada pelanggaran prokes lain, mereka dikasih denda sesuai Pergub," ujar Rizieq.

Sebelumnya, Humas Pengadilan Negeri Jakarta Timur Alex Adam Faisal mengatakan sidang Rizieq Shihab pada hari Senin untuk perkara nomor 221 tentang kerumunan di Petamburan dan 226 tentang kerumunan di Megamendung. Sebanyak 12 saksi dihadirkan JPU dan proses pemeriksaan dilakukan dalam dua gelombang. 

Baca juga: Rizieq Shihab Titip Terima Kasih untuk Anies Baswedan dan Doni Monardo






Perlunya Disiplin Protokol Kesehatan saat Subvarian Kraken Merebak

5 hari lalu

Perlunya Disiplin Protokol Kesehatan saat Subvarian Kraken Merebak

WHO menilai risiko terbaru tentang Omicron XBB.1.5 atau Kraken sebagai subvarian yang sangat menular sehingga protokol kesehatan perlu dijaga.


Kraken Masuk Indonesia, Tetap Patuhi Protokol Kesehatan dan Vaksinasi Booster

8 hari lalu

Kraken Masuk Indonesia, Tetap Patuhi Protokol Kesehatan dan Vaksinasi Booster

Pakar mengatakan apapun varian COVID-19, termasuk XBB.1.5 atau Kraken, protokol kesehatan belum berubah dan vaksin masih bermanfaat.


Seleksi Terbuka Calon Sekda DKI, 5 Pejabat DKI Jakarta Lolos ke Tahap Wawancara

9 hari lalu

Seleksi Terbuka Calon Sekda DKI, 5 Pejabat DKI Jakarta Lolos ke Tahap Wawancara

Seleksi wawancara pansel terhadap 6 calon Sekda DKI itu dilaksanakan hari ini di Kementerian Dalam Negeri.


Sinyal Kebangkitan Pariwisata Usai Karpet Merah untuk Turis Cina Dibentangkan

9 hari lalu

Sinyal Kebangkitan Pariwisata Usai Karpet Merah untuk Turis Cina Dibentangkan

Kedatangan dua ratusan turis Cina di Bali menumbuhkan optimisme industri pariwisata segera pulih setelah mati suri selama dua tahun belakangan ini.


2 Tersangka Teroris NII Asal FPI, Simpatisan Rizieq Shihab & Profil 9 Korban Wowon Serial Killer Jadi Top 3 Metro

13 hari lalu

2 Tersangka Teroris NII Asal FPI, Simpatisan Rizieq Shihab & Profil 9 Korban Wowon Serial Killer Jadi Top 3 Metro

Sebanyak 2 tersangka teroris Negara Islam Indonesia adalah simpatisan Rizieq Shihab & profil 9 korban Wowon Serial Killer jadi Top 3 Metro


Densus Tangkap 3 Terduga Teroris NII, 2 Asal FPI, Ayah: Simpatisan dalam Habib Rizieq

14 hari lalu

Densus Tangkap 3 Terduga Teroris NII, 2 Asal FPI, Ayah: Simpatisan dalam Habib Rizieq

Detasemen Khusus 88 Markas Besar Polri memeriksa rumah warga di RW03 Sunter Agung, Tanjung Priok, Jakarta Utara berinisial AS (26), terduga teroris.


Terduga Teroris Pernah Kerja di Bank, Ayahanda: Dia Simpatisan Habib Rizieq

14 hari lalu

Terduga Teroris Pernah Kerja di Bank, Ayahanda: Dia Simpatisan Habib Rizieq

SN, seorang terduga teroris dibekuk di Pondok Aren. Ia berhenti bekerja & menjadi simpatisan Riziq Syihab.


Jokowi: Tidak Ada Kewajiban Isolasi Bagi Turis Cina, Paling Penting Protokol Kesehatan

15 hari lalu

Jokowi: Tidak Ada Kewajiban Isolasi Bagi Turis Cina, Paling Penting Protokol Kesehatan

Jokowi mengatakan otoritas di Cina telah memeriksa warganya yang hendak melancong ke luar negeri.


Pentingnya Penguatan Protokol Kesehatan dan Vaksinasi meski PPKM Dicabut

29 hari lalu

Pentingnya Penguatan Protokol Kesehatan dan Vaksinasi meski PPKM Dicabut

Epidemiolog mengingatkan pentingnya penguatan protokol kesehatan dan vaksinasi untuk mencegah penyebaran COVID-19.


Libur Natal dan Tahun Baru, Taman Safari Bogor Catat Kunjungan 12 Ribu Orang Per Hari

32 hari lalu

Libur Natal dan Tahun Baru, Taman Safari Bogor Catat Kunjungan 12 Ribu Orang Per Hari

Puncak kunjungan wisatawan di Taman Safari Bogor terjadi pada Jumat, 30 Desember 2022.