Teman Olivia Dirawat di RS Gading Pluit  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi. TEMPO/Tony Hartawan

    Ilustrasi. TEMPO/Tony Hartawan

    TEMPO.CO, Jakarta - Joey Sebastian, 17 tahun, salah satu korban kecelakaan mobil Nissan Juke di Jalan Sudirman dinihari tadi, kini dirawat di Rumah Sakit Gading Pluit, Kelapa Gading, Jakarta Utara. "Kaki kanannya patah," kata Ramesh, seorang kerabat Joe, Sabtu, 10 Maret 2012.

    Ramesh tak mengetahui kronologi kecelakaan yang menimpa keponakannya itu. Joey sendiri, menurut Ramesh, sempat tak sadarkan diri. "Dia pingsan begitu kecelakaan," ujarnya.

    Usai kejadian, Joey yang tinggal di sebuah apartemen di kawasan Sudirman itu sempat dilarikan ke Rumah Sakit Jakarta. Keluarga kemudian memindahkannya ke Rumah Sakit Gading Pluit untuk mendapatkan perawatan lebih intensif. "Selain itu juga agar lebih dekat, keluarganya kan di sini (Kelapa Gading)."

    Joey kini dirawat di ruang perawatan VIP 05 yang berada di lantai dua Rumah Sakit Gading Pluit. Selain kakinya yang dibalut gips, beberapa luka lecet juga tampak di wajah orientalnya.

    Beberapa anggota keluarga tampak menungguinya. Selain itu, teman-teman sekolah Joey dari Morning Star Academy juga berdatangan silih berganti.

    Menurut Ramesh, korban tewas dalam kecelakaan maut dinihari tadi, Olivia Dewi, adalah teman sekolah Joey. Mereka sama-sama menuntut ilmu di sekolah swasta yang beralamat di Jalan Denpasar Raya Blok F-3 Kav. 2-3, Jakarta Selatan, itu. "Mereka sekelas," ujar Ramesh.

    Mobil Nissan Juke bernomor polisi B 60 GOH yang dikemudikan Olivia menabrak tiang papan reklame dan terbakar di depan gedung Wisma Nugra Santana, Jalan Sudirman, Jakarta, sekitar pukul 03.00 dinihari tadi. Joey yang duduk di kursi penumpang mengalami patah tulang dan luka bakar di beberapa bagian. Sementara Olivia Dewi tewas di tempat sebab terjebak di dalam mobil nahas yang terbakar itu.

    PINGIT ARIA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    GERD Memang Tak Membunuhmu tapi Dampaknya Bikin Sengsara

    Walau tak mematikan, Gastroesophageal reflux disease alias GERD menyebabkan berbagai kesengsaraan.