Anak Anggota DPRD Kota Bekasi Mangkir Pemanggilan Kasus Pencabulan

Ilustrasi pencabulan. Shutterstock

TEMPO.CO, Jakarta - Anak anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bekasi berinisial AT, 21 tahun, mangkir dari panggilan pertama polisi dalam kasus pencabulan yang diduga dilakukannya. AT sebelumnya diduga melakukan pencabulan terhadap seorang bocah perempuan berusia 15 tahun. 

"Kami datang kasih surat ke rumahnya ya, diminta datang tanggal sekian. Tapi, ternyata dia enggak datang," ujar Kasubag Humas Polres Metro Bekasi Kota Komisaris Erna Ruswing saat dikonfirmasi, Senin, 3 Mei 2021. 

Erna menjelaskan sikap AT itu dapat dikategorikan tak kooperatif dan tak menunjukkan itikad. Sebab, penyidik sudah memberikan surat panggilan itu sejak pekan lalu, tapi AT tak memberikan konfirmasi apapun soal absen dalam pemanggilan itu. 

Erna mengatakan penyidik akan kembali melayangkan panggilan kedua pada AT pekan ini. Erna menyebut jika nanti AT kembali mangkir, sesuai aturan yang berlaku pihaknya akan melakukan penjemputan paksa kepadanya. Walaupun, sampai saat ini AT masih berstatus sebagai saksi. 

"Sementara kami masih lidik dulu. Kami baru periksa mencari saksi-saksi. Nanti juga kan kami butuh kesaksian yang lain dan termasuk dari si diduga pelaku itu," ujar Erna

Selain kasus pencabulan, Erna menjelaskan pihaknya masih mendalami dugaan kasus tindakan pidana perdagangan orang atau TPPO. AT diduga tak hanya melakukan pencabulan terhadap korban, tetapi juga menjualnya. 

Erna mengimbau AT untuk bersikap kooperatif dan memenuhi panggilan kepolisian. 

Sebelumnya, korban melaporkan kasus dugaan pemerkosaan yang dilakukan oleh AT ke Polres Metro Bekasi. Orang tua korban mengakui bahwa yang dilaporkannya adalah anak seorang anggota DPRD Kota Bekasi.

M JULNIS FIRMANSYAH






Polisi Ungkap Kasus Pencabulan Anak di Sleman, Berlangsung Sejak 2013

1 hari lalu

Polisi Ungkap Kasus Pencabulan Anak di Sleman, Berlangsung Sejak 2013

Polisi memperkirakan korban pencabulan anak itu mencapai 20 orang.


Orang Tua Perlu Awasi Perilaku Anak untuk Cegah Kekerasan Seksual

1 hari lalu

Orang Tua Perlu Awasi Perilaku Anak untuk Cegah Kekerasan Seksual

Orang tua supaya selalu melakukan pengawasan dan memperhatikan segala sikap dan perilaku anak untuk melindungi dari bahaya kekerasan seksual.


Aktor Squid Game Oh Young Soo Jalani Sidang Pertama, Bantah Tuduhan Pelecehan

3 hari lalu

Aktor Squid Game Oh Young Soo Jalani Sidang Pertama, Bantah Tuduhan Pelecehan

Setelah persidangan berakhir, Oh Young Soo meninggalkan ruang sidang dan tetap membantah tuduhan pelecehan seksual yang didakwakan kepadanya.


Ayah Perkosa Anak Kandung Selama 7 Tahun di Karawang, Apa Hukuman Untuk Pelaku?

5 hari lalu

Ayah Perkosa Anak Kandung Selama 7 Tahun di Karawang, Apa Hukuman Untuk Pelaku?

Tanah air dihebohkan dengan kasus ayah perkosa anak perempuannya selama 7 tahun. Ini hukuman untuk pelaku?


Mason Greenwood Dibebaskan dari Dakwaan di Kasus Pemerkosaan, Bagaimana Nasibnya di Manchester United?

5 hari lalu

Mason Greenwood Dibebaskan dari Dakwaan di Kasus Pemerkosaan, Bagaimana Nasibnya di Manchester United?

Manchester United sebelumnya memutuskan bahwa Mason Greenwood tidak akan beraktivitas di klub sampai pemberitahuan selanjutnya akibat kasusnya itu.


Kantor NasDem Bekasi Utara Dibobol Maling, Pengurus: Indikasi Teror

6 hari lalu

Kantor NasDem Bekasi Utara Dibobol Maling, Pengurus: Indikasi Teror

Pengurus DPD NasDem Kota Bekasi menduga pencurian di kantor partainya di Bekasi Utara ada indikasi teror karena dokumen penting ikut hilang


Kantor NasDem di Bekasi Dibobol Maling, Uang Ratusan Juta Raib

6 hari lalu

Kantor NasDem di Bekasi Dibobol Maling, Uang Ratusan Juta Raib

Kantor Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai NasDem Bekasi Utara kemalingan. Laptop dan uang ratusan juta rupiah ikut raib


Kuasa Hukum Putri Candrawathi Ungkap 11 Asumsi Jaksa dalam Replik dan Tuntutan

6 hari lalu

Kuasa Hukum Putri Candrawathi Ungkap 11 Asumsi Jaksa dalam Replik dan Tuntutan

Tim kuasa hukum Putri Candrawathi membeberkan 11 asumsi yang digunakan jaksa untuk membangun tuntutan hingga replik dalam perkara pembunuhan Yosua.


Kuasa Hukum Putri Candrawathi Anggap Replik Jaksa Menyedihkan dan Nyaris Sia-sia

6 hari lalu

Kuasa Hukum Putri Candrawathi Anggap Replik Jaksa Menyedihkan dan Nyaris Sia-sia

Jaksa menuturkan kuasa hukum Putri Candrawathi seharusnya mempersiapkan bukti-bukti valid tentang pelecehan dan pemerkosaan di awal persidangan.


Kasus Pemerkosaan Santri di Beji Depok, Ustaz Ramadhan Divonis 18 Tahun Penjara dan Denda Rp 500 Juta

6 hari lalu

Kasus Pemerkosaan Santri di Beji Depok, Ustaz Ramadhan Divonis 18 Tahun Penjara dan Denda Rp 500 Juta

Pengadilan Negeri Depok juga mewajibkan Ustaz Ramadhan membayar uang restitusi Rp 30 juta kepada korban. Masih ada tiga tersangka lain.