Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Deretan Tips Agar Terhindar dari Jerat TPPO Berkedok Magang

Editor

Dwi Arjanto

image-gnews
Ribuan mahasiswa terjebak dalam program Ferienjob.
Ribuan mahasiswa terjebak dalam program Ferienjob.
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Belakangan ini kasus Tindak Pidana Perdagangan Orang disingkat TPPO kembali mencuat hingga menimbulkan kekhawatiran bagi masyarakat Indonesia terutama mereka yang berminat untuk berkarir ke luar negeri. Oleh karenanya, menambah wawasan mengenai dunia kerja atau magang di luar negeri adalah hal yang sangat penting. 

Berdasarkan Undang Undang Nomor 21 Tahun 2007 Pasal 1 ayat 1, Tindak Pidana Perdagangan Orang adalah tindakan perekrutan, pengangkutan, penampungan, pengiriman, pemindahan, atau penerimaan seseorang dengan ancaman kekerasan, penggunaan kekerasan, penculikan, penyekapan, pemalsuan, penipuan, penyalahgunaan kekuasaan atau posisi rentan, penjeratan utang atau memberi bayaran atau manfaat, sehingga memperoleh persetujuan dari orang yang memegang kendali atas orang lain tersebut, baik yang dilakukan di dalam negara maupun antar negara, untuk tujuan eksploitasi atau mengakibatkan orang tereksploitasi. 

Sementara korban adalah orang yang mengalami penderitaan psikis, mental, fisik, seksual, ekonomi, dan/atau sosial yang diakibatkan TPPO. 

Semakin berkembangnya zaman, bekerja di luar negeri merupakan salah satu kesempatan besar yang diinginkan banyak orang untuk jenjang karir yang lebih baik. 

Maka dari itu, agar terhindar dari TPPO berkedok magang ataupun kerja, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan. 

Dilansir dari situs sbmi.or.id, dalam konteks migrasi ketenagakerjaan berikut ini hal-hal yang bisa diindikasikan sebagai TPPO:

  • Perekrutan tanpa Perjanjian Penempatan;
  • Ditempatkan tanpa perjanjian Kerja;
  • Perekrutan dibawah umur (-18 thn) dokumen dipalsukan;
  • Perekrutan tanpa izin suami/orang tua/wali;
  • Ditempatkan tanpa sertifikat kompetensi (tidak dilatih);
  • Hanya menggunakan paspor dengan visa kunjungan;
  • Ditempatkan oleh perorangan, bukan Perusahaan yang memiliki izin dari Menteri Tenaga Kerja;
  • Dipindahkan ke majikan lain tanpa perjanjian Kerja;
  • Dipindahkan ke negara lain yang peraturannya terbuka walaupun tidak sesuai dengan peraturan Indonesia.
  • Beban biaya diatas ketentuan yang ditetapkan pemerintah (over charging).
Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Selain itu, terdapat beberapa tips dari Direktorat Perlindungan WNI & BHI Kementerian Luar Negeri agar terhindar dari jerat TPPO antara lain :

Hal yang harus dipastikan 

  • Waspada pada tawaran pekerjaan yang terlalu baik
  • Baca dengan cermat kontrak kerja sebelum menandatanganinya
  • Meminta pertimbangan dari orang lain yang berpengalaman ketika akan menerima tawaran bebekerja di luar negeri
  • Mengecek profil perusahaan tempat bekerja
  • Foto copy Paspor dan KTP lalu simpan di tempat kerja yang aman
  • Membagi nomor kontak di luar negeri dengan keluarga
  • Melakukan lapor diri di perwakilan RI
  • Simpan nomor kontak perwakilan RI dengan baik

Hal yang sebagian jangan dilakukan

  • Merekayasa dokumen perjalanan dan identitas diri
  • Tergiur tawaran menikah dengan orang asing yang baru dikenal
  • Menerima tawaran bekerja dari orang yang baru dikenal
  • Bersedia diberangkatkan untuk bekerja tanpa menggunakan visa kerja
  • Meminta orang lain menguruskan pasor dan dokumen perjalanan lainya
  • Berangkat tanpa mengetahui dengan jelas tempat bekerja di luar negeri
  • Menerima barang dari orang yang tidak di kenal
  • Bepergian sendirian tanpa tujuan yang jelas

Pilihan editor: Beda Sikap Polri dan Menko PMK Soal Penanganan Kasus TPPO Berkedok Ferienjob di Jerman

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Sindikat Australia Rekrut Remaja dari Indonesia Jadi PSK, Seperti Apa Modusnya?

16 jam lalu

Ilustrasi TPPO. Shutterstock
Sindikat Australia Rekrut Remaja dari Indonesia Jadi PSK, Seperti Apa Modusnya?

Kelompok sindikat di Australia merekrut remaja putri dari Indonesia untuk dijadikan pelacur. Seperti apa modusnya?


Jual 50 WNI Untuk Dijadikan PSK ke Australia, Tersangka Dapat Keuntungan Rp 500 juta

18 jam lalu

Konferensi pers Bareskrim bersama Australian Federal Police (AFP), ungkap kasus TPPO modus WNI dijadikan pekerja seks di Sydney. Selasa, 23 Juli 2024. Jihan Ristiyanti
Jual 50 WNI Untuk Dijadikan PSK ke Australia, Tersangka Dapat Keuntungan Rp 500 juta

Polisi menyatakan tersangka penjual 50 WNI untuk dijadikan PSK di Australia mendapatkan keuntungan Rp 500 juta.


Bareskrim Ungkap 50 WNI Dijadikan Pekerja Seks di Sydney

1 hari lalu

Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri Kombes Djuhandani Rahardjo Puro memberikan keterangan saat pengungkapan kasus tindak pidana perdagangan orang di Mabes Polri, Jakarta, Selasa, 4 April 2023. TEMPO/ Febri Angga Palguna
Bareskrim Ungkap 50 WNI Dijadikan Pekerja Seks di Sydney

Menurut Bareskrim, pelaku tidak memakai modus penipuan lowongan pekerjaan lantaran sedari awal para korban tahu akan menjadi pekerja seks di Sydney.


Adidas Copot Bella Hadid dari Kampanye karena Advokasi Palestina, Picu Seruan Boikot

1 hari lalu

Bella Hadid tampil di Billboard Adidas/Foto: Instagram/The Debut Fashion
Adidas Copot Bella Hadid dari Kampanye karena Advokasi Palestina, Picu Seruan Boikot

Meskipun mendapat reaksi keras, Adidas tidak membatalkan keputusannya untuk mencoret Bella Hadid, berpotensi membahayakan sebagian pendapatannya


8 Tips untuk Anak Magang agar Diangkat Jadi Karyawan

1 hari lalu

Tips agar anak magang diterima jadi karyawan. Foto: Canva
8 Tips untuk Anak Magang agar Diangkat Jadi Karyawan

Untuk diangkat menjadi karyawan bukanlah hal yang sulit. Berikut ini beberapa tips yang bisa dilakukan anak magang agar diangkat jadi karyawan.


7 Kesalahan Anak Magang yang Wajib Dihindari saat Bekerja

1 hari lalu

Ketahui beberapa kesalahan anak magang yang harus Anda hindari. Di antaranya tidak menghargai waktu hingga terlalu fokus pada gaji. Foto: Canva
7 Kesalahan Anak Magang yang Wajib Dihindari saat Bekerja

Ketahui beberapa kesalahan anak magang yang harus Anda hindari. Di antaranya tidak menghargai waktu hingga terlalu fokus pada gaji.


Apakah Anak Magang Kerja di Perusahaan Wajib Digaji? Ini Jawabannya

2 hari lalu

Pelatihan magang yang diadakan Kementerian Ketenagakerjaan di Hotel Bumi Wiyata, Depok, Jawa Barat pada 4 Juli 2019. (Dok. International Labour Organization - ILO)
Apakah Anak Magang Kerja di Perusahaan Wajib Digaji? Ini Jawabannya

Apakah anak magang kerja di perusahaan wajib digaji. Ketentuan ini tercantum dalam UU Republik Indonesia No. 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan.


Polisi Mengendus Ada Orang Lain di atas ZS Tersangka Sindikat Online Scam Dubai

4 hari lalu

Direktur Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri Brigjen Himawan Bayu Aji (kiri), Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko (tengah) dan Kasubdit II Dittipisiber Bareskrim Polri Kombes Pol. Alfis Suhaili (kanan) menunjukkan barang bukti kasus penipuan daring internasional dan tindak pidana perdagangan orang (TPPO) dalam konferensi pers di Mabes Polri, Jakarta, Selasa, 16 Juli 2024. Direktorat Tindak Pidana Siber (Dittipidsiber) Bareskim mengungkap adanya jaringan online scam internasional yang dioperasikan dari Dubai. TEMPO/Martin Yogi Pardamean
Polisi Mengendus Ada Orang Lain di atas ZS Tersangka Sindikat Online Scam Dubai

Polisi telah menetapkan 4 tersangka dan 1 terpidana dalam kasus jaringan online scam internasional di Dubai.


5 WNI yang Terjebak Sindikat Online Scam di Myanmar Tak Kunjung Bisa Pulang

4 hari lalu

Direktur Perlindungan WNI dan Badan Hukum Kementerian Luar Negeri Judha Nugraha. ANTARA/Yashinta Difa/aa.
5 WNI yang Terjebak Sindikat Online Scam di Myanmar Tak Kunjung Bisa Pulang

Direktur Perlindungan WNI Kemenlu Judha Nugraha mengatakan kelima WNI yang terjebak sindikat online scam Myanmar masih diupayakan pemulangannya.


Jerman Disebut Bakal Pangkas Bantuan Militer untuk Ukraina pada 2025

6 hari lalu

Calon anggota yang akan bergabung dengan Angkatan Bersenjata Ukraina 3rd Separate Assault Brigade mengambil bagian dalam kursus pengujian dasar militer, di tengah serangan Rusia di pusat Kyiv, Ukraina 27 Maret 2024. REUTERS/Valentyn Ogirenko
Jerman Disebut Bakal Pangkas Bantuan Militer untuk Ukraina pada 2025

Berdasarkan dokumen yang dilihat Reuters, Jerman memangkas anggran bantuan militer untuk Ukraina menjadi Rp70 triliun.