Perombakan PNS di DKI Masuk Rekor MURI

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wakil Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok. Tempo/Aditia Noviansyah

    Wakil Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok. Tempo/Aditia Noviansyah

    TEMPO.CO, Jakarta - Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok mengatakan perombakan pegawai negeri sipil di lingkungan Pemerintah Provinsi DKI akan memecahkan rekor pelantikan massal camat dan lurah hasil seleksi terbuka. Kali ini, ujar dia, jumlah pegawai eselon II, III, dan IV yang akan dirombak mencapai 2.000.

    "Masuk rekor karena belum pernah ada pemda yang rombak sampai 2.000," tutur Ahok di Tzu Chi School, Pantai Indah Kapuk, Jakarta Utara, Sabtu, 6 September 2014.

    Sebelumnya, Museum Rekor Indonesia mencatat Pemprov DKI sebagai pemerintahan pertama yang melantik secara massal pegawainya. Pada acara yang berlangsung akhir Juni 2013 itu, Pemprov DKI melantik 311 camat dan lurah serta 104 pejabat eselon III dan IV.

    Ahok berujar, perombakan tersebut berupa promosi pangkat dan jabatan, mutasi dengan pangkat yang masih satu level, dan penurunan pangkat dari level struktural ke level fungsional. Tujuannya, menempatkan pegawai sesuai dengan keahlian dan prestasi masing-masing.

    Meski begitu, dia enggan menuturkan beberapa nama yang akan dilengserkan dari jabatannya. Menurut Ahok, nama-nama yang tercantum pada jabatan yang akan dirombak sudah melalui proses pertimbangan dan penilaian atasannya masing-masing.

    Hingga kini, kata Ahok, proses perombakan masih menunggu peraturan gubernur sebagai turunan dari Peraturan Daerah tentang Organisasi Perangkat Daerah. Ia berharap pelantikan pegawai dapat dilakukan oleh Gubernur DKI Joko Widodo akhir bulan ini. "Kenang-kenangan dari Pak Jokowi yang sudah menjadi tiga perempat presiden," dia berkelakar.

    Namun Ahok menuturkan pelantikan tersebut kemungkinan baru dapat dilaksanakan pada awal Oktober lantara proses pembahasan pergub baru mencapai sekitar 50 persen. "Kami masih usahakan agar pelantikannya September. Kalau ternyata mundur, berarti saya yang melantik," ujar Ahok.

    LINDA HAIRANI

    Baca juga:
    Empat Tersangka Baru Tewasnya Siswa SMAN 3 Ditahan
    Hujatan di Twitter Ini Bikin Ridwan Kamil Geram
    Politikus PDIP Sayangkan Gaji Menteri ESDM Kecil
    Jero Tersangka, Jokowi Diminta Benahi Sektor Migas
    Jubir ESDM Sebut Korupsi Jero untuk Pribadi


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    5 Catatan Larangan Pemakaian Kantong Plastik di DKI Jakarta

    Pergub DKI Jakarta tentang larangan pemakaian kantong plastik berlaku 1 Juli 2020. Ada sejumlah sanksi denda dan pencabutan izin usaha bila melanggar.