Bocah 9 Tahun Doyan Panjat Menara Tegangan Tinggi

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menara Sutet di Jakarta (16/12). Direktur Utama PT Perusahaan Listrik Negara Fahmi Mochtar mengakui, wilayah Jakarta dan sekitarnya masih mengalami defisit listrik sebesar 50 megawatt. TEMPO/Subekti

    Menara Sutet di Jakarta (16/12). Direktur Utama PT Perusahaan Listrik Negara Fahmi Mochtar mengakui, wilayah Jakarta dan sekitarnya masih mengalami defisit listrik sebesar 50 megawatt. TEMPO/Subekti

    TEMPO Interaktif, Jakarta - Fitri, bocah 9 tahun ini sepertinya hobi memanjat bangunan tinggi. Buktinya, hari ini ia kembali membuat sensasi dengan memanjat menara listrik bertegangan 150.000 KV di Kota Bambu, Palmerah.

    Bayangkan menara setinggi 30 meter itu berhasil dinaikinya. "Turun, Pit, turun, entar diajak ke Monas," begitu Ibunda Fitri, Marni, membujuk anaknya turun melalui pengeras suara, Selasa, 6 September 2011.

    Bujukan Marni disambut tepuk tangan oleh warga yang menonton aksi Fitri dari sekitar menara. Setelah satu jam berteriak dibantu petugas pemadam kebakaran, Fitri akhirnya turun.

    Ini bukan kejadian pertama. Sebelumnya Fitri pernah memanjat menara di Polsek Ciputat dan menara listrik di Jatipulo, Palmerah, Jakarta Barat. Belum diketahui apa yang membuat Fitri "suka" memanjat menara tegangan tinggi.

    Akibat aksi Fitri, jalanan di samping menara sempat ditutup untuk memudahkan proses evakuasi. Kondisi jalanan di sekitar lokasi terpantau macet. Kemacetan diperparah dengan banyaknya warga yang berkerumun menonton aksi Fitri.

    Saat ini Fitri dan ibunya diamankan di markas Kepolisian Sektor Palmerah.

    MARTHA THERTINA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Virus Korona COVID-19 Hantam Ekonomi Indonesia pada Maret 2020

    Dampak Virus Korona terhadap perekonomian Indonesia dipengaruhi kondisi global yang makin lesu. Dunia dihantam coronavirus sejak Desember 2019.