Dewan: Gubernur Jangan Cuma Kelalang-keliling  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo. TEMPO/Subekti

    Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo. TEMPO/Subekti

    TEMPO.CO, Jakarta - Wakil Ketua Komisi E DPRD DKI Jakarta, Igo Ilham, mengatakan bahwa meninggalnya bayi Dera Nur Anggraini berawal dari sistem rumah sakit yang masih harus diperbaiki. "Gubernur jangan kelalang-keliling mulu sama ngomong-ngomong. Mana sistem yang diperbaiki?" ujarnya saat ditemui di Gedung DPRD DKI Jakarta, Senin, 18 Februari 2013.

    Menurut Igo, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta harus mampu menciptakan sistem yang mampu menjangkau orang miskin di Jakarta. Igo mengatakan, sistem ini harus terintegrasi dengan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil. "Siapa pun orang kalau melihat pergi ke rumah sakit, tinggal search di kependudukan. Dia miskin, oh udah, langsung masuk rumah sakit, harusnya begitu," Igo menjelaskan.

    Setelah masuk rumah sakit, pasien miskin akan ditanggung oleh Pemprov DKI Jakarta. "Tinggal di-cover pakai Jaminan Pelayanan Kesehatan atau Warga Miskin, yang dulu diganti judul jadi KJS," ujarnya. Igo menegaskan, yang paling penting saat ini adalah sistem yang harus dijalankan secara efektif. "Kalau keliling-keliling doang enggak menghasilkan sistem percuma," kata dia.

    Sebelumnya diberitakan, Dera Nur Anggraini meninggal dunia pada Sabtu, 16 Februari 2013 pukul 18.00 WIB. Dera merupakan putri pasangan Eliyas dan Lisa, warga Jln. Jati Padang Baru, RT 14/6, Pasar Minggu, Jaksel. Dera lahir kembar dengan operasi caesar. Kembaran Dera yang bernama Dara masih dirawat di RS Tarakan. Keduanya lahir pada Senin, 11 Februari 2013 dinihari di sebuah klinik.

    Setelah lahir, Dera tidak bisa menelan ASI. Asupan yang ia terima hanya bisa sampai tenggorokan. Kemudian orang tua Dera mencari rumah sakit besar agar Dera mendapat perawatan lebih lanjut. Namun, setelah berpindah-pindah ke beberapa rumah sakit, semua menolak dengan alasan penuh.


    TRI ARTINING PUTRI

    Berita Terpopuler Lainnya
    Pengakuan Kolega Maharani Suciyono: 60 Juta/Bulan!
    Wawancara Mucikari Ayam Kampus
    Tujuh Partai Bergabung dengan PAN

    Isak Tangis Warnai Ulang Tahun Raffi Ahmad

    Sebab Meteor Rusia Tak Terdeteksi

    Anas : Pidato SBY Sudah Jelas Top


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kakak Adik Marc dan Alex Marquez di Tim Honda, Tandem atau Rival?

    Honda resmi menunjuk Alex Marquez menjadi tandem Marc Marquez. Adik dan Kakak itu akan bertandem dalam satu tim. Atau akan bersaing?