Dukungan Mengalir Dalam Sidang Janda Pahlawan  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Roesmini Koesnaeni (kiri) dan Soetarti Soekarno, sebelum persidangan pidana terkait sengketa tanah  di Pengadilan Negeri Jakarta Timur (17/3). ANTARA/Ujang Zaelani

    Roesmini Koesnaeni (kiri) dan Soetarti Soekarno, sebelum persidangan pidana terkait sengketa tanah di Pengadilan Negeri Jakarta Timur (17/3). ANTARA/Ujang Zaelani

    TEMPO Interaktif, Jakarta- Sidang pembacaan pembelaan dua nenek yang didakwa  kasus menyerobot rumah dinas Pegadaian, di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, hari ini dipenuhi oleh orang-orang yang bersimpati dengan kondisi mereka.

    Pihak keluarga Rusmini dan Sutarti turut menghadiri persidangan. "Semuanya datang menemani ibu," ujar Agung Sambodo di Kantor Pengadilan Negeri Jakarta Timur.

    Dukungan juga datang dari Pemuda Panca Marga, organisasi anak keturunan veteran Republik Indonesia. Puluhan Anggota PPM dari keseluruhan wilayah di Jakarta datang hari ini.

    "Kami hari ini datang memberikan dukungan moral. Kami berduka cita melihat keadaan ini. Tidak terbayang Ibu akan menghabiskan hidupnya di penjara" ujar Syaharudin Arsyad, sekretaris PPM DKI Jakarta.

    Rusmini dan Sutarti Manurung saat ini telah berada di salah satu ruang sidang di PN Jaktim. Mereka duduk sambil membawa piagam tanda jasa pahlawan yang diberikan oleh Presiden RI kepada almarhum suami mereka.

    "Saya ucapkan banyak terima kasih ke semua orang yang sudah datang kesini memberi dukungan. Minta doanya semoga semuanya cepat selesai"ujar Sutarti yang tak kuasa menahan tangis.

    Rumah yang telah ditinggali Sutarti dan Rusmini selama puluhan tahun yang kini menjadi permasalan itu berada di Jl. Cipinang Jaya II. Pihak perum pegadaian,tempat almarhum suami mereka bekerja, menganggap mereka tidak lagi layak menempatinya .

    Kedua terdakwa dijerat pasal 12 ayat 1 Jo. pasal 36 ayat 4 Undang-undang No. 4 tahun 1992 tentang Perumahan dan pemukinan atau pasal 67 ayat 1 KUHP dengan ancaman maksimal 2 tahun penjara.

    Ririn Agustia


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Salip Menyalip Tim Sepak Bola Putra Indonesia Versus Vietnam

    Timnas U-23 Indonesia versus Vietnam berlangsung di laga final SEA Games 2019. Terakhir sepak bola putra meraih emas di SEA Games 1991 di Filipina.