Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Sidang Korupsi Gereja Kingmi Mile 32 di Kabupaten Mimika, KPK Bacakan Tuntutan 4 Terdakwa

image-gnews
Sidang pembacaan tuntutan kasus korupsi pembangunan Gereja Kingmi Mile 32 di Mimika, Papua dengan terdakwa Budiyanto Wijaya, Arif Yahya, Totok Suharto, dan Gustaf Urbanus Patandianan di PN Jakarta Pusat, Rabu, 15 Mei 2024. Tempo/Mutia Yuantisya
Sidang pembacaan tuntutan kasus korupsi pembangunan Gereja Kingmi Mile 32 di Mimika, Papua dengan terdakwa Budiyanto Wijaya, Arif Yahya, Totok Suharto, dan Gustaf Urbanus Patandianan di PN Jakarta Pusat, Rabu, 15 Mei 2024. Tempo/Mutia Yuantisya
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Jaksa Penuntut Umum Komisi Pemberantasan Korupsi (JPU KPK) membacakan tuntutan terhadap empat terdakwa perkara korupsi pembangunan Gereja Kingmi Mile 32 di Kabupaten Mimika, Provinsi Papua di Pengadilan Tipikor, hari ini.

Jaksa menuntut Budiyanto Wijaya (pihak swasta) dengan pidana penjara empat tahun sembilan bulan dan denda Rp 300 juta subsider enam bulan kurungan. Terdakwa juga diminta membayar uang pengganti Rp 3.048.777.000 subsider tiga tahun kurungan.

Direktur PT Dharma Winaga, Arif Yahya dituntut dengan pidana penjara empat tahun 11 bulan, denda Rp 300 juta subsider enam bulan kurungan. Dia juga dituntut membayar uang pengganti Rp 3,419 miliar subsider tiga tahun kurungan.

Kepala Cabang PT Satria Creasindo Prima, Gustaf Urbanus Patandianan dituntut dengan pidana penjara empat tahun, denda Rp 100 juta subsider tiga bulan kurungan, serta membayar uang pengganti Rp 379.014.181 subsider satu tahun kurungan.

Pegawai Negeri Sipil (PNS) Mimika, Totok Suharto dituntut pidana penjara dua tahun tiga bulan penjara, denda Rp 100 juta subsider empat bulan kurungan.

"Telah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana korupsi secara bersama-sama sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam Pasal 3 juncto Pasal 18 Undang-Undang RI No. 31/1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diubah dengan Undang-Undang RI No. 20/2001 tentang Perubahan atas Undang-Undang tahun 1999 Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 Ayat (1) Ke-1 KUHP sebagaimana dakwaan alternatif kedua," kata jaksa saat membacakan tuntutan di Pengadilan Tipikor pada PN Jakarta Pusat, Rabu, 15 Mei 2024.

Sebelumnya, KPK menetapkan empat tersangka baru dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi pembangunan Gereja Kingmi Mile 32 di Kabupaten Mimika, Provinsi Papua.

Para tersangka, yaitu Budiyanto Wijaya, Arif Yahya dan Gustaf Urbanus Patandianan selaku pihak swasta, serta Totok Suharto selaku Pegawai Negeri Sipil (PNS). KPK melakukan penahanan pada 22 September 2023 di Rutan KPK.

Sebelum keempat tersangka, KPK lebih dulu menetapkan bekas Bupati Mimika Eltinus Omaleng; eks Kepala Bagian Kesra Setda Kabupaten Mimika, Marthen Sawy sebagai Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), serta Direktur PT Waringin Megah, Teguh Anggara sebagai tersangka.

Peran para Tersangka Korupsi Proyek Gereja Kingmi Mile 32

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Dalam perkara ini, Teguh Anggara diduga mendapat tawaran proyek pembangunan Gereja Kingmi Mile 32 dari Eltinus dengan kesepakatan pembagian fee 10 persen dari nilai proyek. Eltinus mendapat tujuh persen dan Teguh mendapat tiga persen.

Eltinus diduga mengkondisikan pelaksanaan proyek dengan mengangkat Marthen sebagai PPK, lalu memerintahkannya menunjuk TA sebagai pemenang proyek walaupun kegiatan lelang belum diumumkan.

Arif Yahya dan Budiyanto sebagai orang kepercayaan Eltinus berperan mencari beberapa kontraktor yang tidak memiliki kualifikasi untuk mengerjakan proyek pembangunan gereja, serta menerima sejumlah uang atas jasanya tersebut.

Kemudian, Gustaf sebagai konsultan perencana dan konsultan pengawas tidak melakukan pengawasan atas pelaksanaan pekerjaan yang berakibat progress pekerjaan menjadi lambat. Volume pekerjaan, serta mutu hasil pekerjaan pun tidak sesuai kontrak.

Totok sebagai ketua panitia pelelangan pekerjaan jasa konsultan perencanaan berperan mengondisikan berbagai dokumen lelang dan memenangkan perusahaan tertentu sebagaimana permintaan Eltinus.

Marthen dan Teguh melakukan penandatangan kontrak senilai Rp 46 miliar. Teguh mensubkontrakkan seluruh pekerjaan ke beberapa perusahaan, salah satunya PT KPPN tanpa adanya perjanjian kontrak dengan pihak Pemkab Mimika dengan sepengetahuan Eltinus.

Dalam proyek ini, Teguh diduga mendapatkan keuntungan hingga Rp 6,2 miliar tanpa melakukan pekerjaan sesuai kontrak.

Para tersangka korupsi Gereja Kingmi Mile 32 mengakibatkan timbulnya kerugian keuangan negara setidaknya Rp 11, 7 miliar sedangkan keuntungan pribadi yang didapatkan Budiyanto, Arif, Gustaf dan Totok sekitar Rp 3,5 miliar.

Pilihan Editor: 4 Orang Meninggal, Ini Kronologi Mobil Fortuner Jatuh ke Jurang di Taman Nasional Bromo

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Bos Tambang Setyo Mardanus Dipanggil KPK, jadi Saksi TPPU Abdul Gani Kasuba

6 jam lalu

Juru Bicara KPK Tessa Mahardhika Sugiarto memberikan keterangan kepada wartawan terkait perkembangan kasus dugaan korupsi pada lingkungan Pemkot Semarang di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Kamis, 18 Juli 2024. Setelah penggeledahan di lingkungan Pemkot Semarang, KPK telah melakukan pelarangan untuk empat orang berpergian ke luar negeri termasuk Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu dan suaminya Alwin Basri berkaitan dengan penyidikan kasus dugaan korupsi tersebut. ANTARA/Erlangga Bregas Prakoso
Bos Tambang Setyo Mardanus Dipanggil KPK, jadi Saksi TPPU Abdul Gani Kasuba

KPK memeriksa 6 pihak swasta terkait dugaan TPPU eks Gubernur Maluku Utara Abdul Gani Kasuba (AGK). Salah satunya Setyo Mardanus.


Presiden Jokowi Didesak Tarik Pasukan TNI-Polri Non-Organik di Papua

6 jam lalu

Kapolres Nduga, AKBP V. J. Parapaga mengatakan situasi di Kabupaten Nduga, Papua kembali aman pasca konflik antar kelompok. Tim keamanan tetap melakukan patroli dan pengawasan di titik-titik rawan sejak Minggu, 18 Februari 2024. Foto: Humas Polda Papua
Presiden Jokowi Didesak Tarik Pasukan TNI-Polri Non-Organik di Papua

Koalisi masyarakat sipil mendesak Presiden Jokowi menarik seluruh pasukan TNI-Polri non-organik di Papua. Pendekatan keamanan dinilai tak efektif.


KPK Cegah 5 Orang ke Luar Negeri Terkait Kasus Harun Masiku, Termasuk Staf Hasto dan Tim Hukum PDIP

6 jam lalu

Tessa Mahardhika Sugiarto sebagai Juru Bicara KPK yang baru saat sesi perkenalan dengan awak media, di gedung Komisi Pemberantasan Korupsi, Jakarta, Jumat, 7 Juni 2024. KPK resmi menunjuk mantan Penyidik berasal dari institusi Polri, Tessa Mahardhika Sugiarto sebagai Jubir KPK menggantikan posisi yang sebelumnya dijabat oleh oleh Ali Fikri. Selain itu, Tessa Mahardhika juga pernah mengikuti seleksi untuk jabatan Direktur Pengaduan Masyarakat KPK pada 2020 dan Direktur Koordinasi dan Supervisi Wilayah I pada 2023.  TEMPO/Imam Sukamto
KPK Cegah 5 Orang ke Luar Negeri Terkait Kasus Harun Masiku, Termasuk Staf Hasto dan Tim Hukum PDIP

KPK mencegah 5 orang untuk bepergian ke luar negeri terkait perkara suap Harun Masiku. Kelimanya merupakan saksi yang pernah dipanggil.


Basarnas Masih Cari Kapal Pengangkut BTS yang Hilang di Laut Papua

7 jam lalu

Tim SAR gabungan dikerahkan untuk mencari Kapal LCT Cita XX yang hilang kontak dalam perjalanan dari Timika ke Yahukimo, Papua Pegunungan. (ANTARA/HO SAR Timika)
Basarnas Masih Cari Kapal Pengangkut BTS yang Hilang di Laut Papua

Basarnas belum menemukan kapal pengangkut bahan BTS yang hilang kontak di laut Papua hingga hari keempat pencarian. Kapal hilang kontak, Jumat lalu.


Iriana Jokowi Bilang Makanan Bergizi Dapat Ditemukan di Alam

8 jam lalu

Ibu Negara Iriana Joko Widodo bersalaman dengan ibu-ibu pengurus TP PKK Provinsi dan Kabupaten/Kota di sela-sela kunjungannya di Posyandu Rawajali III, Perumahan Graha Nendali, Distrik Sentani Timur, Kabupaten Jayapura, Provinsi Papua, Selasa. ANTARA/Yudhi Efendi
Iriana Jokowi Bilang Makanan Bergizi Dapat Ditemukan di Alam

Iriana Jokowi mengharapkan para orang tua memberikan asupan makanan bergizi kepada anak untuk mencegah stunting.


Hakim Anggap Kesaksian Ahmad Riyadh yang Dimintai Tolong Penyidik KPK Tidak Masuk Akal

8 jam lalu

Advokat Ahmad RIyadh memberikan keterangan saksi di sidang lanjutan terdakwa hakim MA nonaktif, Gazalba Saleh, di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Jakarta, Senin, 22 Juli 2024. Ahmad Riyadh disebut jaksa KPK secara bersama-sama dengan Gazalba menerima gratifikasi senilai Rp 650 juta dari Jawahirul Fuad untuk pengurusan perkara kasasi. TEMPO/Imam Sukamto
Hakim Anggap Kesaksian Ahmad Riyadh yang Dimintai Tolong Penyidik KPK Tidak Masuk Akal

Menurut dia, permintaan tolong penyidik KPK untuk mengakui Ahmad Riyadh telah memberikan uang Rp 500 juta kepada Gazalba Saleh tidak masuk akal.


Dilaporkan ke KPK soal Dugaan Mark Up, Bulog Klaim Tender Beras Impor Berlangsung Terbuka

9 jam lalu

Pekerja memikul karung beras di Gudang Bulog, Medan, Sumatera Utara, Selasa, 28 Mei 2024. Perum Bulog Kantor Wilayah Sumatera Utara menerima beras impor dari Thailand sebanyak 10 ribu ton dan dari Pakistan sebanyak 10 ribu ton. ANTARA/Yudi Manar
Dilaporkan ke KPK soal Dugaan Mark Up, Bulog Klaim Tender Beras Impor Berlangsung Terbuka

Perum Bulog klaim proses tender beras impor berlangsung terbuka. Tutup celah mark up atau penaikan harga.


Jokowi: SDM Papua Bagus, Tinggal Menggosoknya Agar Cemerlang

11 jam lalu

Presiden Joko Widodo (depan, kiri) dan Ibu Negara Iriana Joko Widodo (depan, kanan) saat menghadiri peringatan Hari Anak Nasional Ke-40 di Istora Papua Bangkit, Jayapura, Papua, Selasa  23 Juli 2024. Hari Anak Nasional bertema
Jokowi: SDM Papua Bagus, Tinggal Menggosoknya Agar Cemerlang

Jokowi mengatakan dirinya menyaksikan sendiri kepandaian dan kepintaran putra-putri asli Papua saat menghadiri perayaan puncak Hari Anak Nasional.


Pesan Jokowi di Hari Anak Nasional: Belajar, Belajar, Belajar

14 jam lalu

Presiden Joko Widodo (depan, kiri) dan Ibu Negara Iriana Joko Widodo (depan, kanan) saat menghadiri peringatan Hari Anak Nasional Ke-40 di Istora Papua Bangkit, Jayapura, Papua, Selasa  23 Juli 2024. Hari Anak Nasional bertema
Pesan Jokowi di Hari Anak Nasional: Belajar, Belajar, Belajar

Jokowi menilai sebagai masa depan bangsa, anak-anak Indonesia harus dipersiapkan dengan baik.


Alasan PDIP Sebut Penggeledahan KPK Pengaruhi Elektabilitas Hevearita Gunaryanti Rahayu

15 jam lalu

Hevearita Gunaryanti Rahayu. Foto/Instagram
Alasan PDIP Sebut Penggeledahan KPK Pengaruhi Elektabilitas Hevearita Gunaryanti Rahayu

PDIP tetap mendukung langkah KPK dalam penyidikan dugaan korupsi di lingkup Pemkot Semarang.