Berita Terpopuler Metro: Kelebihan Bayar Mobil Pemadam Kebakaran Hingga

Reporter:
Editor:

Endri Kurniawati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi razia/pencegahan begal. ANTARA/Indrianto Eko Suwarso

    Ilustrasi razia/pencegahan begal. ANTARA/Indrianto Eko Suwarso

    TEMPO.CO, JakartaBerita terpopuler kanal Metro, Sabtu pagi ini, 17 April 2021 adalah tanggapan Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengenai kelebihan bayar pengadaan mobil,  begal yang dihajar massa, dan penyamaran polisi untuk menangkap komplotan pencopet di transportasi publik.

    Berikut berita paling popular itu:

     Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria tak tahu-menahu soal proses lelang empat paket pengadaan mobil pemadam kebakaran pada 2019. Alasannya, waktu itu belum menjabat sebagai wakil gubernur.

    "Proses lelang kami tidak tau. Itu tahun lama sebelum saya ada di sini, itu 2019 ya," kata Riza Patria di Balai Kota, Jakarta Pusat, Kamis, 15 April 2021.

    Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) DKI Jakarta mendapati kelebihan pembayaran pada empat paket pengadaan mobil pemadam kebakaran Jakarta. Definisi kelebihan bayar adalah nilai kontrak paket pengadaan lebih besar dibadingkan harga riil.

    Audit BPK pada 2019 menunjukkan, kelebihan bayar oleh Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan DKI mencapai Rp 6,52 miliar.

    2. Seorang tersangka begal luka parah setelah menjadi bulan-bulanan massa di Jalan Tebet Timur Dalam XI, Jakarta Selatan.

    Dia bonyok dihajar warga setelah percobaan begal yang dilakukannya gagal. "Tersangka luka parah, ia tanpa ada identitas," ujar Kapolsek Tebet Komisaris Budi Cahyono kepada Tempo, Jumat, 16 April 2021. 

    Budi menjelaskan percobaan begal yang dilakukan oleh terangka terjadi pada Jumat dini hari tadi sekitar pukul 01.30 WIB. Tersangka ditemani temannya yang kini masih dalam pencarian. 

    Kelompok begal ini mengincar korban yang berkendara sendirian. "Ada satu korban yang ditodong dengan celurit, kemudian kendaraan yang dibawa korban dirampas tersangka," ujar Budi. 

    Dirampas, korban berteriak dan mengundang perhatian warga. Kedua tersangka yang panik langsung kabur. Hingga sekitar satu kilometer dari lokasi, salah satu tersangka terjatuh dari motor karena menabrak pot bunga dan masuk ke parit. 

    Warga yang melihat hal itu langsung beramai-ramai menghajarnya hingga babak belur. "Seorang teman tersangka berhasil kabur," ujar Budi.  

    3. Polda Metro Jaya membekuk dua komplotan copet yang kerap beraksi di bus Transjakarta dan angkutan kota atau angkot. Kabid Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Yusri Yunus mengatakan modus para copet itu adalah mencari penumpang yang lengah. 

    "Modusnya sama dan klasik, satu tersangka mengalihkan perhatian dan satu lagi mencopet korbannya. Sudah banyak aduan masyarakat soal ini," ujar Yusri di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Jumat, 16 April 2021. 

    Untuk menangkap komplotan pencopet ini, polisi menyamar di halte Transjakarta Semanggi, Jakarta Pusat. Pada hari Kamis, polisi menangkap tersangka MY dan menetapkan tersangka A sebagai buron. MY mengaku sudah mencopet di bus Transjakarta sejak 2018. 

    Berita terpopuler Sabtu pagi ini, 17 April 2021 adalah tanggapan Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria bisa dibaca di sini.

    Baca: Terpopuler Metro: Miras di Pos Pemuda Pancasila, dan Paket Bertuliskan FPI

    LANI DIANA WIJAYA | M JULNIS FIRMANSYAH


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aman dan Nyaman Liburan Lebaran Idul Fitri 1442 H

    Ada sejumlah protokol kesehatan yang sebaiknya Anda terapkan kala libur lebaran 2021. Termasuk saat Salat Idul Fitri 1442H