Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Residivis Begal Berusia 18 Tahun Terancam Pidana 12 Tahun Penjara

image-gnews
Ilustrasi begal / penyerangan dengan senjata tajam pisau / klitih / perampokan. Shutterstock
Ilustrasi begal / penyerangan dengan senjata tajam pisau / klitih / perampokan. Shutterstock
Iklan

TEMPO.CO, Bekasi - Seorang residivis begal asal Bekasi berinisial MF, 18 tahun kembali ditangkap polisi usai melakukan aksi yang sama di dua tempat berbeda. MF kini terancam hukuman pidana 12 tahun penjara.

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Bekasi Kota Ajun Komisaris Besar Muhammad Firdaus, mengatakan sebelumnya MF pernah dipenjara kasus yang sama saat usianya masih di bawah umur. “(Kasus) yang pertama dia masih di bawah umur, jadi ancaman hukuman kemarin itu hanya divonis 6 bulan,“ ucapnya, Selasa, 23 April 2024.

Hukuman 6 bulan penjara nampaknya tak memberi efek jera pada pelaku. MF belakang terbukti kembali melakukan aksi begal di dua tempat berbeda.

Aksi begal pertama dilakukan di sebuah warung makan di daerah Jatiasih, Kota Bekasi, pada 29 Maret 2024. Saat itu, MF beraksi sekitar pukul 00.05 WIB ditemani seorang temannya berinsial R. “Mereka memang berkeliling mencari warung yang sepi,” ujar Firdaus.

Di lokasi kejadian, terdapat seorang pria yang tengah duduk di warung makan itu. MF dan temannya kemudian menghampiri korban sambil mengacungkan senjata tajam dan memaksa korban menyerahkan ponsel yang sedang dipegangnya.

Korban saat itu tak mampu berbuat banyak selain menuruti perintah pelaku. “Setelah mendaptkan HP korban pelaku pergi menggunakan sepeda motor,” kata Firdaus.

Tiga hari usai beraksi di Jatiasih, atau tepatnya 1 April 2024 MF kembali beraksi di Jalan Pangkalan 1 Bantargebang, Kota Bekasi. Kali ini, aksi pembegalan tak hanya dilakukan berdua oleh MF dan R, terdapat pula pelaku lain berinisial A.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Aksi kali ini menyasar pada seorang pengendara sepeda motor yang tengah melintas di lokasi kejadian. “Kejadian sekitar pukul 03.00 WIB, saat itu korban hendak menuju pulang dipepet oleh para pelaku,” ujar Firdaus.

Ketiga pelaku kemudian mengancam dengan senjata tajam dan memaksa korban untuk menyerahkan sepeda motor miliknya. Korban bernama Bagas Adhi Febriansyah, 20 tahun, merasa ketakutan.

Saat itu, korban yang tak mampu melakukan perlawanan terpaksa harus menyerahkan sepeda motor yang baru dimilikinya kepada para. “Keterangan korban pemilik sepeda motor pun baru 3 hari kredit langsung kena begal seperti itu,” ucap Firdaus.

Dari tiga pelaku, polisi baru berhasil mengamankan MF, sementara pelaku lainnya A dan R masih buron. MF terancam Pasal 365 KUHP dengan ancaman hukuman pidana penjara 12 tahun penjara.

Pilihan Editor: Motif Pembunuhan Perempuan yang Mayatnya Ditemukan di Pulau Pari karena Korban Minta Harga Lebih

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Tahanan Tewas di Lapas Bekasi, Sampel Hati Diambil untuk Diteliti

1 hari lalu

Ilustrasi mayat. AFP/JEFF PACHOUD
Tahanan Tewas di Lapas Bekasi, Sampel Hati Diambil untuk Diteliti

Penyelidikan tahanan tewas di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Bulak Kapal, Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi, berlanjut.


LPSK Lakukan Asesmen Psikologi Bagi Para Saksi dan Korban Kasus Kematian Afif Maulana

2 hari lalu

Orangtua Afif Maulana, pelajar SMP yang tewas diduga dianiaya oknum polisi, menabur bunga di pusara anaknya di pemakaman umum (TPU) Tanah Sirah, Padang, Sumatera Barat, Rabu, 10 Juli 2024. Keluarga Afif Maulana bersama LBH Padang dan mahasiswa menggelar doa bersama dan tabur bunga bertepatan dengan 31 hari meninggalnya Afif Maulana dan keluarga berharap mendapatkan keadilan atas peristiwa itu. ANTARA FOTO/Iggoy el Fitra
LPSK Lakukan Asesmen Psikologi Bagi Para Saksi dan Korban Kasus Kematian Afif Maulana

LPSK mulai melakukan serangkaian asesmen psikologi saksi dan korban dalam kasus kematian Afif Maulana pada Sabtu, 13 Juli 2024.


Apa Kabar Pencarian Harun Masiku?

3 hari lalu

Pria yang diduga Harun Masiku terekam kamera CCTV di Terminal 2 Bandara Soekarno-Hatta. Senior Manager Of Branch Communication and Legal, Bandara Internasional Soekarno-Hatta mengakui rekaman CCTV berada Bandara Soekarno-Hatta. Istimewa
Apa Kabar Pencarian Harun Masiku?

Teranyar, KPK melakukan penggeledahan di rumah advokat PDIP untuk mencari jejak DPO Harun Masiku yang menghilang sejak 2020.


Pilkada 2024: PKS dan PSI Berkoalisi di Daerah Mana Saja?

5 hari lalu

Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kaesang Pangarep berjabat tangan dengan Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Ahmad Syaikhu saat melakukan pertemuan di Kantor DPP PKS, Jakarta, Senin, 8 Juli 2024. Pertemuan tersebut membahas berbagai hal yang seperti mencari kesepahaman mengenai isu politik, sekaligus membahas potensi kolaborasi, termasuk dalam Pilkada Serentak 2024. TEMPO/M Taufan Rengganis
Pilkada 2024: PKS dan PSI Berkoalisi di Daerah Mana Saja?

PKS dan PSIsepakat akan berkoalisi untuk Pilkada di sejumlah daerah, di pemilihan kepala daerah di mana saja?


Polisi Tembak Kaki Begal di Warteg Grogol Petamburan, Satu Masih Buron

5 hari lalu

Ilustrasi begal / penyerangan dengan senjata tajam / klitih / perampokan. Shutterstock
Polisi Tembak Kaki Begal di Warteg Grogol Petamburan, Satu Masih Buron

Kaki begal warteg itu ditembak karena mencoba melarikan diri saat mencari barang bukti di Jalan Tubagus Angke.


Cari Harun Masiku, KPK Geledah Rumah Kader PDIP Donny di Jagakarsa

6 hari lalu

Harun Masiku. facebook.com
Cari Harun Masiku, KPK Geledah Rumah Kader PDIP Donny di Jagakarsa

Tim penyidik KPK menggeledah rumah kader PDIP Donny Tri Istiqomah untuk mencari buron Harun Masiku.


Cerita Karyawan Berupaya Selamatkan Satu Keluarga Korban Tewas Kebakaran Gudang Perabotan di Bekasi

10 hari lalu

Ilustrasi kebakaran. ANTARA
Cerita Karyawan Berupaya Selamatkan Satu Keluarga Korban Tewas Kebakaran Gudang Perabotan di Bekasi

Kebakaran sebuah gudang perabotan di Kelurahan Jatikramat, Kecamatan Jatiasih, Kota Bekasi menewaskan satu keluarga.


Kebakaran Gudang di Bekasi Tewaskan Lima Orang, Diduga Akibat Korsleting Listrik

12 hari lalu

Ilustrasi kebakaran. TEMPO/Subekti
Kebakaran Gudang di Bekasi Tewaskan Lima Orang, Diduga Akibat Korsleting Listrik

Istri pemilik gudang yang meninggal dalam kebakaran itu diketahui dalam kondisi mengandung 7 bulan.


Kebakaran Gudang Perabotan di Bekasi, 5 Orang Meninggal

12 hari lalu

Ilustrasi kebakaran. Dok. TEMPO/Eko Siswono Toyudho
Kebakaran Gudang Perabotan di Bekasi, 5 Orang Meninggal

Lima korban meninggal dalam kebakaran itu adalah keluarga pemilik gudang perabotan yang terjebak di dalam bangunan.


Pencabulan 7 Anak di Bekasi, Polisi Selidiki Kemungkinan Tersangka Jual Konten Asusila

14 hari lalu

Ilustrasi pencabulan anak. shutterstock.com
Pencabulan 7 Anak di Bekasi, Polisi Selidiki Kemungkinan Tersangka Jual Konten Asusila

Polisi selidiki motif tersangka pencabulan 7 anak di Bekasi merekam aksinya.