Tak Ada Eksepsi, Sidang AQJ Keterangan Saksi  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ayah AQJ, Ahmad Dhani didampingi pengacara memasuki ruang sidang untuk menghadiri persidangan AQJ, di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Selasa (25/2). AQJ akhirnya hadir dalam persidangan perdananya yang semula ditetapkan pada 19 Februari lalu. TEMPO/Nurdiansah

    Ayah AQJ, Ahmad Dhani didampingi pengacara memasuki ruang sidang untuk menghadiri persidangan AQJ, di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Selasa (25/2). AQJ akhirnya hadir dalam persidangan perdananya yang semula ditetapkan pada 19 Februari lalu. TEMPO/Nurdiansah

    TEMPO.CO, Jakarta - Terdakwa kasus kecelakaan lalu lintas di Tol Jagorawi, AQJ, kembali menghadiri sidang di ruang sidang anak Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Kamis, 6 Maret 2014. Sidang yang dijadwalkan pukul 10.00 ini beragenda keterangan para saksi.

    Kuasa hukum AQJ, Lydia Wongsonegoro, tidak mengajukan eksepsi atas dakwaan dalam sidang pada pekan lalu. "Kami tidak mengajukan eksepsi, jadi sidang hari ini langsung mendengarkan saksi-saksi," kata Lydia saat dihubungi Tempo, Kamis, 6 Maret 2014.

    Persidangan yang dipimpin oleh ketua majelis hakim, Petriyanti, beserta dua hakim anggota, Kaswanto dan Djaniko Girsang, akan berlangsung tertutup. Rencananya jaksa penuntut umum akan menghadirkan lima saksi untuk memberikan keterangan di depan ketua majelis hakim.

    Pada sidang dakwaan, Selasa, 25 Februari 2014 lalu, jaksa penuntut umum (JPU) Ibnu Su'ud mengatakan AQJ didakwa Pasal 310 ayat 2, 3, dan 4 Undang-Undang Lalu Lintas dengan ancaman pidana maksimal 6 tahun penjara. Namun, karena masih anak-anak, ancaman hukumannya bisa dikurangi setengahnya menjadi 3 tahun penjara. (Baca: Sidang Dakwaan, AQJ Terancam 3 Tahun Penjara)

    AQJ menjadi tersangka kecelakaan lalu lintas di jalan Tol Jagorawi pada 8 September 2013 silam. Mobil Mitsubishi Lancer B 80 SAL yang dikemudikanAQJ bersama seorang temannya kehilangan kendali sehingga menabrak pembatas jalan dan melintas ke jalur lain.

    Mobil AQJ menabrak dua mobil lainnya, yakni Daihatsu Gran Max B 1349 TEN dan Toyota Avanza B 1882 UZJ. Akibat kejadian ini, tujuh orang penumpang mobil yang ditabrak mobil Dul tewas. Adapun sembilan orang lainnya, termasuk AQJ dan temannya, terluka. (Baca: Ahmad Dhani: Keluarga Korban Tidak Menuntut AQJ)

    AFRILIA SURYANIS

    Terpopuler:
    Pamer Foto Tembak Kucing Ala Danang Tak Wajar
    Diusir Mahasiswa Bandung, Prabowo Kecewa Berat
    Anas Urbaningrum Jadi Tersangka Pencucian Uang


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tips Menghadapi Bisa Ular dengan Menggunakan SABU

    Untuk mengatasi bisa ular, dokter Tri Maharani memaparkan bahwa bisa ular adalah protein yang hanya bisa ditawar dengan SABU polivalen.