Tuntut Aktivis Bendera Dibebaskan, Polda Metro Jaya Didemo

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO/Andika Pradipta

    TEMPO/Andika Pradipta

    TEMPO Interaktif, Jakarta - Untuk kedua kalinya Benteng Demokrasi Rakyat (Bendera) melakukan aksi demonstrasi di Polda Metro Jaya terkait pemanggilan paksa dua rekan mereka, Mustar Bonaventura dan Ferdi Semaun.

    Semalam aksi demo dilakukan menjelang tengah malam sekitar pukul 10. Seiring pemeriksaan dua rekan mereka dan hari ini, Selasa (16/2) aksi serupa dilakukan di pintu masuk Polda Metro Jaya.

    Aksi yang diikuti sekitar 30 orang tersebut berlangsung sejak pukul 13.00 tadi menuntut pembebasan dua rekan mereka. "Kuasa hukum telah menyatakan keberatan, pemanggilan harusnya menunggu hasil akhir pansus angket DPR perihal skandal Bank Century," ujar juru bicara Bendera Husni Thamrin Barubu di sela aksi demo.

    Sambil menduduki pintu masuk Polda, sejumlah demonstran membawa spanduk bertuliskan "Demokrasi tanpa imitasi", "Turunkan SBY". Beberapa tampak asyik makan kacang dan mengenakan helm guna mengusir terik matahari yang menerpa demonstran.

    Thamrin menuturkan pihaknya akan terus melakukan hingga Mustar dan Ferdi dibebaskan. "Kami tetap bertahan sampai ada kabar dari pengacara yang mendampingi di dalam," tambahnya.

    VENNIE MELYANI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    UMP 2020 Naik 8,51 Persen, Upah Minimum DKI Jakarta Tertinggi

    Kementerian Ketenagakerjaan mengumumkan kenaikan UMP 2020 sebesar 8,51 persen. Provinsi DKI Jakarta memiliki upah minimum provinsi tertinggi.