Ngisengin, Penipu Ancam Blokir ATM

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • AP/Pat Wellenbach

    AP/Pat Wellenbach

    TEMPO.CO , Jakarta:Haru El Rovix mencoba untuk tak memperpanjang pembicaraannya dengan penipu berdalih undian berhadiah yang meneleponnya. Usahanya itu dilakukan karena sang penipu sudah meneleponnya lebih dari satu jam. “Enggak usah deh Pak. Saya ikhlaskan (hadiahnya) buat temen Bapak yang dari BR* Pusat itu tadi,”  kata Heru. (Baca: Kocak, Ngisengin Penipu Via Telepon Sejam)

    Temen dari BR* Pusat yang dimaksud Haru adalah penelepon kedua yang merupakan teman penipu. Dalam kasus Haru ini, dua orang berbicara dari belakang telepon, yakni penipu 1 dan penipu 2. Penipu pertama berkata bahwa temannya itu adalah seorang pegawai di BR* Pusat.

    Rupanya, perkataan Haru memancing emosi si penipu pertama. Si penipu bahkan mengancam ‘atasannya’ itu akan memblokir rekening dan ATM yang disebutkan oleh Haru. “Bapak ini nggak ada kata sopan santun sama sekali,” kata sang penipu dari balik telepon. “Teman... teman... Teman... teman, itu Atasan saya Pak. Bapak itu bicaranya nggak sopan sekali. Gini ya Pak. Nomer rekeningnya Bapak. Ini atas nama atau cabangnya saja kami bisa memblokirkan kartu ATM-nya Bapak.”

    Haru semakin menahan tawa. Pasalnya ATM dan rekening yang disebutkan sudah lama tak dia pakai. Apalagi rekening dan ATM itu bukan dari bank yang sama. Haru dengan santai menjawab ancaman dari penipu itu. “Ya Pak silakan diblokir. Tadi udah saya kasih nomer rekeningnya kan?”

    Lagi-lagi, si Penipu mengancam. Menurut dia, dalam versi Haru, penipu itu tak memerlukan nomor rekening untuk memblokir. “Yang kami perlukan itu atas nama banknya, cabang mana dibuat. Sudah kami catat Pak. Kalo Bapak mau bermain-­main, nantinya kartu ATM Bapak akan kami blokir.” (Baca lengkap: Ngisengi Penipu Via Telepon (Bagian 2))

    Sang penipu kemudian menyebut Haru seperti anak TK (Baca: Ngisengin Penipu di Telepon Disebut Anak TK). Lama-kelamaan sang penipu sadar, Haru mengisengi dirinya. Akhirnya, dia menutup telepon sambil memaki Haru.

    YANDI | WANTO

    Topik Terhangat
    Kecelakaan Kereta Bintaro
    | SEA Games Myanmar | Pelonco Maut ITN | Vila Liar Puncak | Pesawat Kepresidenan


    Berita Terpopuler
    Kocak, Ngisengin Penipu Via Telepon Sejam 

    Ngisengi Penipu Via Telepon (Bagian 2)

    Warga Marah dan Tak Tega Mahasiswa ITN Dipelonco 

    Pelonco Maut ITN, Mahasiswa Tak Pernah Mandi  




     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Perjalanan Pemakzulan Donald Trump Dari Ukraina Ke Kongres AS

    Dewan Perwakilan Rakyat Amerika Serikat mencetuskan penyelidikan untuk memakzulkan Presiden Donald Trump. Penyelidikan itu bermula dari Ukraina.