Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Kejaksaan Agung Geledah Rumah Helena Lim, Kasus Apa? Ini Profil Crazy Rich PIK dan Sederet Kontroversinya

image-gnews
Helena Lim. Instagram
Helena Lim. Instagram
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Crazy rich Pantai Indah Kapuk (PIK) Helena Lim menjadi sorotan lantaran karena diduga tersangkut kasus korupsi izin tambang timah. Kejaksaan Agung telah menyita sejumlah kekayaan Helena antara lain uang tunai sebesar Rp10 miliar dan 2 juta Dolar Singapura atau setara Rp 23,4 miliar.

Harta tersebut diduga kuat berkaitan dengan tindak kejadian tata niaga timah di wilayah IUP PT Timah Tbk., periode 2015-2022. Kejaksaan Agung pun telah menggeledah rumahnya dan dikabarkan menyita uang sebesar Rp33 miliar dari kediaman Helena Lim.

Penggeledahan rumah Helena Lim dilakukan antara 6-8 Maret 2024. "Tim Penyidik pada Direktorat Penyidikan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (JAM PIDSUS) telah melakukan serangkaian tindakan penggeledahan di beberapa tempat yakni kantor PT QSE, PT SD, dan rumah tinggal Sdr. HL di wilayah Provinsi DKI Jakarta," ujar Ketua Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung Ketut Sumedana, dalam siaran pers, Selasa, 12 Maret 2024.

Siapakah sosok Helena Lim ini?

Helena dikenal sebagai sosok kaya raya di bilangan Pantai Indah Kapuk (PIK). Namanya mencuat ke publik sebagai Selebriti Instagram atau Selebgram. Janda empat anak ini membranding diri sebagai sosialita yang gemar pamer kemewahan.

Di dunia seleb, Helena diketahui memiliki koneksi dengan sederet artis papan atas Tanah Air. Bahkan ulang tahunnya dihadiri selebritas kenamaan seperti Boy William, Ashanty Hermansyah, Ussy Sulistiawaty, Aming, Brisia Jodie, Fuji, Iis Dahlia, Kiky Saputri, Aurel Hermansyah, dan masih banyak lainnya.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Helena lahir pada 19 November 1976. Dia diketahui berasal dari keluarga sederhana. Kehidupannya dijalani dengan bekerja sebagai pegawai bank dan pernah meniti karier dari sekretaris hingga menjadi bagian dari tim pemasaran. Dalam perjalanannya, Helena berhasil membangun kekayaannya melalui kerja keras.

Dengan kekayaan tersebut, singel parent sejak 2005 ini berhasil membangun sebuah rumah mewah di kawasan PIK. Helena adalah pencinta barang-barang seni dan memiliki berbagai koleksi tas branded serta mobil mewah. Dalam unggahan video pada kanal YouTubenha, ia terlihat mengoleksi mobil mewah McLaren dan tergabung dalam klub McLaren Club Indonesia.

Helena diketahui memiliki banyak sumber pemasukan, termasuk dari hobinya sebagai penyanyi. Wanita usia 47 tahun ini juga aktif dalam bisnis transaksi jual beli dolar dan properti. Meski beberapa kali tersandung kontroversi, sebagai seorang broker, Crazy Rich PIK ini memiliki reputasi di kalangan bisnis.

Beberapa kontroversi Helena Lim antara lain pamer kekayaan berujung ditegur oleh Komisi Penyiaran Indonesia (KPI), pamer mandi susu, hingga konten ganti pakaian di tengah jalanan kota Paris, Prancis beberapa waktu lalu. Pada Februari 2021, Helena juga menuai kontroversi usai terlihat mengantre vaksin Covid-19 di sebuah Puskesmas. Padahal saat itu vaksin masih diutamakan hanya untuk tenaga kesehatan.

Pilihan Editor: Crazy Rich Helena Lim Penuhi Panggilan Polisi Soal Kasus Vakasin Covid-19

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Hevearita Gunaryati dan Suami Dicegah KPK, Segini Gaji dan Tunjangan Wali Kota Semarang

1 hari lalu

Hevearita Gunaryanti Rahayu. Foto/Instagram
Hevearita Gunaryati dan Suami Dicegah KPK, Segini Gaji dan Tunjangan Wali Kota Semarang

KPK telah melarang empat orang berpergian ke luar negeri dalam penyidikan kasus korupsi di Pemkot Semarang, termasuk Hevearita dan suaminya.


Geledah Kantor Wali Kota Hevearita untuk Usut Korupsi di Pemkot Semarang, KPK Sita Dokumen Perubahan APBD

1 hari lalu

Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membawa koper keluar usai menggeledah Kantor Dinas Pendidikan Kota Semarang, Jumat, 19 Juli 2024. Foto: ANTARA/Zuhdiar Laeis
Geledah Kantor Wali Kota Hevearita untuk Usut Korupsi di Pemkot Semarang, KPK Sita Dokumen Perubahan APBD

KPK telah menggeledah sejumlah lokasi di Kota Semarang, yakni kantor Wali Kota Semarang dan rumah pribadi Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti.


Korupsi Telkom, KPK Periksa Komisaris PT Indonesian Cloud Noerman Taufik

1 hari lalu

Juru Bicara KPK Tessa Mahardhika Sugiarto memberikan keterangan kepada wartawan terkait perkembangan kasus dugaan korupsi pada lingkungan Pemkot Semarang di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Kamis, 18 Juli 2024. Setelah penggeledahan di lingkungan Pemkot Semarang, KPK telah melakukan pelarangan untuk empat orang berpergian ke luar negeri termasuk Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu dan suaminya Alwin Basri berkaitan dengan penyidikan kasus dugaan korupsi tersebut. ANTARA/Erlangga Bregas Prakoso
Korupsi Telkom, KPK Periksa Komisaris PT Indonesian Cloud Noerman Taufik

KPK masih maraton menyelesaikan penyidikan dugaan tindak pidana korupsi di PT Telkom.


Kejati Jatim Geledah Kantor PT INKA di Madiun, Sita Ratusan Dokumen

1 hari lalu

Ilustrasi korupsi. Shutterstock
Kejati Jatim Geledah Kantor PT INKA di Madiun, Sita Ratusan Dokumen

Tim penyidik Kejaksaan Tinggi Jawa Timur menggeledah kantor PT INKA di Madiun. Ratusan dokumen disita.


Kejagung Sebut Berkas Perkara TPPU Panji Gumilang Masih Belum Lengkap

1 hari lalu

Panji Gumilang di Pengadilan Negeri Indramayu, Jawa Barat, Rabu, 20 Maret 2024. Foto: ANTARA/Fathnur Rohman
Kejagung Sebut Berkas Perkara TPPU Panji Gumilang Masih Belum Lengkap

Kejaksaan Agung menyebut berkas perkara tindak pidana pencucian uang Panji Gumilang masih belum lengkap. Apa sebabnya?


Kasus Korupsi 109 Ton Emas Antam, Kejagung: Hak Merek yang Palsu, Bukan Emasnya

2 hari lalu

Kejaksaan Agung (Kejagung) melakukan konferensi pers penetapan tujuh tersangka kasus dugaan korupsi tata kelola 109 ton emas PT Antam pada Kamis malam, 18 Juli 2024. TEMPO/Amelia Rahima Sari
Kasus Korupsi 109 Ton Emas Antam, Kejagung: Hak Merek yang Palsu, Bukan Emasnya

Kata Kejagung, ini untuk membuat terang supaya masyarakat jangan sampai ragu soal emas Antam ini


Mulai Usut Dugaan Korupsi di ASDP, KPK Sita 3 Mobil dan Periksa Para Mantan Direksi

2 hari lalu

Ilustrasi KPK. TEMPO/Imam Sukamto
Mulai Usut Dugaan Korupsi di ASDP, KPK Sita 3 Mobil dan Periksa Para Mantan Direksi

KPK menyatakan telah melakukan sejumlah upaya paksa dalam kasus dugaan korupsi di perusahaan pelat merah PT ASDP.


Kejagung Tetapkan 7 Tersangka Kasus Pemalsuan 109 Ton Emas Antam, 5 Orang Dikenai Tahanan Kota

2 hari lalu

Kejaksaan Agung (Kejagung) melakukan konferensi pers penetapan tujuh tersangka kasus dugaan korupsi tata kelola 109 ton emas PT Antam pada Kamis malam, 18 Juli 2024. TEMPO/Amelia Rahima Sari
Kejagung Tetapkan 7 Tersangka Kasus Pemalsuan 109 Ton Emas Antam, 5 Orang Dikenai Tahanan Kota

Kejaksaan Agung menetapkan tujuh orang tersangka dalam kasus dugaan korupsi 109 ton emas Antam periode 2010-2021.


Kejati DKI Tahan 4 Tersangka Kasus Korupsi Penerbitan Surat Kredit di Askrindo

2 hari lalu

Tersangka AH, pimpinan PT Askrindo cabang Kemayoran. Dokumentasi Kejati DKI Jakarta
Kejati DKI Tahan 4 Tersangka Kasus Korupsi Penerbitan Surat Kredit di Askrindo

Kejati DKI menetapkan empat tersangka kasus dugaan korupsi penerbitan jaminan surat kredit berdokumen dalam negeri (SKBDN) Askrindo.


Tiga Kasus Dugaan Korupsi Pemkot Semarang yang Diusut KPK

2 hari lalu

Petugas KPK memasuki lift bersama sejumlah aparatur sipil negara (ASN) Pemkot Semarang seusai menggeledah ruangan Bagian Pengadaan Barang/Jasa lantai 6 Gedung Moch Ikhsan kompleks Balai Kota Semarang, Jawa Tengah, Rabu, 17 Juli 2024. Dalam penggeledahan sejumlah ruangan gedung di kompleks Balai Kota Semarang, KPK mengamankan dua koper yang diduga terkait kasus dugaan tindak pidana korupsi atas pengadaan barang/jasa tahun 2023-2024 di lingkungan Kota Semarang, dugaan pemerasan terhadap pegawai negeri atas insentif pemungutan pajak dan retribusi daerah Kota Semarang, serta dugaan gratifikasi 2023-2024, sementara itu proses penyidikan masih berlanjut. ANTARA FOTO/Aji Styawan
Tiga Kasus Dugaan Korupsi Pemkot Semarang yang Diusut KPK

KPK tengah mengusut dugaan korupsi di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang