Baku Tembak dengan Polisi, Pencuri Motor Tewas  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi. insidecostarica.com

    Ilustrasi. insidecostarica.com

    TEMPO.CO, Depok -Seorang pencuri sepeda motor, Zaenal, 35 tahun, tewas seketika setelah dua butir timah panas merobek perut dan punggungnya saat beraksi di Kampung Kebayunan, Tapos, Depok, Kamis, 22 Agustus 2013. Kepala Kepolisian Resor Kota Depok Komisaris Besar Achmad Kartiko membenarkan kejadian tersebut.

    "Pelaku diperkirakan empat orang. Satu tewas bernama Zaenal, satu tertembak kakinya tetapi lari, dan dua orang lagi berhasil lari," kata Kartiko, Kamis, 22 Agustus 2013. 

    Awalnya, Zaenal dan ketiga rekannya mengintai sepeda motor Suzuki Satria FU warna putih milik Sunardi, 35 tahun, warga Mekarsari, Depok. Saat itu korban memarkir motornya di depan gudang ikan. Sunardi kala itu tak menaruh curiga kalau motornya telah diincar pelaku. Saat dirinya masuk ke dalam, pelaku langsung beraksi. Korban spontan berteriak. Kebetulan saat itu ada petugas yang berpatroli.

    Menurut Kartiko, saat itu terjadi baku tembak antara polisi dan empat pelaku di sekitar tempat kejadian. Akhirnya, Zaenal dan satu orang pelaku lain terkena tembakan. Nyawa Zaenal tidak tertolong karena terkena tembakan di punggung dan perut, sementara tiga pelaku lainnya berhasil melarikan diri. "Sempat terjadi baku tembak antara pelaku dengan anggota serse," katanya. 

    Dari tangan pelaku, polisi menyita satu senjata api rakitan, dua butir peluru, lima buah kunci T, KTP pelaku, satu obeng, dan motor Satria FU milik korban. "Pelaku orang Lampung Timur," kata Kartiko.

    Sampai saat ini, polisi masih mengejar pelaku yang diduga melarikan diri ke arah Gunung Putri, Bogor. Jasad korban telah dibawa ke RS Polri Kramat Jati.

    ILHAM TIRTA

    Topik terhangat: Suap SKK Migas | Sisca Yofie | Rusuh Mesir | Konvensi Partai Demokrat | Pilkada Jatim

    Berita terpopuler:
    KPK: Djoko Susilo Cuma Bisa Jadi Ketua RT
    Lulung: Saya The Godfather  
    Punya Mertua Kaya, Jenderal Moeldoko: Alhamdulilah
    Jenderal Moeldoko: Saya Bukan Ahli Surga
    Ini Daftar Lengkap Kekayaan Jenderal Moeldoko  


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Portofolio Saham Asabri Melorot 2013-2017

    PT Asabri mengalami kerugian akibat gegabah mengelola investasi. Badan Pemeriksa Keuangan dan Ombudsman Republik Indonesia curiga ada penyelewengan.