Rektor UI Minta Media Jaga Perasaan Keluarga Akseyna

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gedung Rektorat UI, Depok (17/8). Tempo/Charisma Adristy

    Gedung Rektorat UI, Depok (17/8). Tempo/Charisma Adristy

    TEMPO.CO, Depok - Rektor Universitas Indonesia Muhammad Anis meminta media untuk menjaga perasaan keluarga Akseyna Ahad Dori. Ia berharap media menunggu hasil penyelidikan kepolisian dengan sabar.

    "Kami memohon bantuan semua pihak untuk dapat bersikap arif dan bijaksana dalam penyebaran informasi, khususnya dalam mengemas berita dan judul terkait dengan kematian almarhum," kata Anis dalam rilis yang diterima Tempo, Kamis, 2 April 2015.

    Anis menuturkan penyebaran informasi yang belum dapat dikonfirmasi kebenarannya dapat berdampak negatif bagi keluarga yang membaca.

    "Duka yang mendalam tentunya jauh lebih dirasakan oleh keluarga almarhum khususnya kedua orang tua almarhum," kata dia. Ia berharap kasus ini dapat segera diusut tuntas oleh Polres Depok berdasarkan saksi dan bukti yang dapat dipertanggungjawabkan.

    Sebelumnya, Ace, panggilan akrab Akseyna, ditemukan mengapung di Danau Kenanga, Kampus UI, Kota Depok, pada Kamis, 26 Maret 2015.

    Ace adalah mahasiswa S1 program studi biologi angkatan 2013,  Fakultas MIPA UI. Polisi masih menyelediki kasus ini.

    DINI PRAMITA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tommy Soeharto dan Prabowo, Dari Cendana Sampai ke Pemerintahan

    Tommy Soeharto menerima saat Prabowo Subianto masuk dalam pemerintahan. Sebelumnya, mereka berkoalisi menghadapi Jokowi - Ma'ruf dalam Pilpres 2019.