Kasus Penganiayaan Sopir Taksi Online di Koja, Tersangka Sudah Bawa Celurit dari Cinere

Ilustrasi barang bukti tindak kejahatan berupa celurit. TEMPO/Khory

TEMPO.CO, Jakarta - Polsek Koja meringkus pemuda berinisial WR (17), tersangka penganiayaan terhadap sopir taksi online Nur Cholik (46) di Jalan Raya Plumpang, Koja, Jakarta Utara pada 14 September lalu. Tersangka mengaku menganiaya Nur Cholik dengan senjata tajam lantaran kehabisan uang.

“Tersangka ditangkap di Rawa Badak Utara, kemudian ditahan di Polsek Koja,” kata Kapolsek Koja AKP Anak Agung Putra Dwipayana dalam keterangannya, Jumat, 16 September 2022.

Tersangka sempat melarikan diri ke kawasan Rawa Badak Utara, Koja, tak jauh dari lokasi penganiayaan.

Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, tersangka penganiayaan membawa senjata tajam jenis celurit sejak berangkat dari kontrakannya di Cinere, Depok.

“Senjata tajam sudah dibawa pelaku dari rumah kontrakannya di Cinere,” kata AKP Putra.

Tersangka penganiayaan berdalih sedang mencari pekerjaan ke Jakarta tapi belum berhasil, sehingga kehabisan uang. Polisi masih memeriksa kebenaran pernyataan tersebut. 

Interogasi yang dilakukan Unit Reserse Kriminal Polsek Koja menunjukkan tersangka tidak mengambil barang korban. “Intinya niat pelaku tidak membayar ongkos taksi daring tersebut,” kata AKP Putra.

Kronologi Penganiayaan 

Kronologi kejadiannya, kata AKP Putra, tersangka mengarahkan sopir taksi online ke Stasiun Tanjung Priok lewat aplikasi online. Tetapi karena tidak bisa membayar ongkos taksi, tersangka meminta korban mengubah arah rute perjalanan mereka melewati Jalan Raya Plumpang di Koja.

Di tengah perjalanan, tersangka melukai pada beberapa bagian tubuh korban mulai dari kepala, punggung, dan tangan sebelah kiri.

“Lantaran tidak memiliki uang untuk membayar ongkos taksi, tersangka menganiaya korban hingga korban mengalami luka berat,” ujar Kapolsek Koja.

Akibatnya Nur Cholik harus dibawa ke ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD) Rumah Sakit Mulyasari Koja, Jakarta Utara guna menjalani perawatan medis.

Adapun tersangka dikenakan dugaan pidana penganiayaan dalam pasal 351 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana dengan ancaman hukuman kurungan maksimal lima tahun.

Baca juga: Mayat Pria Ditemukan Mengambang di Kali Mookevart, Polisi: Tak Ada Tanda Penganiayaan






Lesti Kejora Cedera Parah hingga Tulang Lengan Bergeser, Ada Kemungkinan Dioperasi

2 hari lalu

Lesti Kejora Cedera Parah hingga Tulang Lengan Bergeser, Ada Kemungkinan Dioperasi

Akun yang tampaknya dikendalikan orang terdekat Lesti Kejora itu terus memperbarui informasi kabar terakhir penyanyi dangdut itu.


Polres Karawang Periksa Pejabat Pemkab yang Diduga Aniaya Wartawan

5 hari lalu

Polres Karawang Periksa Pejabat Pemkab yang Diduga Aniaya Wartawan

Dua orang wartawan diduga dianiaya dan disekap oleh pejabat di Pemerintahan Kabupaten Karawang


Pimpinan DPRD Depok yang Injak Sopir Truk tetap Terancam Sanksi Meski Sudah Damai

5 hari lalu

Pimpinan DPRD Depok yang Injak Sopir Truk tetap Terancam Sanksi Meski Sudah Damai

Wakil Ketua DPRD Kota Depok Tajudin Tabri tetap terancam sanksi dari Partai Golkar setelah aksinya menginjak sopir truk viral


Asosiasi Sebut Kemenhub Cuci Tangan Soal Masalah Tarif Ojol dan Taksi Online

5 hari lalu

Asosiasi Sebut Kemenhub Cuci Tangan Soal Masalah Tarif Ojol dan Taksi Online

Kemenhub mengatakan belum menerima laporan dari perwakilan ojol soal aplikator yang melanggar aturan tarif.


Polres Karawang Usut Dugaan Penganiayaan terhadap Dua Wartawan oleh Pejabat Pemkab

12 hari lalu

Polres Karawang Usut Dugaan Penganiayaan terhadap Dua Wartawan oleh Pejabat Pemkab

Aldi memastikan pihaknya akan mengusut tuntas kasus dugaan penculikan dan penganiayaan yang dialami dua wartawan oleh pejabat Kabupaten Karawang


Protes Penebangan Pohon Peneduh Jalan, Warga Mega Cinere Depok Somasi Pengurus Lingkungan

14 hari lalu

Protes Penebangan Pohon Peneduh Jalan, Warga Mega Cinere Depok Somasi Pengurus Lingkungan

Penebangan pohon itu tidak sesuai dengan Perda Kota Depok No. 3 tahun 2013 tentang Pedoman Pengelolaan Perlindungan Lingkungan Hidup


Polres Jaksel Kerahkan 250 Personel Jaga Mediasi Gojek dan Driver Taksi Online di Blok S Hari Ini

16 hari lalu

Polres Jaksel Kerahkan 250 Personel Jaga Mediasi Gojek dan Driver Taksi Online di Blok S Hari Ini

Pertemuan Gojek dan driver taksi online itu dapat mencapai kesepakatan soal tarif imbas kenaikan harga BBM.


Mayat Pria Ditemukan Mengambang di Kali Mookevart, Polisi: Tak Ada Tanda Penganiayaan

17 hari lalu

Mayat Pria Ditemukan Mengambang di Kali Mookevart, Polisi: Tak Ada Tanda Penganiayaan

Kapolsek Cengkareng menduga pria tersebut sudah meninggal sejak sehari yang lalu karena kondisi mayat pria itu sudah mengalami pembengkakan.


Remaja 17 Tahun Aniaya Sopir Taksi Online Karena Tak Punya Uang untuk Bayar Ongkos Taksi

17 hari lalu

Remaja 17 Tahun Aniaya Sopir Taksi Online Karena Tak Punya Uang untuk Bayar Ongkos Taksi

Remaja tersebut tidak mengambil uang atau barang dari sopir taksi online yang ia lukai. Mengaku ingin mencari kerja tapi kehabisan uang.


Polres Ponorogo Gelar Rekonstruksi Kasus Tewasnya Santri Gontor

18 hari lalu

Polres Ponorogo Gelar Rekonstruksi Kasus Tewasnya Santri Gontor

Polres Ponorogo menggelar rekonstruksi kasus dugaan penganiayaan di Pondok Modern Darussalam Gontor yang mengakibatkan salah satu santri tewas