4 Hari Belum Ditemukan, Petugas BPBD Tangerang Terus Cari Bocah Tenggelam

Reporter:
Editor:

Dwi Arjanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi tenggelam di sungai/kali. northernstar.com.au

    Ilustrasi tenggelam di sungai/kali. northernstar.com.au

    TEMPO.CO.Tangerang-Sejumlah petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten atau BPBD Tangerang menyusuri anak Sungai Cimanceuri.

    Sejak empat hari lalu, dengan perahu karet mereka mencari Rifki Fajar Aditya, 5 tahun yang tenggelam di Sungai Cipayean Kampung Jambu, Desa Cisereh, Kecamatan Tigaraksa Kabupaten Tangerang.

    Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik pada BPBD Kabupaten Tangerang, Kosrudin mengatakan pencarian sudah dilakukan tapi sejauh ini belum ada titik terang.

    "Pencarian sang balita itu dilakukan sejak hari pertama ini memasuki hari keempat, belum ditemukan,"kata Kosrudin Jumat 18 Juni 2021.

    ADVERTISEMENT

    Informasi yang diterima Tempo, Rizki pada Selasa siang 15 Juni 2021 sekitar pukul 14.15 WIB bermain bersama dua kawannya di seputar sungai. Dua kawannya berenang di Sungai Cipayean itu. Sedang Rizki menyusul kemudian.

    "Sepertinya korban tidak bisa berenang, terseret arus sungai,"kata Supriadi warga setempat.

    Sejumlah orang di kampung itu kemudian mencari korban, namun tak ditemukan. Warga pun melaporkan ke Polsek Tigaraksa dan diteruskan ke BPBD Tangerang.

    Baca juga : Gara-gara Selfie, Perahu Wisatawan Berisi 20 Orang Tenggelam di Waduk Kedungombo

    AYU CIPTA


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Potongan Janggal Hukuman Djoko Tjandra, Komisi Yudisial akan Ikut Turun Tangan

    Pengadilan Tinggi DKI Jakarta mengabulkan banding terdakwa Djoko Tjandra atas kasus suap status red notice. Sejumlah kontroversi mewarnai putusan itu.