Siapa Saja Aparat Koboi yang Pernah Main Pistol

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seorang  perwira TNI AD hendak memukul seorang pengendara motor yang menyerempet mobilnya dengan tongkat di daerah Palmerah, Jakarta, (30/4). Keesokan harinya tayangan video 'Koboy Palmerah' di Youtube menjadi pembicaraan di jejaring sosial Twitter. youtube.com

    Seorang perwira TNI AD hendak memukul seorang pengendara motor yang menyerempet mobilnya dengan tongkat di daerah Palmerah, Jakarta, (30/4). Keesokan harinya tayangan video 'Koboy Palmerah' di Youtube menjadi pembicaraan di jejaring sosial Twitter. youtube.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Dalam konteks psikologi, aparat yang menggunakan senjata api secara serampangan untuk menyelesaikan masalah disebut mengalami John Wayne Syndrome. John Wayne adalah aktor Hollywood era 1970-an yang terkenal dengan film-film koboinya. Berikut ini aparat “koboi” yang kasusnya menarik perhatian publik. (Baca: Psikolog Forensik: Tingkat Stres Polisi Tinggi)

    Mei 2012

    Sebuah rekaman video bertajuk Koboy Palmerah beredar di YouTube dan menjadi pembicaraan. Dalam insiden ini, seorang pengendara motor vespa disebut menyerempet mobil berwarna hijau militer berpelat nomor 1394-00 milik orang yang diketahui adalah anggota TNI. Hal itu rupanya membuat pengendara mobil tersebut emosi. Di dalam video, anggota TNI itu tampak mengamuk dan mengacung-acungkan pistol ke arah si pengendara motor vespa. (Baca: TNI: 'Koboy Palmerah' Letuskan Air Soft Gun 2 Kali)


    15 Juni 2013

    Seorang polisi berpangkat briptu dari Kepolisian Resor Kota Besar Semarang bernama Priya Yustianto menembak Nucky Nugroho, seorang satpam yang juga merupakan rekan kerjanya di perusahaan pengisian ATM, PT TAG di Semarang, Jawa Tengah. Pelaku diduga dalam kondisi terpengaruh minuman keras. Pelaku menembakkan pistol ke arah korban yang sedang tertidur. Pelaku diduga seolah sedang melakukan permainan Roullete (permainan roda keberuntungan). Sebelumnya pelaku juga mengarahkan tembakan kepada dua rekan korban, tetapi pistol yang digunakan untuk menembak tak memuntahkan peluru.

    2 September 2013

    Seorang jaksa bernama Marcos Panjaitan mengamuk kepada seorang petugas SPBU di Serpong. Jaksa tersebut mengamuk lantaran istrinya ditegur oleh petugas SPBU bernama Priyatna karena memasukkan kendaraan ke areal SPBU dari arah yang salah. Marcos mengancam sang petugas SPBU dengan senjata api, sampai-sampai petugas itu pingsan. Kasus ini pun diadukan ke Polsek Serpong, Tangerang.

    28 Oktober 2013

    Seorang anggota polisi Brigade Mobil Detasemen B Cikole Kepolisian Daerah Jawa Barat, Brigadir Kepala Dian P. melakukan kekerasan terhadap seorang warga sipil di Jalan Gardujati, Kota Bandung. Tersinggung dimaki, Dian memukuli seorang warga bernama Chandra dan menembak ke arah skuter korban dengan pistol jenis revolver.

    5 November 2013

    Bachrudin (35), seorang satpam yang bertugas di Kompleks Seribu Ruko di Kompleks Galaxy, Cengkareng, Jakarta Barat, tewas seketika setelah ditembak seorang anggota Brigade Mobil berpangkat briptu. Menurut Kanit Reskrim Kepolisian Sektor Cengkareng Ajun Komisaris Polisi Widodo, Brigadir Satu Wawan, si pelaku penembakan, tergabung dalam kesatuan Brimob Kelapa Dua. Saat menembak, pelaku disebut sedang dalam kondisi mabuk. Korban ditembak karena menolak perintah dari pelaku untuk memberi hormat dan push up. (Baca: Brimob Kelapa Dua Kumpulkan Anggotanya)

    DANNI M | PDAT

    Berita Lainnya:
    Mengundang Jokowi Harus Bayar?  
    Akil Mochtar: Mahfud Md. Pernah Langgar Kode Etik
    Sekali Main, Iis Dahlia Dibayar Akil Rp 30 Juta  
    Kebencian Demokrat ke Jokowi Dinilai Menjadi-jadi  
    Ibas Bertato? Demokrat: Tidak Benar


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Perkiraan Ukuran Tubuh Megalodon, Pemangsa Zaman Purba

    Setelah berbagai macam penelitian yang dilakukan para ahli, akhirnya mereka bisa menyimpulkan perkiraan ukuran tubuh Megalodon, sang hiu purba.