Mario Terpental Akibat Jetblash Saat Menyusup di Roda Garuda  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Mario Steven Ambarita. facebook.com

    Mario Steven Ambarita. facebook.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Mario Steve Ambarita, 21 tahun, berjuang untuk dapat menyusup ke rongga roda pesawat Garuda Indonesia GA 177 pada Selasa, 7 April 2015. Awal mencoba masuk ke rongga roda, Mario terpental karena terkena jetblash pesawat.

    Beberapa saat kemudian, Mario mencari cara aman untuk masuk ke rongga roda. Ia kemudian mencoba menyusup dari ujung runaway 18 dan sejajar dengan runaway. Itu posisi pesawat Garuda siap untuk takeoff dari Bandara Bandara Sultan Syarif Kasim II, Pekanbaru, menuju Bandara Internasional Soekarno-Hatta.

    "Mario baru berhasil menyusup setelah pesawat berada di ujung runaway 18 dan sejajar dengan runaway, siap untuk takeoff," kata Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan Suprasetyo di kantornya, Jakarta, Rabu, 8 April 2015.

    Setelah itu, kata Suprasetyo, Mario duduk melipat badan di rongga roda main landing gear yang selebar kursi orang dewasa. Hingga kemudian ia menginjakkan kaki di Soekarno-Hatta.

    Petugas bandara kemudian menangkap Mario yang saat itu berjalan terhuyung, lemas karena kekurangan oksigen, dan kuping berdarah. Mario masih diperiksa di kantor Otban Wilayah I Soekarno-Hatta.

    KHAIRUL ANAM


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lolos ke Piala Eropa 2020, Ronaldo dan Kane Bikin Rekor

    Sejumlah 20 negara sudah memastikan diri mengikuti turnamen empat tahunan Piala Eropa 2020. Ada beberapa catatan menarik.