Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Pembangunan Masjid Al Barkah Mangkrak, Kontraktor Akan Balas Somasi dari Pengurus

Reporter

Editor

Febriyan

image-gnews
Tampak pembangunan Masjid Al Barkah di Jalan Raya Bekasi KM 23, RT 01 RW 02, Kelurahan Cakung Timur, Cakung, Jakarta Timur, mangkrak, Jumat, 3 Mei 2024. Masjid ini dibangun dengan biaya Rp sebesar 9,75 miliar. TEMPO/Ihsan Reliubun
Tampak pembangunan Masjid Al Barkah di Jalan Raya Bekasi KM 23, RT 01 RW 02, Kelurahan Cakung Timur, Cakung, Jakarta Timur, mangkrak, Jumat, 3 Mei 2024. Masjid ini dibangun dengan biaya Rp sebesar 9,75 miliar. TEMPO/Ihsan Reliubun
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Kontraktor pembangunan Masjid Al Barkah, Ahsan Hariri, mengeluhkan surat somasi yang dia dapatkan dari pengurus masjid. Surat peringatan itu dibuat karena Ahsan tak menyelesaikan pembangunan masjid tiga lantai tersebut. Padahal, pengurus masjid yang terletak di Cakung Timur, Jakarta Timur itu mengklaim Ahsan telah menerima duit proyek senilai Rp 9,75 miliar.

"Mengapa tiba-tiba begini. Malah saya dikirim surat somasi," kata Ahsan saat ditemui di rumahnya, Gang Jeruk, Kayu Tinggi, Cakung Timur, Jakarta Timur, Rabu, 15 Mei 2024.

Ahsan menyatakan hubungannya dengan pengurus masjid awalnya baik-baik saja. Hal itu yang membuat Ahsan menerima proyek masjid melalui penunjukkan langsung.

Dalam surat peringatan pengurus masjid kepada Ahsan, tertulis empat hal. Pertama, tertulis bahwa berdasarkan surat kontrak kerja sama disepakati nilai kontrak pekerjaan sejumlah Rp 9.751.865.450. Kedua, saat surat somasi dikeluarkan Ahsan belum mampu nemenuhi tanggung jawab menyelesaikan proyek.

Ketiga, berdasarkan perhitungan progres pekerjaan, jumlah anggaran yang telah terpakai Rp 6.086.531.500. Keempat, pengurus masjid meminta sisa biaya pembangunan Rp 3.665.333.950 dikembalikan. Pengurus masjid memberikan Ahsan waktu untuk mengembalikan dana itu hingga 15 Mei 2024.

"Sampai dengan somasi ini diterima, saudara tidak mengindahkan instruksi yang tertera di dalam surat somasi ini, maka saya akan menempuh langkah hukum," dikutip dari isi somasi yang ditandatangani Ketua Pengurus Masjid Al Barkah, Ahmad Satiri.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Somasi itu dikeluarkan lima hari setelah pengurus masjid dan Ahsan dipertemukan di Kantor Kelurahan Cakung Timur, Jumat, 3 Mei 2024. Di sana para pengurus membicarakan pembangunan mangkrak tersebut. Kepada Tempo, Ahsan mengatakan bersedia melanjutkan pembangunan masjid yang mandek itu. Hanya saja, dia tak bisa memastikan berapa lama akan menuntaskan proyek tersebut. 

Ahsan mengatakan akan membalas surat somasi tersebut. Dalam surat itu, dia menyatakan akan menegaskan komitmennya untuk menyelesaikan proyek tersebut hingga tuntas. "Saya akan tetap menyelesaikan pembanunan," ujar dia. "Masalah respons mereka di luar kuasa saya."

Ahsan mengerjakan Al Barkah sejak 4 Juli 2022. Dalam kontrak, Ahsan seharusnya merampungkan proyek itu pada 4 Juli 2023. Setelah itu, pengurus masjid memberikan kelonggaran bagi Ahsan untuk menyelesaikan proyek itu hingga 21 April 2024. Mereka sempat mengancam akan menyeret Ahsan ke jalur hukum jika tidak menyelesaikan proyek itu sesuai tenggat waktu.

Namun, hingga somasi itu turun Ahsan tak kunjung melanjutkan pembangunan masjid tersebut. Berdasarkan pantauan Tempo, Masjid Al Barkah kini kosong-melompong dan masih belum dapat digunakan. Bangunan tiga lantai tersebut tak berisi. Tak ada keramik, jendela, ataupun kubah di masjid tersebut. Dinding betonnya pun masih berwarna abu-abu, belum dicat, sementara lantainya masih penuh debu dan pasir. 

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Pemuda Tewas Dibacok saat Tawuran di Cakung, Dua Pelaku Ditangkap

7 jam lalu

Pelaku tawuran di Cakung, Jakarta Timur, yang ditangkap polisi karena sebabkan seseorang tewas, Kamis, 18 Juli 2024. Sumber: Polsek Cakung
Pemuda Tewas Dibacok saat Tawuran di Cakung, Dua Pelaku Ditangkap

Polisi menangkap dua pelaku tawuran yang menyebabkan kematian pemuda di Cakung


Tawuran Berujung Maut di Ciracas, Polisi Tangkap Dua Pelaku

10 jam lalu

Ilustrasi tawuran. TEMPO/M. Iqbal Ichsan
Tawuran Berujung Maut di Ciracas, Polisi Tangkap Dua Pelaku

APR, 19 tahun, tewas dalam tawuran yang terjadi di Jalan H. Baping, Kelurahan Susukan, Ciracas, Jakarta Timur


Polisi Sebut Dendam Sebabkan Tawuran di Depan Bassura City Jaktim Selalu Terulang

3 hari lalu

Puluhan warga RW 01 dan RW 02 terlibat tawuran di kawasan Jalan Basuki Rahmat (Bassura) Kelurahan Cipinang Besar Utara, Kecamatan Jatinegara, Jakarta Timur, Selasa, 9 Juli 2024. Foto: ANTARA/HO
Polisi Sebut Dendam Sebabkan Tawuran di Depan Bassura City Jaktim Selalu Terulang

Polisi telah menginisiasi deklarasi damai pada Januari 2024, tapi tawuran antarwarga di depan Mall Bassura City terus terjadi


Polisi Tangkap 11 Remaja di Jakarta Timur Bawa Senjata Senjata Mau Tawuran

3 hari lalu

Ilustrasi tawuran. TEMPO/M. Iqbal Ichsan
Polisi Tangkap 11 Remaja di Jakarta Timur Bawa Senjata Senjata Mau Tawuran

Polres Metro Jakarta Timur tangkap 11 remaja yang hendak tawuran. Mereka membawa celurit, corbek hingga senapan angin


Polisi Jadi Korban Pembacokan ketika Bubarkan Tawuran di Jakarta Timur

3 hari lalu

Polres Metro Jakarta Timur gagalkan 4 remaja yang hendak melakukan tawuran. Doc: Polres Metro Jakarta Timur.
Polisi Jadi Korban Pembacokan ketika Bubarkan Tawuran di Jakarta Timur

Inspektur Polisi Satu Rano Mardani menjadi korban ketika membubarkan tawuran di Jalan I Gusti Ngurah Rai, Duren Sawit, Jakarta Timur.


Kasus Penyekapan dan Penyiksaan di Duren Sawit, Polisi Sudah Periksa 6 Saksi

8 hari lalu

Pemuda berinisial MRR (23 tahun) diduga mengalami penyiksaan dan penyekapan di sebuah cafe di kawasan Duren Sawit, Jakarta Timur. Kuasa hukum korban, Muhamad Normansyah, menunjukkan foto bukti kekerasan di tubuh korban di Polsek Duren Sawit pada Sabtu, 6 Juli 2024. Tempo/Yohanes Maharso
Kasus Penyekapan dan Penyiksaan di Duren Sawit, Polisi Sudah Periksa 6 Saksi

Polisi menyatakan baru memeriksa 6 saksi dalam kasus penyekapan dan penyiksaan seorang pemuda di Duren Sawit, Jakarta Timur.


Pakai Data Pelamar Kerja untuk Pinjaman Online, Karyawan Toko di Jakarta Timur Minta Korban Foto Selfie dengan KTP

10 hari lalu

Kapolres Metro Jakarta Timur Komisaris Besar Nicolas Ary Lilipaly ditemui di Polres Metro Jakarta Timur usai gelar perkara penetapan tersangka Ghatan Saleh di kasus percobaan pembunuhan. Tempo/Novali Panji
Pakai Data Pelamar Kerja untuk Pinjaman Online, Karyawan Toko di Jakarta Timur Minta Korban Foto Selfie dengan KTP

Sebanyak 26 pelamar kerja diduga menjadi korban penipuan modus pinjaman online oleh karyawan toko penjualan telepon seluler di PGC, Jakarta Timur.


Dugaan Penyekapan dan Penyiksaan Pemuda di Duren Sawit, Polisi Periksa Ibu Korban

12 hari lalu

Ilustrasi penyekapan. qu.edu
Dugaan Penyekapan dan Penyiksaan Pemuda di Duren Sawit, Polisi Periksa Ibu Korban

Seorang pemuda di Duren Sawit diduga menjadi korban penyekapan dan penyiksaan selama tiga bulan


Pemuda Disiksa dan Disekap Hampir 3 Bulan di Duren Sawit Jaktim karena Masalah Jual-Beli Mobil

13 hari lalu

Ilustrasi penyiksaan buruh migran. shutterstock.com
Pemuda Disiksa dan Disekap Hampir 3 Bulan di Duren Sawit Jaktim karena Masalah Jual-Beli Mobil

Seorang pemuda diduga mengalami penyiksaan dan penyekapan selama hampir 3 bulan oleh 30 orang di kawasan Duren Sawit, Jakarta Timur.


2 Remaja yang Bunuh Ayahnya Terancam Hukuman Maksimal 20 Tahun Penjara

15 hari lalu

Ilustrasi pembunuhan dengan senjata tajam. news18.com
2 Remaja yang Bunuh Ayahnya Terancam Hukuman Maksimal 20 Tahun Penjara

Kedua remaja putri tersebut mengaku sakit hati kepada sang ayah karena sering dipukuli, tidak dikasih makan, dikatai anak tidak berguna dan lainnya.