Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Polda Babel Amankan Sabu 35 Kg dalam Bungkus Teh Cina Asal Aceh, Pekerja Tambang Diduga Jadi Target Pasar

Reporter

image-gnews
(Kiri-kanan) Kapolres Bangka Barat AKBP Ade Zamrah, Direktur Reserse Narkoba Kombes Slamet Ady Purnomo, Kapolda Bangka Belitung Irjen Tornagogo Sihombing dan Kabid Humas Kombes Jojo Sutarjo saat konferensi pers pengungkapan kasus 35 kilogram sabu, Selasa, 26 Maret 2024. (foto servio maranda)
(Kiri-kanan) Kapolres Bangka Barat AKBP Ade Zamrah, Direktur Reserse Narkoba Kombes Slamet Ady Purnomo, Kapolda Bangka Belitung Irjen Tornagogo Sihombing dan Kabid Humas Kombes Jojo Sutarjo saat konferensi pers pengungkapan kasus 35 kilogram sabu, Selasa, 26 Maret 2024. (foto servio maranda)
Iklan

TEMPO.CO, Pangkalpinang - Kepolisian Daerah (Polda) Kepulauan Bangka Belitung berhasil menggagalkan pengiriman 35 kilogram narkotika jenis sabu asal Aceh saat tiba di Pelabuhan Tanjung Kalian, Mentok, Kabupaten Bangka Barat. 

Dalam pengungkapan tersebut, dua orang kurir narkoba yakni Handika alias Dika (HN), 26 tahun, Warga Kecamatan Tempilang Kabupaten Bangka Barat dan Sien (SN), 27 tahun, Warga Sungai Somor Kecamatan Cengal Kabupaten Ogan Komering Ilir Sumatera Selatan ditangkap.

Kapolda Bangka Belitung Inspektur Jenderal Tornagogo Sihombing mengatakan sabu senilai Rp 35 miliar tersebut dibungkus dengan kemasan teh cina bermerk Chinese Pin Wei yang diduga untuk mengelabui petugas.

"Kasus ini terungkap setelah kita menerima informasi pengiriman narkotika ke Pulau Bangka. Setelah dilakukan penyelidikan ternyata benar dan berhasil kita amankan 35 kilogram sabu yang dibawa 2 orang pelaku dengan menggunakan mobil HRV warna hitam," ujar Tornagogo kepada wartawan, Selasa, 26 Maret 2024.

Tornagogo menuturkan narkoba tersebut berasal dari Aceh yang diambil langsung oleh HN dan SN dengan iming-iming upah sebesar Rp 70 juta atas perintah pelaku utama FR dan HE yang saat ini sedang dalam pencarian dan sudah masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO).

"Sebelum ke Aceh, HN dijemput oleh FR dan HE di kediaman HN di Tempilang dengan menggunakan mobil. HN Kemudian mengajak rekannya YI (DPO) tanpa memberitahu YI akan kemana. Keempatnya kemudian mengantar FR ke Sungailiat namun diturunkan di sebuah halte di Kecamatan Merawang," ujar dia.

Usai mengantar FR, Tornagogo menyebutkan jika HN, HE dan YI langsung berangkat ke Aceh dengan menyebrang menggunakan kapal Roro ke Palembang melalui Pelabuhan Tanjung Kalian. Sampai di Palembang, kata dia, ketiganya kemudian menjemput tersangka SN dan sempat menginap di Palembang sebelum berangkat ke Aceh.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

"Saat tiba di Aceh tepatnya di perbatasan Aceh Timur dan Aceh Utara, keempatnya berhenti disalah satu SPBU. Kemudian datang dua orang tidak dikenal membawa mobil yang digunakan dan baru kembali setelah dua jam dengan kondisi sudah ada narkotika didalam mobil," ujar dia.

Menurut Tornagogo, pelaku HE sudah menghilang saat sabu yang dibawa dengan dua karung kemasan 20 kilogram dan 15 kilogram dikembalikan ke kurir. Kemudian, kata dia, HN, SN dan YI kembali ke Pulau Bangka dengan dibekali uang operasional Rp 5 juta dan satu unit handphone.

"Saat tiba di Pelabuhan Tanjung Kalian langsung kita amankan. Namun YI sudah tidak ada lagi didalam mobil. Pengakuan HN dan SN, mereka tidak tahu akan dibawa kemana sabu tersebut karena belum sempat menerima perintah lebih lanjut sudah terlanjur ditangkap," ujar dia.

Tornagogo menambahkan pihaknya sementara menduga sabu yang dikirim tersebut akan disebarkan di Bangka Belitung dengan target para pekerja tambang. Namun, kata dia, pihaknya masih melakukan penyelidikan lebih lanjut karena bisa saja sabu yang dibawa tersebut akan dikirim kembali ke daerah lain mengingat posisi strategis Bangka Belitung sebagai daerah perlintasan.

"Para tersangka dikenakan pidana Pasal 112 Ayat (2), Pasal 114 Ayat ( 2 ) dan Pasal 132 ayat (1) Undang-undang nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika. Barang bukti yang diamankan 35 bungkus kemasan Teh Cina warna hijau yang bertuliskan Chinese Pin Wei berisi sabu dengan berat 35.685 gram, dua buah karung warna putih, dua unit handphone, uang tunai Rp.1.300.000 dan satu unit mobil HRV warna hitam dengan nopol BN 10XX CX berikut STNK," ujar dia.

Pilihan Editor: WNA Portugal Jadi Kurir Kokain Cair dalam 3 Botol Sampo, Terbang ke Indonesia Diupah 6 Ribu Euro

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Kompolnas Sesalkan Sikap Polda Jateng yang Bungkam soal Dugaan 5 Anggotanya Sunat Barang Bukti Sabu

7 jam lalu

Ketua Harian Kompolnas Inspektur Jenderal (purnawirawan) Benny Mamoto saat ditemui usai acara HUR Persatuan Keluarga Besar Purnawirawan Polri (PP Polri) XXIV Tahun 2023, Jakarta Selatan, 5 Juli 2023. [Tempo/Eka Yudha Saputra]
Kompolnas Sesalkan Sikap Polda Jateng yang Bungkam soal Dugaan 5 Anggotanya Sunat Barang Bukti Sabu

Hingga saat ini Polda Jateng tidak memberikan pernyataan soal dugaan 5 anggotanya menyunat jumlah barang bukti sabu.


Dugaan 5 Polisi di Polda Jateng Sunat Barang Bukti Sabu, Kompolnas: Layak Diberi Sanksi PTDH

8 jam lalu

Ketua Harian Kompolnas Inspektur Jenderal (purnawirawan) Benny Mamoto saat ditemui usai acara HUR Persatuan Keluarga Besar Purnawirawan Polri (PP Polri) XXIV Tahun 2023, Jakarta Selatan, 5 Juli 2023. [Tempo/Eka Yudha Saputra]
Dugaan 5 Polisi di Polda Jateng Sunat Barang Bukti Sabu, Kompolnas: Layak Diberi Sanksi PTDH

Ketua Harian Kompolnas Benny Mamoto mendesak 5 polisi di Ditresnarkoba Polda Jateng dikenai sanksi PTDH. Dugaan memotong jumlah barang bukti sabu.


Polisi Tangkap Pengedar Narkoba di Bekasi, Sita Sabu 2 Kg dan Ekstasi. Modus Sistem Tempel

1 hari lalu

Ilustrasi penjahat narkoba. ANTARA/Galih Pradipta
Polisi Tangkap Pengedar Narkoba di Bekasi, Sita Sabu 2 Kg dan Ekstasi. Modus Sistem Tempel

Polisi amankan barang bukti narkoba yang disembunyikan di atas plafon rumah orang tua pelaku di wilayah Jatiasih, Kota Bekasi.


Dua Kurir Narkoba Ditangkap di Jakarta Utara, Polisi Amankan Sabu 5 Kilogram dan 20 Ribu Butir Ekstasi

1 hari lalu

Ilustrasi penjahat narkoba. TEMPO/Iqbal Lubis
Dua Kurir Narkoba Ditangkap di Jakarta Utara, Polisi Amankan Sabu 5 Kilogram dan 20 Ribu Butir Ekstasi

Kedua tersangka kurir narkoba terancam pidana mati, penjara seumur hidup, atau pidana penjara paling singkat 6 tahun.


Narkoba di Kampung Bahari, Jaringan Alex Bonpis si Pembeli Sabu Teddy Minahasa Masih Ada

1 hari lalu

Barang bukti ditampilkan saat konferensi pers terkait pengungkapan peredaran narkotika jenis sabu dan ekstasi di Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin, 15 Juli 2024. Dua pelaku berinisial IM (26) dan FAC (31) ditangkap dalam penggerebekan tersebut.  TEMPO/Martin Yogi Pardamean'
Narkoba di Kampung Bahari, Jaringan Alex Bonpis si Pembeli Sabu Teddy Minahasa Masih Ada

Polisi kembali menggerebek Kampung Bahari, Jakarta Utara, pada Sabtu pekan lalu


Wiz Khalifa Buka Suara Usai Ditangkap Atas Kepemilikan Ganja saat Tampil di Rumania

1 hari lalu

Penyanyi rap Wiz Khalifa berpose dengan dua penghargaan yang diraihnya, Top Hot 100 Song dan Top Rap Song untuk lagu
Wiz Khalifa Buka Suara Usai Ditangkap Atas Kepemilikan Ganja saat Tampil di Rumania

Rapper Wiz Khalifa ditangkap setelah ketahuan membawa 18 gram ganja dan mengkonsumsinya di atas panggung festival musik di Rumania.


Lokasi Asrama Polri di Semarang Tempat 5 Polisi Ditangkap Karena Sunat Barang Bukti Sabu

2 hari lalu

Suasana Asrama Polisi Sendangmulyo Blok C Nomor 19 Kecamatan Tembalang Kota Semarang lokasi lima anggota polisi diduga salah gunakan barang bukti sabu pada Ahad, 14 Juli 2024. Tempo/Jamal Abdul Nashr
Lokasi Asrama Polri di Semarang Tempat 5 Polisi Ditangkap Karena Sunat Barang Bukti Sabu

Lima polisi di Semarang diduga menyunat jumlah barang bukti sabu, dari sejumlah tangkapan, yang diserahkan ke pimpinan atau penyidik.


Razia Narkoba di Kampung Bahari: 31 Orang Ditangkap, Sabu hingga Senapan Angin Disita

3 hari lalu

Polisi menggelar razia narkoba Kampung Muara Bahari pada Sabtu, 13 Juli 2024. Foto: ANTARA/HO-Dokumentasi Pribadi
Razia Narkoba di Kampung Bahari: 31 Orang Ditangkap, Sabu hingga Senapan Angin Disita

Polres Jakarta Utara menangkap 31 orang saat razia narkoba di tiga lokasi yang berada di Kampung Bahari


Kakek 77 Tahun di Tangerang Jadi Kurir Narkoba, Mengaku Sudah 3 Kali Keluar-Masuk Penjara

4 hari lalu

Ilustrasi Sabu-sabu. Dok. TEMPO/Eko Siswono Toyudho
Kakek 77 Tahun di Tangerang Jadi Kurir Narkoba, Mengaku Sudah 3 Kali Keluar-Masuk Penjara

Kakek 77 tahun itu ditangkap anggota dari Direktorat Narkoba Polda Metro Jaya saat melakukan penggerebekan di sebuah kos-kosan.


Kejari Jaksel Terima Pelimpahan Tiga Tersangka Korupsi Timah, Satu Orang Jadi Tahanan Kota di Sungailiat

4 hari lalu

Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Jakarta Selatan. Haryoko Ari Prabowo menerima pelimpahan tersangka dan barang bukti (tahap 2) dalam perkara timah di Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan, Selasa, 4 Juni 2024. TEMPO/Martin Yogi Pardamean
Kejari Jaksel Terima Pelimpahan Tiga Tersangka Korupsi Timah, Satu Orang Jadi Tahanan Kota di Sungailiat

Kejari Jaksel melakukan penahanan terhadap tersangka korupsi timah AS dan SW di Rutan Salemba.