Setelah Berpesta dengan Pacar, Pelajar Ini Tewas  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • REUTERS/Tim Wimborne

    REUTERS/Tim Wimborne

    TEMPO.CO, Bogor - Seorang pelajar putri sebuah sekolah lanjutan tingkat atas di Kota Bogor, FS, meregang nyawa pada Senin dinihari, 17 Desember 2012. Penyebab kematian gadis berusia 16 tahun ini diduga overdosis setelah pesta minuman keras oplosan dengan pacarnya.

    Kepala Kepolisian Sektor Bogor Utara, Komisaris Yos Taujiri, mengatakan, FS dan kekasihnya, IW, serta empat orang lainnya menenggak minuman keras di sebuah rumah kontrakan kakak IW di Ciheuleut, Bogor Timur, pada Sabtu, 15 Desember 2012. Miras tersebut kuat dugaan telah dioplos dan dicampur pula dengan pil leksotan.

    Karena mabuk, pelajar putri yang tinggal bersama orang tuanya di Kampung Rampai, Desa Ciluar, Bogor Utara, Kota Bogor, itu lantas menginap di rumah kontrakan tempat mereka pesta miras. Keesokan harinya, Ahad petang, 16 Desember 2012, FS pulang diantar teman sekolahnya, Yuli, 16 tahun.

    FS pulang ke rumahnya sudah dalam keadaan lemah dan terus muntah. Pihak keluarga lalu membawa FS berobat ke tetangganya, yang berprofesi dokter. Korban sempat minum obat. Namun, pada pukul 23.00, korban kembali muntah-muntah dan dilarikan ke klinik 24 jam.

    "Korban meninggal di rumahnya pada Senin dinihari (17 Desember 2012) sekitar pukul 02.00. Setelah meninggal, FS dibawa pihak keluarga ke Rumah Sakit Palang Merah Indonesia (PMI) Bogor untuk menjalani otopsi," kata Kapolsek Bogor Utara kepada wartawan di kantornya, Senin.

    Pasca-kematian FS, polisi langsung melakukan penyelidikan. Hingga Senin siang, petugas sudah memeriksa tiga saksi dan menyita beberapa botol minuman keras dan pil leksotan dari rumah kontrakan tempat pesta miras digelar.

    "Bila memang terbukti ada unsur kesengajaan atau pemaksaan hingga terjadinya meninggal dunia, terduga IW diancam Pasal 359 KUHP tentang kelalaian hingga menyebabkan meninggal dunia," kata Yos Taujiri.

    Kata Yuli, "FS baru pacaran dengan IW lima hari lalu."

    ARIHTA U SURBAKTI

    Berita Lainnya:
    Habibie Dihina, Adrie Subono Naik Pitam
    Bagaimana Membaca Kalendar Suku Maya
    Nyandu Gambar Porno? Awas Memori Otak Terganggu
    Gara-gara Bakso Babi, MUI Evaluasi Label Halal
    Kemenhub: Jakarta Telat Bangun MRT
    Jokowi Minta Lurah dan Camat Blusukan


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Gaji Gubernur dan Perbandingan Luas Jawa Tengah dengan Malaysia

    Dalam Debat Pilpres 2019 pertama pada 17 Januari 2019, Prabowo Subianto menyinggung besaran gaji gubernur dengan mengambil contoh Jawa Tengah.