Kisruh TIM, Seniman: Ahok Ngertinya Sampah, Bukan Kebudayaan

Reporter

Para seniman melakukan unjuk rasa `Ngaben Kebudayaan` untuk menolak penyerahan Taman Ismail Marzuki kepada Unit Pengelola Teknis bentukan Pemprov DKI, Cikini, Jakarta, 6 November 2015. TEMPO/LUHUR TRI PAMBUDI

TEMPO.CO, Jakarta - Sastrawan Radhar Panca Dahana, perwakilan Masyarakat Seniman Jakarta (MSJ), membantah dengan tegas pernyataan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama yang menyebut seniman menggunakan anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) untuk setiap pementasan. Hal ini terkait dengan rencana Ahok--panggilan Basuki--yang akan mengalihkan pengelolaan Taman Ismail Marzuki (TIM) dari Badan Pengelola Pusat Kesenian Jakarta (BP-PKJ) ke tangan Unit Pengelola Teknis (UPT).

“Selama ini kami minta duit APBD? Kami enggak minta duit APBD, kami dikasih, dihibahkan. Dan hibah itu pun enggak boleh tiga kali dalam setahun,” ujar Radhar saat ditemui di Taman Ismail Marzuki, Jakarta Pusat, Selasa malam, 10 November 2015.

BACA JUGA
Gadis Payung nan Cantik Itu Jadi Kekasih Rossi, Ini Kisahnya
Hijaber Cantik UNJ Tewas, Ini Alasan Delea ke Bandung

Alasan itulah yang digunakan Ahok untuk mengalihkan pengelolaan TIM dari BP-PKJ ke tangan UPT. Apalagi, kata Ahok, aturan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) tidak memungkinkan pihaknya memberi subsidi bagi TIM selama tiga tahun berturut-turut sehingga dia berinisiatif membentuk UPT.

Kepada media, Ahok mengatakan kisruh di TIM hanya masalah uang. Karena itu, jika seniman merasa punya uang dan sanggup mengelola TIM, Ahok menyarankan seniman mengirim surat kepadanya. Lalu, Ahok akan mencabut UPT dan menyerahkan TIM kepada seniman.

“Surat terbuka kami yang kemarin aja enggak ditanggapi, malah bicara di media memakai kata ‘kamu’ (yang merujuk kepada seniman). Lagian, kami bisa berjalan sendiri tanpa pemerintah. Kami mengadakan pementasan pakai uang sendiri,” ujar Radhar.

Selain itu, Radhar juga memprotes ucapan Ahok yang mengatakan selama ini seniman lah yang menjadi pengurus BP-PKJ TIM dan mengelola TIM. Selain itu, Ahok juga dengan enteng menyarankan seniman untuk masuk UPT jika ingin ngebagusin TIM.

“Seniman disuruh masuk UPT? Maksudnya Seniman disuruh jadi PNS apa? PKJ TIM tidak dikelola oleh seniman, tapi diisi kegiatannya, dikembangkan, dan ditingkatkan kualitasnya oleh seniman. Pegawai negeri, birokrat, dan pemerintah itu tugasnya mendukung aktivitas kesenian,” tutur Radhar.

Menurut Radhar, Ahok tidak mengerti permasalahan kesenian dan kebudayaan. Karena itu, Radhar berharap Ahok dengan rendah hati mau menemui seniman untuk berdialog.

“Karena keliru, Ahok berarti tidak mengerti kebudayaan. Ahok itu ngertinya sampah, Kali Ciliwung, dan kemacetan. Dulu pun Ahok tidak mengerti itu, tapi dia mau belajar sampai ngelotok. Tapi kenapa sekarang dia tidak mau belajar soal kebudayaan?” tutur Radhar kepada Ahok.

LUHUR TRI PAMBUDI

 





Banjir Jakarta, Sumur Resapan Anies Baswedan, dan Naturalisasi vs Normalisasi Ahok

21 jam lalu

Banjir Jakarta, Sumur Resapan Anies Baswedan, dan Naturalisasi vs Normalisasi Ahok

Anies Baswedan menyebutkan pembangunan sumur resapan merupakan salah satu upaya mengatasi banjir Jakarta pada beberapa lokasi cekungan.


Anies Baswedan Diusung NasDem, Ganjar Pranowo Dijagokan PSI: Sesama Alumnus UGM yang Menjadi Gubernur

1 hari lalu

Anies Baswedan Diusung NasDem, Ganjar Pranowo Dijagokan PSI: Sesama Alumnus UGM yang Menjadi Gubernur

NasDem mengusung Anies Baswedan sebagai Capres 2024, sedangkan Ganjar Pranowo Dijagokan PSI. Keduanya sama-sama alumnus UGM dan jadi gubernur.


Ketua Umum PSSI Diminta Mundur Buntut Tragedi Kanjuruhan, Ini Profil Mochamad Iriawan

2 hari lalu

Ketua Umum PSSI Diminta Mundur Buntut Tragedi Kanjuruhan, Ini Profil Mochamad Iriawan

Buntut insiden tragedi Kanjuruhan, Malang, yang menewaskan 125 orang itu antara lain tuntutan Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan mundur.


Wagub Riza Patria Sebut Pergub Penggusuran Bakal Dicabut Sebelum 16 Oktober

5 hari lalu

Wagub Riza Patria Sebut Pergub Penggusuran Bakal Dicabut Sebelum 16 Oktober

Warga kembali berunjuk rasa di depan Balai Kota menagih janji Anies Baswedan yang mau mencabut Pergub Penggusuran


Warga Kembali Gelar Aksi Tagih Janji Anies Baswedan Cabut Pergub Penggusuran

5 hari lalu

Warga Kembali Gelar Aksi Tagih Janji Anies Baswedan Cabut Pergub Penggusuran

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan telah berjanji bakal mencabut Pergub Nomor 207 Tahun 2016 alias Pergub Penggusuran


Wajah Baru TIM Menuju Gelanggang Seni Dunia

7 hari lalu

Wajah Baru TIM Menuju Gelanggang Seni Dunia

Arsitektur bangunan yang direvitalisasi mengadopsi budaya luhur Indonesia. Gubernur Anies Baswedan memastikan tidak ada komersialisasi.


Anies Bicara Keadilan, Sindir Kebijakan Ahok Batasi Pemotor di Sudirman-Thamrin

8 hari lalu

Anies Bicara Keadilan, Sindir Kebijakan Ahok Batasi Pemotor di Sudirman-Thamrin

Gubernur DKI Anies Baswedan menilai membatasi pengendara motor lewat Jalan Sudirman-Thamrin tidak adil


PSI Berharap TIM Pasca Revitalisasi Terbuka Untuk Semua Kalangan Seniman

8 hari lalu

PSI Berharap TIM Pasca Revitalisasi Terbuka Untuk Semua Kalangan Seniman

PSI berharap TIM setelah direvitalisasi bisa dinikmati oleh semua kalangan Seniman. Tetap ada kurasi.


Revitalisasi TIM Usai, Tapi Tak Ada Pembaruan Alat di Planetarium

8 hari lalu

Revitalisasi TIM Usai, Tapi Tak Ada Pembaruan Alat di Planetarium

Revitalisasi Taman Ismail Marzuki atau revitalisasi TIM telah rampung. Tapi, tak ada pembaruan alat di planetarium.


Revitalisasi TIM, Duit Pusat Rp 1,4 Triliun, Anies Gelontor Rp 28 Miliar, & Jakpro Memelihara

9 hari lalu

Revitalisasi TIM, Duit Pusat Rp 1,4 Triliun, Anies Gelontor Rp 28 Miliar, & Jakpro Memelihara

Revitalisasi TIM, Jakpro bertugas utama memelihara fasilitas kebudayaan itu.