Hadiri HUT PDIP, Jokowi Tembus Kemacetan Jakarta  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri bersama Joko Widodo menghadiri acara Pemantapan Tiga Pilar Partai di GOR Jatidiri Semarang, Senin (1/10). TEMPO/Budi Purwanto

    Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri bersama Joko Widodo menghadiri acara Pemantapan Tiga Pilar Partai di GOR Jatidiri Semarang, Senin (1/10). TEMPO/Budi Purwanto

    TEMPO.CO, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo menghadiri ulang tahun Partai Demokrasi Indonesia ke-41 di kantor pusat, Lenteng Agung, Jakarta Selatan. mantan Wali Kota Solo ini berangkat dari Balai Kota pukul 07.30 WIB.

    Menembus kemacetan Ibu Kota, Jokowi mengambil rute Mampang-TB Simatupang-Tanjung Barat-Lenteng Agung. Hanya sebelum sampai di lokasi, Jokowi sempat mampir ke kantor Kelurahan Lenteng Agung, tanpa pemberitahuan sebelumnya. Jokowi masih mengenakan seragam blusukan-nya, kemeja putih lengan panjang dipadu pentolan hitam dan sepatu hitam.

    Baru pada pukul 08.30 WIB, Jokowi bertolak dari kantor Kelurahan Lenteng Agung ke kantor pusat PDIP yang berjarak sekitar 1 kilometer. Sampai di lokasi, Jokowi langsung disambut Tjahjo Kumolo, Sabam Sirait, dan Panda Nababan.

    Mereka tidak langsung menuju lapangan upacara karena masih menunggu Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Sukarnoputri. Sekitar pukul 09.00 WIB, Megawati dan Puan Maharani tiba. Mereka langsung menuju lapangan upacara di depan kantor pusat PDI Perjuangan.

    SYAILENDRA



    Berita Lain:
    Mantan Suami Vena Melinda Jadi Anggota DPRD
    Killers dan The Raid 2 ke Sundance Film Festival
    Jessica Simpson Targetkan Menikah Tahun Ini
    Gerard Pique Tak Peduli Bentuk Tubuh Shakira
    Bryan Singer Bocorkan Plot Film X-Men Apocalypse
    Film Gravity Borong Nominasi BAFTA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Perjalanan Pemakzulan Donald Trump Dari Ukraina Ke Kongres AS

    Dewan Perwakilan Rakyat Amerika Serikat mencetuskan penyelidikan untuk memakzulkan Presiden Donald Trump. Penyelidikan itu bermula dari Ukraina.