Tanah Abang Padat, Pusat Belanja Tertua di Bekasi Ini Juga Ramai Pengunjung

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi belanja / masyarakat kelas menengah.  ANTARA/Puspa Perwitasari

    Ilustrasi belanja / masyarakat kelas menengah. ANTARA/Puspa Perwitasari

    TEMPO.CO, Bekasi - Keramaian pusat belanja tak hanya terjadi di Tanah Abang, Jakarta Pusat. Di Bekasi, ada Sentra Grosir Cikarang atau SGC yang selalu dipadati pengunjung jika mendekati masa lebaran.

    Polres Metro Bekasi menurunkan sebanyak 82 personil gabungan untuk mengawasi protokol kesehatan di SGC yang ada di Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi itu. 

    "Kegiatan pengamanan dan penegakan protokol kesehatan PPKM Mikro dalam rangka mengantisipasi lonjakan pengunjung,” kata Kapolres Metro Bekasi, Komisaris Hendra Gunawan, Senin, 3 Mei 2021.

    Dua hari di akhir pekan lalu, mal tertua di Kabupaten Bekasi itu ramai dikunjungi warga berburu kebutuhan lebaran. Video yang beredar di media sosial, antrean panjang di parkiran terjadi pada Sabtu. Polisi bersama unsur terkait seperti TNI, Dinas Perhubungan, Satuan Polisi Pamong Praja, dan Dinas Kesehatan segera turun ke lokasi melakukan penertiban.

    "Dilakukan pengaturan keluar masuk pengunjung, karena di dalam ada pembatasan kapasitas," kata Hendra.

    Hendra menyebut, kapasitas SGC bisa mencapai 20 ribu pengunjung. Karena masih dalam kondisi pandemi Covid19, kapasitas dibatasi maksimal 2.435 orang. Jika pengunjung sudah mencapai kuota, maka pengunjung lain wajib menunggu sampai ada yang keluar.

    "Kita sediakan tempat menunggu, kita memastikan transaksi jual beli sesuai prokes," kata Hendra.

    Petugas, kata dia, juga menggelar tes Covid-19 dengan Swab Antigen secara acak kepada para pengunjung yang hendak masuk ke pusat perbelanjaan di sana. Ini dilakukan untuk memastikan orang yang masuk tidak membawa virus Corona yang dapat memicu klaster baru dari pusat perbelanjaan.

    “Prokes wajib diterapkan, baik pengunjung, pedagang dan pengelola dengan 5M, memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan, menjauhi kerumunan,” kata Kapolres.

    Pengelola Mal SGC, Ridwan Arifin mengatakan, pihaknya hanya mengizinkan orang yang betul-betul ingin berbelanja untuk masuk ke dalam mal. "Kalau hanya lihat-lihat, kami suruh keluar, kami prioritaskan pengunjung yang produktif," kata Ridwan.

    Berbagai pusat belanja pada akhir pekan lalu dipadati pengunjung. Salah satu yang terpadat adalah kawasan Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat. Polisi pun melakukan penyekatan di berbagai titik untuk mengurangi kepadatan di sana.

    Baca juga: Pasar Tanah Abang Hari Ini Tak Seramai Kemarin

    ADI WARSONO


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Penggerogotan Komisi Antirasuah, Isu 75 Pegawai KPK Gagal Tes Wawasan Kebangsaan

    Tersebar isu 75 pegawai senior KPK terancam pemecatan lantaran gagal Tes Wawasan Kebangsaan. Sejumlah pihak menilai tes itu akal-akalan.