Pria Tewas Gantung Diri di Gardu Sinyal Kereta

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi Gantung Diri

    Ilustrasi Gantung Diri

    TEMPO.COJakarta - Seorang pria tak dikenal ditemukan tewas menggantung di gardu sinyal dekat perlintasan kereta api Srengseng Sawah RT6/3 Kelurahan Srengseng Sawah, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Sabtu, 2 Mei 2015. Pria tersebut diduga bunuh diri menggunakan seutas tali.

    Kepala Unit Reserse Kriminal Polsek Jagakarsa Iptu Hari Subeno mengatakan mayat pria tersebut telah dibawa ke Rumah Sakit Fatmawati. Ciri-ciri mayat tersebut adalah berambut pendek cepak dan berumur sekitar 40 tahun. Mayat, kata dia, memakai celana panjang krem dan kaus panjang abu-abu. "Sementara identitas lain tidak ada," ujarnya.

    Awalnya, dia melanjutkan, korban gantung diri itu ditemukan oleh saksi, Hilman, anggota TNI Angkatan Laut yang bertugas mengamankan stasiun Universitas Pancasila. "Dia diberi tahu warga ada yang gantung diri di gardu sinyal kereta api. Dan setelah dicek benar," kata Subeno.

    Kasus tersebut kini dalam penyelidikan Polsek Jagakarsa. Pada tubuh korban tidak ada luka-luka. "Perkiraan memang tewas bunuh diri," tuturnya.

    Seorang saksi, Hafis, 28 tahun, mengaku melihat korban gantung diri tersebut jalan sekitar pukul 07.00. Orang tersebut mondar-mandir seperti orang bingung. "Saya juga tidak kenal dengan orang itu. Dia jalan beberapa kali di sekitar lokasi, tapi tanpa membawa tambang," dia menjelaskan.

    Hafis tak menyangka orang tersebut nekat menghabisi nyawanya dengan gantung diri. "Saya tidak kenal korban. Kelihatannya bukan orang sini," ucapnya.

    IMAM HAMDI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    UMP 2020 Naik 8,51 Persen, Upah Minimum DKI Jakarta Tertinggi

    Kementerian Ketenagakerjaan mengumumkan kenaikan UMP 2020 sebesar 8,51 persen. Provinsi DKI Jakarta memiliki upah minimum provinsi tertinggi.