Pasien Covid-19 di DKI Bertambah 639 Orang

Reporter:
Editor:

Endri Kurniawati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi swab test atau tes usap Covid-19. REUTERS

    Ilustrasi swab test atau tes usap Covid-19. REUTERS

    Jakarta - Pemerintah DKI Jakarta mencatat penambahan pasien Covid-19 sebanyak 639 orang pada Rabu, 28 April 2021. Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Dwi Oktavia mengatakan penambahan hari ini hasil dari tes PCR 10.830 orang.

    "Spesimen yang dites PCR hari ini sebanyak 13.539 spesimen," kata Dwi melalui keterangan tertulisnya.

    Pemerintah DKI juga melakukan tes antigen kepada 5.066 orang. Hasilnya 77 positif dan 4.988 negatif. Namun hasil tes antigen positif di Jakarta tidak masuk dalam total kasus positif. "Karena semua dikonfirmasi ulang dengan PCR."

    Adapun rate tes PCR per 1 juta penduduk sebanyak 348.303. Jumlah orang yang dites PCR sepekan terakhir sebanyak 62.320. Adapun jumlah kasus aktif di Jakarta naik sejumlah 19 kasus, sehingga jumlah kasus aktif sampai hari ini sebanyak 6.340 orang.

    Persentase kasus positif atau positivity rate sepekan terakhir di Jakarta sebesar 9,2 persen. Secara akumulasi persentase kasus positif mencapai 11 persen. WHO menetapkan standar persentase kasus positif tidak lebih dari 5 persen.

    Jumlah total kasus konfirmasi sampai hari ini 406.844 kasus. Dari jumlah itu sebanyak 393.814 pasien Covid-19 telah dinyatakan sembuh dengan tingkat kesembuhan 96,8 persen, dan 6.690 orang meninggal dunia dengan tingkat kematian 1,6 persen. "Sedangkan tingkat kematian Indonesia sebesar 2,7 persen." 

    Baca: Pasien Covid-19 yang Dirawat di RSD Wisma Atlet Hari Ini 1.424 Orang


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Dari Alpha sampai Lambda, Sebaran Varian Delta dan Berbagai Varian Covid-19

    WHO bersama CDC telah menetapkan label baru untuk berbagai varian Covid-19 yang tersebar di dunia. Tentu saja, Varian Delta ada dalam pelabelan itu.