Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Viral Ibu Cabuli Anak Kandungnya di Bekasi, KPAI Desak Polri Temukan Pemilik Akun Facebook Icha Shakila

image-gnews
Polda Metro Jaya menggelar konperensi pers kasus ibu cabuli anak kandung di Tangsel, Rabu, 5 Juni 2024. TEMPO/Jihan
Polda Metro Jaya menggelar konperensi pers kasus ibu cabuli anak kandung di Tangsel, Rabu, 5 Juni 2024. TEMPO/Jihan
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) mendesak Polda Metro Jaya segera menemukan dan menangkap pemilik akun Facebook Icha Shakila yang mendorong dua ibu cabuli anak kandungnya. Desakan ini menyusul terungkapnya kasus pelecehan seksual yang dilakukan seorang ibu berinisial AK kepada anaknya di Bekasi.

Pemilik akun Facebook Icha Shakila diduga mengarahkan ibu berinisial AK untuk melakukan pelecehan seksual terhadap anaknya. Pemilik akun Facebook Icha Shakila juga diduga terlibat dalam kasus Ibu R yang mencabuli anaknya di Tangerang Selatan. 

Komisioner KPAI Sub Klaster Anak Korban Pornografi, Kawiyan mengatakan, pemilik akun FB Icha Shakila telah dua kali melakukan kejahatan siber yang menjadikan anak sebagai korban pencabulan. Menurut Kawiyan, hal ini tidak menutup kemungkinan ada kasus serupa yang melibatkan pemilik akun itu, namun belum terungkap.

Dia menyebut, Bareskrim Polri dan Direktorat Jenderal Aplikasi dan Informatika Kementerian Kominfo harus bergandeng tangan mencari dan menangkap pemilik akun Icha Shakila dan juga pelaku kriminal lain yang modusnya sama.

"Bareskrim Polri dan Kominfo punya SDM yang memadai, teknologi canggih dan otoritas penuh untuk mendeteksi semua praktik buruk di dunia maya yang menyasar anak-anak," ucap Kawiyan saat dihubungi Tempo pada Jumat, 7 Juni 2024.

Kawiyan mengatakan, kejahatan yang dilakukan pemilik akun Facebook Icha Shakila (IS) bisa saja tergabung dalam sebuah sindikat yang melibatkan banyak pihak.

Kronologi Ibu Asal Bekasi Cabuli Anak Kandungnya 

Kasus ibu cabuli anak kembali terjadi, kali ini di Bekasi. Sebuah video viral memperlihatkan seorang ibu di Bekasi, AK (26) merekam dirinya melecehkan anak kandungnya. Polisi telah menangkap perempuan itu.

Dalam video yang beredar, ibu itu tampak mengenakan baju berwarna oranye. Dia berbicang dengan anaknya yang berbaring dengan telanjang dada. 

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Ade Ary Syam Indradi menuturkan kronologi ibu mencabuli anak bermula saat AK berinisiatif mengirim pesan atau Direct Message (DM) kepada akun Facebook Icha Shakila. AK tergiur dengan iming-iming uang dan pekerjaan yang dijanjikan oleh akun IS. 

"Tersangka AK ini mengirim DM, melakukan komunikasi melalui Facebook Messenger, jalur pribadi, gimana caranya dapat uang itu? Setelah itu, tersangka diminta oleh akun Facebook Icha ini untuk melakukan persetubuhan, merekam persetubuhan dengan anaknya," kata Kombes Pol Ade Ary saat ditemui media di Polda Metro Jaya, Jumat, 7 Juni 2024. 

Setelah disepakati, video asusila itu dikirim ke Facebook Icha. Usai mengirim video asusila itu, tersangka menagih uang yang dijanjikan sebelumnya. Ketika meminta uang, tersangka justru disuruh mengirimkan foto tanpa menggunakan busana bersama dengan anaknya. Tersangka keberatan dan menolak permintaan itu. 

Setelah tiga kali tersangka menagih uang itu, akun Icha kembali menyuruh AK untuk merekam video porno lagi, kali ini dengan seorang kakek-kakek. "Ya sudah, kata Facebook Icha itu, kamu rekam lagi persetubuhan dengan aki-aki yang disuruh cari sendiri," kata Ade Ary.

Hingga kini, akun Facebook itu tak pernah mengirimkan uang kepada AK.

Ade Ary menjelaskan, video porno AK tersebut direkam sekitar Desember 2023 di kontrakan tempat tersangka dan anaknya tinggal. Tersangka mengaku telah pisah dengan suaminya dan hanya tinggal berdua dengan sang anak.

Ade menjelaskan, tersangka kasus ibu cabuli anak di Bekasi itu dijerat dengan Pasal 294 ayat (1) KUHP dan atau Pasal 45 ayat (1) jo Pasal 27 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2024 tentang perubahan kedua Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik dan atau Pasal 29 jo Pasal 4 ayat (1) Undang-Undang Nomor 44 tahun 2008 tentang Pornografi dan atau Pasal 88 jo Pasal 76I Undang-Undang Nomor 35 tahun 2014 tentang perubahan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak. 

Pilihan Editor: Tak lagi Jabat Juru Bicara KPK, Ali Fikri: Saya Kembali ke Dapur

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Kompolnas Sebut Laporan Korban Pelecehan Seksual di KRL Semestinya Diterima Dulu oleh Polisi

4 jam lalu

Anggota Kompolnas Yusuf Warsyim kunjungi Polda Sumut. ANTARA/HO
Kompolnas Sebut Laporan Korban Pelecehan Seksual di KRL Semestinya Diterima Dulu oleh Polisi

Komisioner Kompolnas mengatakan, penanganan kasus pelecehan seksual memang ditangani oleh penyidik dari Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA).


Kronologi Pelecehan Seksual di KRL yang Berujung Dugaan Pelanggaran Kode Etik Anggota Polres Tebet

6 jam lalu

Ilustrasi pelecehan seksual dengan merekam video di ponsel. Sumber: asiaone.com/The Strait Times.
Kronologi Pelecehan Seksual di KRL yang Berujung Dugaan Pelanggaran Kode Etik Anggota Polres Tebet

Korban menyayangkan tindakan aparat tersebut dan berbelitnya birokrasi untuk penanganan kasus pelecehan seksual.


Kompolnas Awasi Kasus Pencabulan Anak Panti Asuhan oleh Polisi di Belitung

6 jam lalu

Ilustrasi pencabulan anak. shutterstock.com
Kompolnas Awasi Kasus Pencabulan Anak Panti Asuhan oleh Polisi di Belitung

Kompolnas minta klarifikasi kepada Polda Kepulauan Bangka Belitung.


Top 3 Hukum: Tabrakan Kereta dan Toyota Rush di Deli Serdang, Penemuan Mayat Pegawai TPST Bantargebang Dimakan Biawak

7 jam lalu

Personel polisi bersama masyarakat melakukan evakuasi di Desa Sumberejo, Kecamatan Merbau, Kabupaten Deli Serdang, Minggu 21 Juli 2024. ANTARA/HO-Polsek Lubuk Pakam
Top 3 Hukum: Tabrakan Kereta dan Toyota Rush di Deli Serdang, Penemuan Mayat Pegawai TPST Bantargebang Dimakan Biawak

Dalam kecelakaan tabrakan kereta dan Toyota Rush di Deli Serdang itu, enam orang tewas dan satu kritis serta mobil rusak parah.


Pria di Bekasi Tewas Ditangan Istri, Anak, dan Pacar Anaknya, Sudah 3 kali Dicoba Dibunuh

18 jam lalu

Ilustrasi pembunuhan. FOX2now.com
Pria di Bekasi Tewas Ditangan Istri, Anak, dan Pacar Anaknya, Sudah 3 kali Dicoba Dibunuh

Seorang pria Bekasi dibunuh oleh istri, anak dan pacar anaknya. Tiga kali melakukan percobaan pembunuhan.


Aduan Pelecehan Seksual Penumpang KRL Sempat Ditolak 3 Kantor Polisi, Kenapa?

20 jam lalu

Ilustrasi pelecehan seksual merekam orang lewat ponsel. Sumber: asiaone.com/The Strait Times.
Aduan Pelecehan Seksual Penumpang KRL Sempat Ditolak 3 Kantor Polisi, Kenapa?

Penumpang KRL sempat laporkan pelecehan seksual ke Polsek Taman Sari, Menteng, dan Tebet, tapi ditolak.


Polisi Bubarkan Judi Sabung Ayam di Bekasi, 70 Orang Diringkus

20 jam lalu

Ilustrasi seorang penjudi di tempat sabung ayam di Haiti. AP/Ricardo Arduengo
Polisi Bubarkan Judi Sabung Ayam di Bekasi, 70 Orang Diringkus

Praktik judi sabung ayam ini dilakukan di tempat yang tersembunyi dan juga tertutup di Jatimekar, Bekasi.


Penemuan Mayat Pegawai TPST Bantargebang Dimakan Biawak, Ini Kata Tetangga

1 hari lalu

Lokasi ditemukannya Waryanto, pegawai Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang, Bekasi, yang ditemukan tewas dengan tangan terikat dan ditemukan di kolam. TEMPO/Advist Khoirunikmah.
Penemuan Mayat Pegawai TPST Bantargebang Dimakan Biawak, Ini Kata Tetangga

Rumah kontrakan petugas TPST Bantargebang masih tersegel garis police line dan ada baju kerja yang masih dijemur.


Tulus hingga Dewa 19 Siap Guncang Bekasi di Soundsfest 2024, Catat Tanggalnya

2 hari lalu

Konferensi pers Soundsfest 2024. Dok. Soundsfest
Tulus hingga Dewa 19 Siap Guncang Bekasi di Soundsfest 2024, Catat Tanggalnya

Soundsfest 2024 akan dimeriahkan lebih dari 22 musisi ternama, termasuk Tulus, Raisa, Isyana Sarasvati, Maliq and D'Essential, hingga Dewa 19.


KPAI Minta Orang Tua Tidak Memberikan Gawai ke Anak Usia 3 Tahun ke Bawah, Ini Alasannya

3 hari lalu

Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), Ai Maryati Solihah (kedua dari kiri), saat memberikan pidato pada konferensi pers Laporan Akhir Tahun KPAI 2023, di Jakarta, Senin (22 Januari 2024). (ANTARA/Lintang Budiyanti Prameswari)
KPAI Minta Orang Tua Tidak Memberikan Gawai ke Anak Usia 3 Tahun ke Bawah, Ini Alasannya

Menurut KPAI, pemberian gawai kepada anak usia di bawah tiga tahun memiliki dampak yang negatif.