Jalan Tol Merak Akan Dibuat Melayang  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Banjir di jalan tol Jakarta - Merak akibat luapan Sungai Ciujung. TEMPO/Marifka Wahyu Hidayat

    Banjir di jalan tol Jakarta - Merak akibat luapan Sungai Ciujung. TEMPO/Marifka Wahyu Hidayat

    TEMPO.CO, Tangerang - Pengelola jalan tol Tangerang-Merak, PT Marga Mandala Sakti, tengah menyiapkan pembangunan konstruksi melayang di KM 57 hingga KM 59. Proyek ini akan menjadi solusi banjir yang kerap terjadi akibat meluapnya sungai Ciujung. "Proyek jembatan layang ini akan dibangun di jalur arah Merak dan arah Jakarta," ujar Kepala Divisi Operasi PT Marga Mandala Sakti, Ega N. Boga kepada Tempo, Senin, 2 Desember 2013.

    Proyek ini, kata Ega, masih dalam tahap Detail Engineering Design (DED) dan studi kelayakan oleh Badan Pengelola Jalan Tol hingga akhir 2014. Proyek satu paket dengan rekonstruksi total jalan tol sepanjang 144 kilometer pada tahun 2012 lalu dan juga pelebaran jalan tol di ruas Cikupa hingga Balaraja.

    Proyek yang menyedot anggaran hingga Rp 300 miliar ini, ditargetkan rampung April 2014 mendatang. "Ini adalah salah satu program PT Marga Mandala Sakti dalam meningkatkan pelayanan, kenyamanan dan keamanan di jalan tol," kata Ega.

    Banjir kerap merendam badan jalan tol sepanjang 2 kilometer di daerah Ciujung, Serang, Banten. Dampaknya, akses utama Banten-Jakarta tersebut terputus. Banjir terakhir terjadi pada awal 2013 lalu.

    Adapun peningkatan kapasitas jalan dilakukan seiring dengan peningkatan jumlah unit kendaraan yang masuk (traffic volume) ke jalan tol Tangerang-Merak. Traffic Volume jalan tol Tangerang-Merak rata-rata per hari pada tahun ini mencapai 115-120 ribu kendaraan. Meningkat daripada 2012 yang sebanyak 110 ribu dan 2011 sebanyak 90-100 ribu.

    Juru bicara Badan Pusat Statistik Provinsi Banten, Ahmad Sumarga, mengatakan infrastruktur jalan merupakan faktor utama dalam merangsang pertumbuhan ekonomi wilayah Banten. 

    "Meningkatnya traffic volume kendaraan di jalan tol Tangerang-Merak secara langsung mempercepat atau memobilisasi pertukaran maupun transaksi masyarakat di Banten yang bermuara pada percepatan pertumbuhan ekonomi," katanya.

    JONIANSYAH

    Terpopuler
    Dituding Terima Rp 1,7 Miliar, Ini Kata Jokowi
    Stasiun Depok UI Dijaga Ketat
    Sitok Bantah Beri Minuman Keras ke Mahasiswi
    Sitok Dilaporkan ke Polisi, Ini Kronologinya 
    Harimau di Film Life of Pi Nyaris Tenggelam


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Perjalanan Pemakzulan Donald Trump Dari Ukraina Ke Kongres AS

    Dewan Perwakilan Rakyat Amerika Serikat mencetuskan penyelidikan untuk memakzulkan Presiden Donald Trump. Penyelidikan itu bermula dari Ukraina.