Djarot: Ciliwung Itu Seksi

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Melintas banjir warga membawa bungkusan pakaian menuju tempat yang dangkal saat banjir melanda pemukiman di Kampung Pulo Jakarta Timur, Senin 22 Desember 2014. Sebelumnya Wagub DKI, Djarot Saiful Hidayat sempat mengunjungi wilayah Kampung Pulo minggu, 21 Desember 2014. TEMPO/Dasril Roszandi.

    Melintas banjir warga membawa bungkusan pakaian menuju tempat yang dangkal saat banjir melanda pemukiman di Kampung Pulo Jakarta Timur, Senin 22 Desember 2014. Sebelumnya Wagub DKI, Djarot Saiful Hidayat sempat mengunjungi wilayah Kampung Pulo minggu, 21 Desember 2014. TEMPO/Dasril Roszandi.

    TEMPO.CO, Jakarta - Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat mengatakan Ibu Kota punya banyak lokasi bagus yang layak dijadikan obyek wisata. "Ciliwung itu seksi untuk dijadikan objek wisata," ujar Djarot di Balai Kota, Senin, 12 Januari 2015.

    Djarot mengungkapkan, saat ini pemerintah DKI berfokus mempromosikan wisata sejarah, bahari, belanja, taman kota, dan sungai. Ihwal potensi wisata bahari di Kepulauan Seribu, Djarot mengatakan akan mengajak pihak swasta untuk mengembangkan. Menurut Djarot, kerja sama dengan swasta menjadi penting karena selama ini pemerintah tak mampu mengembangkan potensi wisata bahari. (Baca: Reaksi Djarot Soal 13 Pejabat DKI Pemakai Morfin)

    Perihal promosi wisata di Jakarta, Djarot menilai Dinas Pariwisata dan Kebudayaan DKI Jakarta tak perlu bepergian hingga ke luar negeri. "Kalau ke sana, itu namanya bukan promosi tapi ngelencer (jalan-jalan)," ujar Djarot. (Baca: Djarot: DKI Bikin Kampung Atlet di Kemayoran)

    Menurut Djarot, untuk menghemat anggaran, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan bisa mempromosikan potensi wisata di Jakarta melalui media sosial dan situs di Internet. Kalau merasa kurang, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan bisa memasang iklan. (Baca; Djarot 'Ultimatum' Wali Kota Jakarta Pusat)

    Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama marah saat mengetahui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan DKI Jakarta mengusulkan anggaran Rp 1,2 triliun pada Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah 2015. Menurut Ahok, anggaran sebesar itu terlalu fantastis untuk program-program Dinas Pariwisata. (Baca: Djarot di Transjakarta, Disebut Camat Monas)

    GANGSAR PARIKESIT

    Topik terhangat:

    AirAsia | Calon Kapolri | Charlie Hebdo | Menteri Jonan | Susi Pudjiastuti

    Berita terpopuler lainnya:
    Ternyata, Budi Gunawan Dapat Rapor Merah KPK 
    Jonan Anulir Sanksi Maskapai, 'Siapa Yang Bodoh' 
    Black Box Air Asia Ternyata Kejepit Bodi Pesawat
    Ahok Robohkan Ruko, Veronica: Kamu Tega!


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jejak Ahok, dari DPRD Belitung hingga Gubernur DKI Jakarta

    Karier Ahok bersinar lagi. Meski tidak menduduki jabatan eksekutif, ia akan menempati posisi strategis: komisaris utama Pertamina.