Kamis, 22 Februari 2018

Situs Esek-esek, Mati Satu Tumbuh Seribu

Oleh :

Tempo.co

Selasa, 18 Desember 2012 05:39 WIB
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Situs Esek-esek, Mati Satu Tumbuh Seribu

    Ilustrasi pronografi. Inquisitr.com

    TEMPO.CO, Jakarta--Perkembangan internet yang berkembang pesat juga mengakibatkan suburnya peredaran situs porno. Juru Bicara Kementerian Komunikasi dan Informatika Gatot S Dewa Broto mengatakan di tahun 2012 ini sudah sejuta lebih situs porno yang diblokir.

    "Tapi ibarat pepatah mati satu tumbuh seribu," katanya ketika dihubungi Tempo pada Sabtu, 15 Desember 2012. "Kami blokir sepuluh muncul seratus."

    Gatot mengatakan para pembuat situs porno tidak hanya menggunakan nama yang vulgar tetapi ada juga yang ilmiah. "Kami pernah menemukan nama situs www.lalat.com." ujarnya.

    Isinya ketika dibuka adalah penyedia konten pornografi. Ketika diblokir, kata Gatot, muncul lalat1, lalat2, dan seterusnya. 'Macam-macam namanya bahkan ada yang terang-terangan," ujar dia.

    Gatot mengatakan para pembuat situs porno ini juga kreatif. Mereka lanjut dia memanfaatkan semua celah yang ada. Belum lagi para pengguna internet yang sudah kecanduan situs porno.

    Sehingga menurut dia Kementerian harus berpacu untuk rutin melakukan pemblokiran. Gatot mengatakan untuk itu Kemnetreian bekerjasama dengan penyedia layanan internet (internet service provider/ISP) untuk melakukan pemblokiran.

    Saat ini di Indonesia ada 220 ISP seperti Telkomsel, Telkom, Indosat, dan sebagainya. Dia berharap ISP juga ikut menyaring konten yang lewat melalui jalurnya. "Kami terus galakan program internet sehat," ujarnya. Simak pula laporan tempo.co tentang bisnis syur di dunia maya.

    SYAILENDRA | MUNAWWAROH


     

     

    Lihat Juga


    Selengkapnya
    Grafis

    Vino G Bastian, Sherina Munaf, dan Para Pemeran Wiro Sableng 212

    Bersama Sherina Munaf dan Marsha Timothy, Vino G Bastian menghidupkan kembali tokoh penggenggam Kapak Maut Naga Geni 212 dalam film Wiro Sableng.