Jika Reuni 212 Acara Demonstrasi, Rizieq Shihab: Tidak Bisa Hadir Bukan karena Takut

Rizieq Shihab berceramah dalam aksi Reuni 212 di Masjid At-Tin, Jakarta Timur, Jumat, 2 Desember 2022. TEMPO/Abdullah Syamil Iskandar

TEMPO.CO, Jakarta - Bekas pentolan Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab menyatakan tidak bisa menghadiri Munajat Akbar Reuni 212 apabila kegiatan ini adalah demonstrasi. Sebab, status pembebasan bersyarat masih melekat pada dirinya hingga 10 Juni 2023. 

"Bukan alasan saya takut, bukan persoalan saya enggak berani, persoalannya ini strategi dakwah, strategi perjuangan," kata dia di Masjid Agung At-Tin, TMII, Jakarta Timur, Jumat, 2 Desember 2022.

"Karena begitu saya ikut sekali, saya dipenjara lagi satu tahun, saya enggak bisa kumpul begini sama umat," lanjut dia. 

Reuni 212 diselenggarakan di Masjid Agung At-Tin hari ini mulai pukul 03.00 WIB. Semula Rizieq Shihab tidak akan menghadiri acara tersebut. Namun, penyelenggara memaksa dia datang untuk memberikan ceramah. 

Baca juga: Peserta Reuni 212 Membubarkan Diri

Rizieq menceritakan ada tiga syarat yang tidak boleh dilanggar sebagai seorang narapidana dengan status pembebasan bersyarat. Pertama, wajib lapor setiap bulan ke Badan Pemasyarakatan atau Bapas.

Menurut dia, syarat itu tidak pernah dilanggar selama ini. Syarat kedua adalah meminta izin tertulis kepada Bapas jika hendak bepergian ke luar kota. 

"Kalau tidak ada surat izin dari Bapas di bawah Kemenkumham, saya tidak boleh ke luar kota sama sekali," terang dia. 

Kemudian syarat ketiga adalah tidak boleh melanggar hukum. Syarat ini, dia melanjutkan, harus diwaspadai lantaran bisa jadi ada orang yang mempermasalahkan. 

Karena itulah, Rizieq berkonsultasi terlebih dulu dengan para pengacaranya sebelum menuju ke lokasi acara Reuni 212. Dia meminta pertimbangan hukum. 

Kondisi kesehatannya pun tengah menurun sebelum berangkat ke Masjid At-Tin. Setelah salat isya kemarin, dia memilih tidur sejenak sebelum pergi menghadiri Munajat Akbar Reuni 212.  

Kasus Rizieq Shihab
Rizieq dinyatakan bebas bersyarat per 20 Juli 2022. Dia ditahan sejak 12 Desember 2020. Dia terseret kasus penyiaran berita bohong tes swab dengan vonis penjara selama empat tahun.

Tak hanya itu, dia juga dihukum delapan bulan penjara dalam perkara pelanggaran kekarantinaan kesehatan. Putusan itu mengacu pada acara pernikahan anaknya yang digelar Rizieq di Petamburan, Jakarta Pusat yang membuat kerumunan dalam jumlah besar di tengah pandemi Covid-19.

Selama menjalani masa hukuman, dia ditahan di rumah tahanan negara atau Rutan Bareskrim Polri cabang Rutan Cipinang. Rizieq Shihab seharusnya mendekam di balik jeruji besi hingga 10 Juni 2023 dan habis masa percobaan pada 10 Juni 2024. 

Baca juga: Rizieq Shihab Dinyatakan Bebas Bersyarat untuk 2 Tindak Pidana

Ikuti berita terkini dari Tempo di Google News, klik di sini.






Pria Thailand Dipenjara 28 Tahun karena Dianggap Menghina Raja

2 hari lalu

Pria Thailand Dipenjara 28 Tahun karena Dianggap Menghina Raja

Pengadilan menjatuhkan hukuman 28 tahun penjara terhadap seorang pria yang dinilai menghina Raja Thailand.


Keyla Korban KDRT, Eks Istri Raden Indrajana, Tegaskan Tak Takut Dilaporkan Balik ke Polda Metro Jaya

4 hari lalu

Keyla Korban KDRT, Eks Istri Raden Indrajana, Tegaskan Tak Takut Dilaporkan Balik ke Polda Metro Jaya

Keyla, korban KDRT, menyatakan tidak takut dilaporkan balik ke Polda Metro Jaya, dianggap hanya alibi.


2 Tersangka Teroris NII Asal FPI, Simpatisan Rizieq Shihab & Profil 9 Korban Wowon Serial Killer Jadi Top 3 Metro

8 hari lalu

2 Tersangka Teroris NII Asal FPI, Simpatisan Rizieq Shihab & Profil 9 Korban Wowon Serial Killer Jadi Top 3 Metro

Sebanyak 2 tersangka teroris Negara Islam Indonesia adalah simpatisan Rizieq Shihab & profil 9 korban Wowon Serial Killer jadi Top 3 Metro


Densus Tangkap 3 Terduga Teroris NII, 2 Asal FPI, Ayah: Simpatisan dalam Habib Rizieq

8 hari lalu

Densus Tangkap 3 Terduga Teroris NII, 2 Asal FPI, Ayah: Simpatisan dalam Habib Rizieq

Detasemen Khusus 88 Markas Besar Polri memeriksa rumah warga di RW03 Sunter Agung, Tanjung Priok, Jakarta Utara berinisial AS (26), terduga teroris.


Terduga Teroris Pernah Kerja di Bank, Ayahanda: Dia Simpatisan Habib Rizieq

9 hari lalu

Terduga Teroris Pernah Kerja di Bank, Ayahanda: Dia Simpatisan Habib Rizieq

SN, seorang terduga teroris dibekuk di Pondok Aren. Ia berhenti bekerja & menjadi simpatisan Riziq Syihab.


Jadi Mata-mata untuk Rusia, Kakak Beradik di Swedia Dihukum Penjara

9 hari lalu

Jadi Mata-mata untuk Rusia, Kakak Beradik di Swedia Dihukum Penjara

Kakak beradik keturunan Iran dinyatakan bersalah oleh pengadilan Swedia karena telah menjadi mata-mata untuk badan intelijen Rusia


Navalny Bersumpah akan Lawan Putin dari Penjara

11 hari lalu

Navalny Bersumpah akan Lawan Putin dari Penjara

Pengkritik Kremlin yang saat ini sedang dipenjara, Alexei Navalny berjanji tetap menentang Presiden Rusia Vladimir Putin.


Pelihara Ikan Aligator Bisa Kena Ancaman Penjara Selama 6 Tahun, Simak Penjelasannya

17 hari lalu

Pelihara Ikan Aligator Bisa Kena Ancaman Penjara Selama 6 Tahun, Simak Penjelasannya

Aturan memelihara ikan aligator tertuang dalam Undang-undang 31 Tahun 2004 yang diubah menjadi Undang-undang 45 Tahun 2009 dan Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 41 Tahun 2014.


Melihat Narapidana di Rutan Jambe Produksi Sepatu Rutira, Cocok untuk Jogging dan Senam

17 hari lalu

Melihat Narapidana di Rutan Jambe Produksi Sepatu Rutira, Cocok untuk Jogging dan Senam

Belasan narapidana di Rutan Jambe mampu memproduksi sepatu jenis sneaker dengan merek Rutira yang diklaim enteng dan kuat


Pemimpin Redaksi Sputnik Kirim Surat dari Penjara

18 hari lalu

Pemimpin Redaksi Sputnik Kirim Surat dari Penjara

Pemimpin Redaksi Sputnik, Marat Kasem, dalam suratnya mengucapkan terima kasih pada seluruh pihak yang telah memberikannya dukungan