Kapolda Metro Tunjuk Pengganti 4 Pamen yang Terseret Kasus Ferdy Sambo

Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal Fadil Imran melantik dua pejabat baru di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan. Kamis 14 Juli 2022. Brigadir Jendral Sambodo Purnomo Yogo yang menjabat Dirlantas Polda Metro Jaya digantikan oleh komisaris Besar Latief Usman, dan Kabiddokes Polda Metro Jaya, Didiet Setioboedi digantikan dengan Hery Wijatmoko. TEMPO/ Febri Angga Palguna

TEMPO.CO, Jakarta - Empat jabatan di Polda Metro Jaya yang lowong setelah sejumlah perwiranya ditahan dan dimutasi ke Yanma Polri karena terseret kasus Ferdy Sambo kini telah diisi pejabat baru. 

Empat posisi tersebut adalah tiga kepala subdirektorat di Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro dan Kasat Reskrim Polre Metro Jakarta Selatan. Empat perwira menengah telah ditunjuk untuk menduduki 4 pos tersebut. 

Penunjukan empat pamen itu tertuang dalam Surat Telegram Kapolda Metro Jaya Nomor: KEP/607/IX/2022 Tanggal 20 September 2022 Tentang Pemberhentian Dari Dan Pengangkatan Dalam Jabatan di Lingkungan Polda Metro Jaya.

Empat jabatan tersebut adalah Kasubdit Keamanan Negara (Kamneg), Kasubdit Remaja, Anak, dan Wanita (Renakta), Kasubdit Reserse Mobile (Resmob) dan Kasat Reskrim Polre Jaksel.

Berikut pejabat baru Kasubdit dan Kasat Reskrim di Polda Metro seperti Surat Telegram Kapolda Metro Jaya:

1. Kompol Resa Fiardy Marasabessy menjadi pejabat sementara atau Pjs Kasubdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya. Posisi ini sebelumnya dijabat AKBP Handik Zusen

2. Kompol Ratna Quratul Aini menjabat sementara Kasubdit Renakta Ditreskrimum Polda Metro Jaya. Posisi ini awalnya dijabat AKBP Pujiyarto. Kompol Ratna sebelumnya menjabat sebagai Kapolsek Penjaringan

3. AKBP Joko Dwi Harsono menjabat Kasubdit Kamneg. Posisi ini sebelumnya dijabat  AKBP Raindra Ramadhan. Joko Dwi sebelumnya menjabat Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat

4. Kompol Irwandhy Idrus menjabat Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan yang sebelumnya dijabat oleh AKBP Ridwan R Soplanit. Irwandhy sebelumnya menjabat sebagai Kasatsamapta Polres Metro Jakarta Selatan.

Pertengahan Agustus lalu sejumlah pamen di Polda Metro ditahan di Provost dan Mako Brimob Kelapa Dua Depok. Setelah usai menjalani masa penahanan mereka dimutasi ke bagian Yanma Polri. Ada pula yang menjalani sidang kode etik karena dinilai menghalangi penyidikan kematian Brigadir J di rumah dinas Ferdy Sambo.     

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo kemudian melakukan mutasi 24 personel Polri yang diduga terlibat pelanggaran kode etik dalam penyidikan kasus pembunuhan Brigadir J

Brigadir J atau Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat tewas pada 8 Juli 2022 di rumah komandannya, Inspektur Jenderal Ferdy Sambo, yang kala itu masih menjabat sebagai Kepala Divisi Propam Mabes Polri.

Brigadir J tewas ditembak oleh rekannya sesama ajudan Bharada E atas perintah Ferdy Sambo yang kini juga telah ditetapkan sebagai tersangka pembunuhan berencana.

Mutasi 24 personel itu tertuang dalam surat telegram rahasia dengan nomor ST/1751/VIII/KEP./2022 tanggal 22 Agustus 2022.

MUTIA YUANTISYA

Baca juga: Deretan Pamen Polda Metro Terseret Sambo: Eks Kapolres dan Wadireskrimum Dikurung di Mako Brimob






Bareskrim Polri Panggil Lagi Ismail Bolong Besok

42 menit lalu

Bareskrim Polri Panggil Lagi Ismail Bolong Besok

Mabes Polri telah memanggil Ismail Bolong. Namun mantan anggota kepolisian berpangkat Ajun Inspektur Satu itu tidak datang.


Street Race Bakal Digelar Kembali di Kemayoran, Polda: Balap Liar Berkurang

1 jam lalu

Street Race Bakal Digelar Kembali di Kemayoran, Polda: Balap Liar Berkurang

Kombes Pol Latif Usman mengatakan ajang balapan jalanan Street Race kelima akan digelar kembali di Kemayoran.


4 Terdakwa Obstruction or Justice Dihadirkan di Sidang Richard Eliezer dan Kuat Ma'ruf

5 jam lalu

4 Terdakwa Obstruction or Justice Dihadirkan di Sidang Richard Eliezer dan Kuat Ma'ruf

Sidang Richard Eliezer, Ricky Rizal, dan Kuat Ma'ruf akan menghadirkan 17 saksi pada hari ini.


Sidang Lanjutan Kasus Pembunuhan Brigadir Yosua Besok Akan Hadirkan 17 Saksi

21 jam lalu

Sidang Lanjutan Kasus Pembunuhan Brigadir Yosua Besok Akan Hadirkan 17 Saksi

Sidang lanjutan kasus pembunuhan Brigadir Yosua besok akan menghadirkan empat mantan anggota Div Propam Polri yang menjadi terdakwa.


Anggaran Belanja Ferdy Sambo Sampai Rp 600 Juta per Bulan, Ini Kata Pengacara

22 jam lalu

Anggaran Belanja Ferdy Sambo Sampai Rp 600 Juta per Bulan, Ini Kata Pengacara

Kuasa Hukum Ferdy Sambo, Arman Hanis memberikan tanggapan mengenai adanya isu bahwa kliennya mempunyai anggaran Rp 600 juta untuk belanja bulanan keluarga.


Gratis Buat Laporan Polisi, Laporkan ke Propam Polri Jika Ada Petugas Minta Bayaran

1 hari lalu

Gratis Buat Laporan Polisi, Laporkan ke Propam Polri Jika Ada Petugas Minta Bayaran

Laporan polisi tidak dipungut biaya sepeser pun. Jika terdapat petugas yang meminta bayaran, Anda dapat melaporkan ke Propam Polri.


Sidang Terdakwa Ferdy Sambo Cs Kembali Digelar Pekan Depan, Ini Jadwalnya

1 hari lalu

Sidang Terdakwa Ferdy Sambo Cs Kembali Digelar Pekan Depan, Ini Jadwalnya

Persidangan kasus pembunuhan Brigadir J dengan terdakwa Ferdy Sambo cs di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan kembali digelar pekan depan


Ferdy Sambo Telepon Satgasus Merah Putih Usai Tembak Yosua, Ini Kata Pengamat

1 hari lalu

Ferdy Sambo Telepon Satgasus Merah Putih Usai Tembak Yosua, Ini Kata Pengamat

Majelis hakim menyebut orang yang paling pertama dihubungi oleh Ferdy Sambo adalah salah satu anggota Satgasus Merah Putih.


Kabar Uang Belanja Ferdy Sambo Rp 600 Juta, Peneliti: Tak Masuk Akal, Kecuali Punya Penghasilan Lain

1 hari lalu

Kabar Uang Belanja Ferdy Sambo Rp 600 Juta, Peneliti: Tak Masuk Akal, Kecuali Punya Penghasilan Lain

Bambang Rukminto menanggapi kabar uang belanja Ferdy Sambo hinggga Rp 600 juta per bulan. Menurut dia angka itu tak masuk akal.


6 Fakta-fakta Kasus Suap Ismail Bolong dan Bantahan Kabareskrim

1 hari lalu

6 Fakta-fakta Kasus Suap Ismail Bolong dan Bantahan Kabareskrim

Dalam kasus Ismail Bolong, belakangan nama Kepala Badan Reserse Kriminal atau Kabareskrim Komisaris Jenderal Agus Andrianto disebut-sebut terlibat.