Jika Hujan Lagi, Air Waduk Pluit Meluber

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Waduk Pluit sisi Timur yang masih dipenuhi pemukiman penduduk, (16/1). Pemerintah DKI jakarta akan melanjutkan normalisasi waduk seluas 80 hektar ini. TEMPO/Subekti

    Waduk Pluit sisi Timur yang masih dipenuhi pemukiman penduduk, (16/1). Pemerintah DKI jakarta akan melanjutkan normalisasi waduk seluas 80 hektar ini. TEMPO/Subekti

    TEMPO.CO, Jakarta - Waduk Pluit dalam status siaga 1. Situ di Penjaringan, Jakarta Utara, itu kelebihan air akibat besarnya debit yang terus datang dari arah selatan dan berpotensi menimbulkan banjir.

    "Ketinggian air sudah plus 109 sentimeter," kata Dedi, seorang petugas rumah pompa Waduk Pluit, saat dihubungi Tempo, Sabtu, 18 Januari 2014, petang. Jumlah itu di atas batas aman ketinggian, yaitu minus 180 sentimeter sampai 50 sentimeter.

    Dia mengatakan seluruh pompa--jumlahnya enam--di waduk tersebut sudah digenjot di level tinggi. Satu pompa mampu mengisap 4,3 meter kubik air per detik. Operasional pompa dilakukan secara bergantian untuk menghindari kelebihan beban kerja mesin.

    Itu merupakan kapasitas kerja maksimal pompa. "Tapi, jika hujan datang terus, banjir tetap tak mampu dibendung," kata Dedi. "Waduk Pluit berpotensi meluber."

    Tahun lalu, Pluit--tempat tinggal Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama--digenangi banjir sampai 2 meter. Gubernur Joko Widowo bergerak cepat dengan menormalisasi fungsi waduk dan memindahkan pemukim yang memenuhi situ tersebut.

    ANINDYA LEGIA PUTRI

    Terpopuler








     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Donald Trump dan Para Presiden AS yang Menghadapi Pemakzulan

    Donald Trump menghadapi pemakzulan pada September 2019. Hanya terjadi dua pemakzulan terhadap presiden AS, dua lainnya hanya menghadapi ancaman.