Remaja Ini Tewas Pertahankan Sepeda Motornya  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO/Tony Hartawan

    TEMPO/Tony Hartawan

    TEMPO.CO, Jakarta - Seorang pemuda bernama Roni alias Acil, 18 tahun, harus meregang nyawa saat mempertahankan sepeda motor yang akan dicuri oleh PU, 24 tahun. Roni ditusuk dengan sebilah pisau dapur oleh pelaku hingga korban kehabisan darah.

    Kepala Kepolisian Sektor Metro Cilandak Komisaris Sungkono mengatakan peristiwa tersebut terjadi pada Sabtu dinihari sekitar pukul 01.30 WIB. Korban memarkir sepeda motor Honda Scoopy-nya di depan Warnet Mogi, Pondok Labu, Jakarta Selatan. "Korban menegur pelaku yang hendak mengambil motornya, kemudian langsung ditusuk pelaku," kata Sungkono di kantornya, Sabtu, 27 September 2014.

    Sungkono menuturkan korban ditusuk di bagian ketiak sebelah kanan. "Ditusuk sekali. Cuma saat ditusuk, pisaunya digerakkan," katanya. Akibatnya, korban mengalami perdarahan hebat dan tumbang. Seorang rekan korban yang hendak menangkap pelaku pun dilukai menggunakan pisau di pelipis kiri. "Dua korban langsung dibawa ke Rumah Sakit Prikasih," katanya. Namun korban Roni meninggal satu jam setelah kejadian karena kehabisan darah.

    Pelaku yang sempat kabur akhirnya ditangkap oleh petugas setelah dilakukan pengejaran. Pelaku ditangkap di sebuah kebun kosong tak jauh dari lokasi penusukan. "Warga yang kesal sempat akan menghakimi pelaku, namun segera kami amankan," katanya.

    Atas perbuatannya, pelaku yang sudah memiliki satu anak ini dijerat dengan Pasal 365 ayat 3 juncto Pasal 53 KUHP tentang Percobaan Pencurian dengan Kekerasan yang Mengakibatkan Korban Meninggal Dunia. Pelaku terancam hukuman maksimal 15 tahun penjara.

    Mengenai motifnya, kepolisian masih melakukan penyidikan terhadap pelaku yang saat ini masih menjalani pemeriksaan. "Kami masih mendalami pencurian ini bermotif apa," katanya. Selain itu, Kepolisian pun akan mendalami apakah perbuatan pelaku ini tunggal atau pelaku merupakan bagian dari komplotan tertentu. "Itu masih kami dalami."

    Pelaku kini masih diperiksa oleh penyidik di Mapolsek Cilandak. Saat ditemui, pelaku yang merupakan warga Lampung itu hanya tertunduk lesu di hadapan penyidik dengan tangan terborgol. Saat ditanya mengenai keluarganya, dia mengaku memiliki seorang anak perempuan yang masih kecil.

    NINIS CHAIRUNNISA

    Baca juga:
    Sekjen PAN: KMP Belum Bahas Penentuan Kursi Kada
    Aria Bima Heran SBY Marah Soal UU Pilkada
    RUU Pilkada Sah, Priyo dan Novanto Dipuji Ical
    Terima Dubes, Risma Kebanjiran Tawaran Kerja Sama


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wabah Virus Corona Datang, 13.430 Narapidana Melenggang

    Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly memutuskan pembebasan sejumlah narapidana dan anak demi mengurangi penyebaran virus corona di penjara