Efek Domino Pelecehan di TK JIS bagi Sekolah Lain  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sekolah Jakarta International School (JIS), Jakarta Selatan. ANTARA/Reno Esnir

    Sekolah Jakarta International School (JIS), Jakarta Selatan. ANTARA/Reno Esnir

    TEMPO.CO, Jakarta - Koalisi Penyelenggara Pendidikan Anak meminta masyarakat tidak mengecap buruk seluruh lembaga pendidikan akibat pemberitaan kasus pencabulan di Jakarta International School (JIS). Advokat koalisi, Ali Tanjung, mengklaim, akibat pemberitaan kasus ini, lembaga pendidikan jadi korban. (Baca: JIS Ubah Infrastruktur Tempat Kejadian Perkara)

    "Ratusan murid mau ditarik oleh wali muridnya gara-gara pemberitaan ini," katanya di Jakarta, Sabtu, 19 April 2014. Koalisi yang terdiri dari Komnas Pengawasan Aparatur Negara, Satgas Perlindungan Anak, dan LBH Bogor tersebut menilai pemberitaan ini berbahaya karena membuat orang menggeneralisasi peristiwa. "Kejadian hanya satu di TK (bagian sekolah JIS), yang lain-lain jadi mencekam."

    Dia khawatir ini akan berdampak pada lembaga pendidikan lain, baik pendidikan anak usia dini maupun tingkat lainnya. "Kalau JIS mungkin bisa bela diri. Tapi ini preseden buruk bagi semua lembaga pendidikan di Indonesia." (Baca: Ada Korban Lain di TK JIS, Polisi Jemput Bola)

    Ali mencontohkan, jika ada orang punya TK yang muridnya hanya sedikit lalu digugat, pengadilan akan menyalahkan. "Kalau sekolah disita, mau di mana anak-anak kita sekolah?" Ali mengaku Koalisi tidak berniat membela JIS, bahkan belum berkomunikasi dengan JIS. "Kami tidak ada urusan dengan JIS. Kami ingin bela semua lembaga pendidikan akibat pemberitaan yang buat semua pihak jadi korban."

    Menurut dia, kasus JIS adalah momentum bagi semua stakeholder untuk berbenah. Pemangku kepentingan itu mencakup pemerintah dalam hal pengawasan pendidikan, pihak sekolah agar lebih terbuka, orang tua lebih perhatian dalam mengurus anak, maupun media massa dalam pemberitaan kasus sensitif seperti ini. (Baca: JIS Diminta Pakai Cara 'Timur' Selesaikan Kasusnya)

    ATMI PERTIWI

    Topik terhangat:
    Pelecehan Siswa JIS | Kisruh PPP | Jokowi | Prabowo | Pemilu 2014

    Berita terpopuler:
    Bikin Masalah di Sukamiskin, Nazaruddin Dipukul
    Mobil Esemka Generasi Terbaru Segera Meluncur 
    Dul Kini Tinggal dengan Maia Estianty 
    Siswanya Tenggelam, Wakil Kepsek di Korsel Gantung Diri


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Donald Trump dan Para Presiden AS yang Menghadapi Pemakzulan

    Donald Trump menghadapi pemakzulan pada September 2019. Hanya terjadi dua pemakzulan terhadap presiden AS, dua lainnya hanya menghadapi ancaman.