Katulampa 130 Cm, Jakarta Siaga 3 Banjir

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Debit air di Bendungan Katulampa. TEMPO/Arihta U Surbakti

    Debit air di Bendungan Katulampa. TEMPO/Arihta U Surbakti

    TEMPO.CO, Bogor - Hujan deras yang mengguyur merata di wilayah Bogor, terutama kawasan Puncak, mengakibatkan ketinggian debit air di Sungai Ciliwung meningkat. Tinggi muka air di papan mercu Bendung Katulampa mencapai 130 sentimeter, atau dengan status siaga 3 untuk banjir Jakarta. "Ketinggian air di Bendung Katulampa mencapai 130 sentimeter terjadi pada pukul 18.00, setelah hujan deras mengguyur sebagian besar wilayah Bogor, terutama kawasan Puncak, sejak pukul 14.00," kata Kepala Pengawas Bendung Katulampa Andi Sudiman, Rabu, 19 November 2014.

    Menurut dia, dengan ketinggian air yang mencapai 130 sentimeter berarti volume air yang mengalir dari Bendung Katulampa menuju Jakarta sebanyak 216.914 liter per detik. "Volume tersebut akan bertambah lagi jika hujan deras terjadi secara merata di wilayah Kabupaten Bogor dan Depok," katanya.

    Andi mengatakan, pada pukul 14.00, ketinggian air terpantau hanya 30 sentimeter. Debit air mengalami peningkatan pada pukul 15.45 hingga ketinggian bendung mencapai 80 sentimeter, atau status siaga 4. "Karena di kawasan Puncak yang menjadi hulu Sungai Ciliwung diguyur hujan deras, dalam kurun 15 menit kemudian ketinggian Katulampa kembali mengalami peningkatan yang cukup drastis menjadi 130 sentimeter, atau masuk satus siaga 3 banjir, pada pukul 18.00," ujarnya.

    Untuk itu, Andi mengimbau agar masyarakat yang tinggal di sepanjang Daerah Aliran Sungai (DAS) Ciliwung, terutama masyarakat Jakarta, agar siaga dan meningkatkan kewaspadaan akan adanya peningkatan ketinggian air dari Bogor. "Diperkirakan air akan sampai ke Jakarta sekitar 8-10 jam kemudian karena saat ini wilayah Depok pun diguyur hujan," katanya.

    M. SIDIK PERMANA

    Berita Terpopuler:
    Ruhut: Lawan Jokowi, DPR Gantung Diri 
    Alasan Jokowi Tak Bisa Dimakzulkan karena BBM Naik 
    BEM UI: Kenaikan Harga BBM Janggal 
    Hiu Bersaudara Bebas dari Hukum Gantung Malaysia

     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Gempa Maluku Utara dan Guncangan Besar Indonesia Selama 5 Tahun

    BMKG mengeluarkan peringatan dini tsunami. Peringatan ini menyusul Gempa Maluku yang terjadi di Jailolo, Maluku Utara, Kamis, 14 November 2019.