Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Periksa 14 Saksi Kasus Bullying SMP di Bojonggede, Polisi Ungkap Fakta Baru

image-gnews
Ilustrasi bullying/risak di tempat kerja. Shutterstock.com
Ilustrasi bullying/risak di tempat kerja. Shutterstock.com
Iklan

TEMPO.CO, Depok - Kasat Reskrim Polres Metro Depok Komisaris Suardi Jumaing mengatakan, telah memeriksa 14 saksi kasus perundungan atau bullying siswi SMP Al-Basyariah Bojonggede, Bogor. Polisi juga mengungkap fakta baru yang pemicu pelaku melakukan perundungan.

Mereka yang diperiksa, meliputi korban, saksi, para pelaku dan pendampingan dari para orang tua karena status pelaku maupun korban masih pelajar, serta pihak sekolah.

"Selanjutnya terhadap tujuh orang anak ini, pertanyaannya kami akan titipkan di Dinas Sosial, karena masih menunggu pemeriksaan dari Bapas (Balai Pemasyarakatan) anak," kata Suardi saat dikonfirmasi, Sabtu, 18 Mei 2024.

Suardi mengatakan dalam proses pemeriksaan, para pelaku dan saksi didampingi orang tua, penasihat hukum dan psikolog karena masih anak di bawah umur. "Terutama terhadap korban maupun anak berhadapan dengan hukum ini," ujarnya.

Setelah polisi melakukan pendalaman akhirnya terungkap penyebab utama bullying. Selain karena persoalan cowok, kasus ini dipicu dari ucapan korban perundungan yang kerap melontarkan fitnah.

"Pemeriksaan kami, korban ini suka menceritakan teman-temannya ke orang lain, memfitnah lah. Itu masalah pertama," ujarnya.

Penyebab kedua, lanjut Suardi, berkaitan dengan cowok, yakni pelaku memiliki pacar, tetapi tidak terima disebut menceritakan ke orang lain. Kemudian, korban disebut sering mengumbar kejelekan pelaku ke orang lain.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

"Kaitannya dengan cowok pacar. Tidak ada perebutan pacar antara korban dengan terduga pelaku. Yang terjadi adalah perebutan cowok antara teman korban dengan terduga pelaku," kata Suardi.

Atas dasar itu, usai pulang sekolah niatnya mereka mau ngopi, namun di daerah Tanah Merah Bulak Jagal korban ditemukan terduga pelaku sehingga terjadilah kasus bullying tersebut.

"Niatnya mau ngopi, ngopi di warung tempat tongkrongannya, tapi dalam perjalanan itu ketemulah sama pelaku ini," katanya.

Kasat Reskrim Polres Metro Depok belum bisa memastikan apakah kasus bullying tersebut sudah direncanakan. "Untuk mengarah ke perencanaan itu belum mengarah ke sana ya, kita masih melakukan pendalaman," jawab Suardi.

RICKY JULIANSYAH

Pilihan Editor: Top 3 Hukum: Detik-detik Ledakan Smelter PT KFI di Kutai Kartanegara, Ayah Pacar Vina Buka Suara soal Pembunuhan 8 Tahun Lalu

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Cerita Petugas Damkar Depok: Selamatkan Orang di Bak Mandi Hingga Diminta Ganti Keran

3 jam lalu

Sandy Butar Butar, Juru Padam DPKP Kota Depok memenuhi panggilan pembinaan ke UPT Damkar Cimanggis di Jalan Raya Bogor KM 33, Kelurahan Curug, Kecamaran Cimanggis, Depok. TEMPO/Ricky Juliansyah
Cerita Petugas Damkar Depok: Selamatkan Orang di Bak Mandi Hingga Diminta Ganti Keran

Pemadam kebakaran (Damkar) juga sering diminta tolong untuk penyelamatan atau penangkapan hewan liar.


Cegah Perundungan Online, Pakar Tumbuh Kembang Minta Batasi Gawai pada Anak

7 jam lalu

Ilustrasi cyber bullying. Shutterstock
Cegah Perundungan Online, Pakar Tumbuh Kembang Minta Batasi Gawai pada Anak

Memberikan gawai pada anak bisa mengganggu tidur, mengurangi interaksi fisik, bahkan meningkatkan aktivitas perundungan online.


Kakak Beradik Jadi Korban Pencabulan Marbot Masjid di Depok

12 jam lalu

Ilustrasi pencabulan anak. shutterstock.com
Kakak Beradik Jadi Korban Pencabulan Marbot Masjid di Depok

Kakak beradik berusia 6 dan 2 tahun menjadi korban pencabulan seorang marbot masjid di Kota Depok.


Gereja di Depok Kebakaran, Mesin Pompa Damkar Sempat Macet 20 Menit

14 jam lalu

Personel Damkar Depok memadamkan api di Gereja GST Agape Ministry Cisalak di Jalan Raya Bogor, tepatnya di belakang Dapoer Joeang di Kecamatan Sukmajaya, Selasa malam, 23 Juli 2024, TEMPO/Ricky Juliansyah
Gereja di Depok Kebakaran, Mesin Pompa Damkar Sempat Macet 20 Menit

Gereja GST Agape Ministry Cisalak di Sukmajaya, kebakaran pada Selasa malam. Unit mobil damkar kecil dalam perbaikan, mesin pompa sempat macet.


Viralkan Alat Kerja Rusak, Petugas Damkar Depok Beberkan Kendala Selama Ini

1 hari lalu

Sandy Butar Butar, Juru Padam DPKP Kota Depok memenuhi panggilan pembinaan ke UPT Damkar Cimanggis di Jalan Raya Bogor KM 33, Kelurahan Curug, Kecamaran Cimanggis, Depok. TEMPO/Ricky Juliansyah
Viralkan Alat Kerja Rusak, Petugas Damkar Depok Beberkan Kendala Selama Ini

Kendala alat kerja damkar Depok dianggap menghambat pelayanan kepada masyarakat.


Alasan Petugas Damkar Depok Berani Viralkan Alat Rusak, Sandi Butar Butar: Itu Fakta

1 hari lalu

Sandy Butar Butar, Juru Padam DPKP Kota Depok memenuhi panggilan pembinaan ke UPT Damkar Cimanggis di Jalan Raya Bogor KM 33, Kelurahan Curug, Kecamaran Cimanggis, Depok. TEMPO/Ricky Juliansyah
Alasan Petugas Damkar Depok Berani Viralkan Alat Rusak, Sandi Butar Butar: Itu Fakta

Dalam video viralnya, petugas Damkar Depok itu memperlihatkan dua gergaji mesin untuk memotong pohon yang sudah rusak.


Personel Damkar Depok Protes Sarana Prasarana Rusak, Begini Kata Praktisi Hukum

1 hari lalu

Deolipa Yumara saat hendak mengikuti sidang lanjutan gugatan perdatanya terhadap Bharada E dan Kabareskrim di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu, 28 September 2022. Tempo/M. Faiz Zaki
Personel Damkar Depok Protes Sarana Prasarana Rusak, Begini Kata Praktisi Hukum

Bagi Deolipa, personel Damkar Depok bernama Sandi itu telah menyampaikan apa adanya, sesuai fakta seperti alat-alat di Damkar itu rusak.


Puluhan Biduan Depok Tertipu Arisan Bodong, Kerugian Rp3,5 Miliar

1 hari lalu

Puluhan biduan bersama kuasa hukumnya, Rudi Samin melaporkan dugaan arisan bodong ke Polres Metro Depok, Jalan Margonda, Kecamatan Pancoran Mas, Depok, Senin, 22 Juli 2024. Foto : Istimewa
Puluhan Biduan Depok Tertipu Arisan Bodong, Kerugian Rp3,5 Miliar

Korban dugaan penipuan arisan bodong di Depok sekitar 70 orang dengan nilai setoran bervariasi mulai dari Rp8 juta hingga Rp500 juta.


Petugas Damkar Depok Dipanggil Atasannya Hari Ini: Akan Bicara Sesuai Fakta

1 hari lalu

Situasi halaman di kantor Unit Pelaksana Teknis Cimanggis, Dinas Pemadam Kebakaran Kota Depok, Senin, 22 Juli 2024. Tempo/M. Faiz Zaki
Petugas Damkar Depok Dipanggil Atasannya Hari Ini: Akan Bicara Sesuai Fakta

Sandi Butar Butar, petugas Damkar Depok akan sampaikan fakta apa adanya sesuai di lapangan.


Anggota Damkar Bongkar Kerusakan Alat, Wakil Wali Kota Depok: Etika Lah Ya

2 hari lalu

Menhub Budi Karya Sumadi didampingi Wakil Wali Kota Depok dan unsur Forkopimda saat launching Biskita Trans Depok di areal Stasiun LRT Harjamukti, Kecamatan Cimanggis, Depok, Minggu, 14 Juli 2024. TEMPO/Ricky Juliansyah
Anggota Damkar Bongkar Kerusakan Alat, Wakil Wali Kota Depok: Etika Lah Ya

Wakil Wali Kota Depok, Imam Budi Hartono merespons soal petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan yang memviralkan alat rusak di kantornya.