Pembunuh Ade Sara Mengaku Khilaf  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Polisi menunjukkan tersangka dan barang bukti saat gelar perkara kasus pembunuhan Ade Sara di Polres Bekasi, Jawa Barat, (7/3). ANTARA/Hafidz Mubarak

    Polisi menunjukkan tersangka dan barang bukti saat gelar perkara kasus pembunuhan Ade Sara di Polres Bekasi, Jawa Barat, (7/3). ANTARA/Hafidz Mubarak

    TEMPO.CO, Jakarta - Ahmad Imam Al Hafitd dan Assyifa Ramadhani mengaku khilaf saat membunuh Ade Sara Angelina Suroto. Melalui media massa, keduanya mengaku salah dan meminta maaf kepada keluarga Ade Sara. Namun ketika menjalani pemeriksaan di Unit Kejahatan dan Kekerasan Satuan Reskrim Polresta Bekasi Kota, Jumat, 7 Maret 2014, tidak ada raut muka menyesal pada muka kedua sejoli itu. (Sebelum Bunuh Ade Sara, Hafidt dan Assifa Pura-Pura Ribut).

    "Secara lisan, kedua tersangka mengaku menyesal," kata juru bicara Polresta Bekasi Kota Ajun Komisaris Siswo. "Namun saat diperiksa, raut wajah mereka terlihat ceria."

    Kriminolog dari Universitas Indonesia Erlangga Masdiana menduga kedua pelaku pembunuhan itu merupakan psikopat. Dari sejumlah literatur, psikopat berarti orang yang mengalami kelainan jiwa. Psikopat punya kedekatan dengan sosiopat karena keduanya sama-sama berperilaku antisosial dan cenderung merugikan orang-orang terdekat mereka.

    Beberapa karakter psikopat adalah sering berdusta dan tak punya rasa bersalah. "Mereka tampak sudah punya nilai kekerasan di dalam diri mereka. Biasanya orang berkarakter seperti itu disebut psikopat," ujar Erlangga ketika dihubungi Tempo, Ahad, 9 Maret 2014.

    Menurut Erlangga, orang awam pasti akan merasa panik dan tidak nyaman akibat pembunuhan yang dia lakukan. Namun sepasang kekasih ini terlihat tenang, bahkan sempat melayat Ade Sara sebelum ditangkap. "Itu adalah bukti mereka tidak normal," ujarnya. (5 Akal Bulus Sejoli Pembunuh Ade Sara).

    Seorang psikopat, kata Erlangga, tidak merasa bersalah melakukan hal-hal yang dianggap banyak orang salah. Karena itu, tidak heran jika psikopat bisa melakukan pembunuhan dengan tenang. (Bunuh Ade, Hafitd dan Assifa Sadar Akibatnya).

    Ade Sara Angelina Suroto dibunuh secara keji oleh pasangan kekasih Ahmad Imam Al Hafitd, 19 tahun, dan Assyifa Ramadhani, 18 tahun. Korban dianiaya dengan cara disetrum, dicekik, dan mulutnya disumpal menggunakan kertas dan tisu. Jasadnya lalu dibuang di Jalan Tol Bintara Kilometer 49, Bekasi Barat, Kota Bekasi. Keduanya kini terancam hukuman mati. (Dua Sejoli Bersaing Siksa Ade Sara).

    ADI WARSONO | TIKA PRIMANDARI | AMIRULLAH

    Terpopuler:
    Ayah Ade Sara Ingin Hafitd dan Assyifa Dihukum 
    Polisi: Tersangka Pembunuh Ade Sara Normal 
    5 Akal Bulus Dua Sejoli Pembunuh Ade Sara
    Ayah Ade Sara Ingin Orang Tua Hafitd dan Assyifa Minta Maaf
    Dua Sejoli Bersaing Siksa Ade Sara


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tips Menghadapi Bisa Ular dengan Menggunakan SABU

    Untuk mengatasi bisa ular, dokter Tri Maharani memaparkan bahwa bisa ular adalah protein yang hanya bisa ditawar dengan SABU polivalen.