Begini Repotnya Ahok Urus Anggaran yang Disusun Anak Buahnya  

Reporter

Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). ANTARA/Akbar Nugroho Gumay

TEMPO.CO, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok mengaku geram dengan rencana anggaran yang diajukan oleh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) yang masih disusun secara manual dan tidak dimasukkan ke dalam sistem e-budgeting.

"Saya semalam sampai jam 12 lewat. Satu hari tuh, seharian. Seharusnya kan bukan tugas saya gitu lho," ujar Ahok saat ditemui di Balai Kota pada Kamis, 19 November 2015.

Ahok mengatakan, dalam rapat tersebut, dirinya juga akan merombak anggaran-anggaran yang tidak sesuai prioritas yang nantinya akan dimasukkan ke dalam Kebijakan Umum APBD Plafon Prioritas Anggaran Sementara (KUA-PPAS).

"Ya sekarang saya suruh rombak nih. Bisa kerja sampe jam 12 malam terus ini, sampai Minggu. Karena Senin kami akan KUA-PPAS," kata Ahok.

Menurut Ahok, anggaran yang akan dirombak dalam rapat yang dilakukan secara internal tersebut akan dilakukan kepada semua dinas Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. "Banyak, semua. Dinas Pekerjaan Umum, Dinas Pertamanan, Dinas Olahraga, Dinas Kelautan, semua SKPD-lah," tutur Ahok.

Ahok pun menegaskan jajaran SKPD tidak mencoba-coba untuk 'bermain' dalam pembahasan KUA-PPAS. "Saya sudah perintahkan mereka, plus ancaman. Anda sudah tahu apa yang tidak perlu. Kalau KUA-PPAS yang lolos nanti tidak sesuai sama instruksi saya, kalian semua akan saya staf-kan," ujar Ahok.

Ahok menambahkan, apabila KUA-PPAS yang tidak sesuai tersebut kemudian disetujui oleh DPRD DKI Jakarta menjadi APBD DKI Jakarta tahun anggaran 2016, dirinya tidak akan memakai anggaran tersebut.

"Kamu enggak bisa nikmatin, dan uangnya akan saya lock. Nanti pas APBD Perubahan, paling cepat Juni, saya akan tarik kembali semua. Itu yang saya bilang sama mereka," kata Ahok.

Ahok berujar, jajaran SKPD bukan tidak mengerti tentang sistem e-budgeting yang digunakan untuk memasukkan rencana anggaran Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. "Pinter semua orang ini. Cuma alasannya, 'Pak, kan kita lebih gampang Excel aturnya'. Lho, e-budgeting lebih gampang dong. Langsung Anda ubah, selesai, print out keluar, jadi tuh barang. Kalau Excel kan mesti pindahin lagi, ngetik ulang. Waduh, ya sudahlah makan martabak aja lah," kata Ahok dengan gemas.

ANGELINA ANJAR SAWITRI






Banjir Jakarta, Sumur Resapan Anies Baswedan, dan Naturalisasi vs Normalisasi Ahok

2 hari lalu

Banjir Jakarta, Sumur Resapan Anies Baswedan, dan Naturalisasi vs Normalisasi Ahok

Anies Baswedan menyebutkan pembangunan sumur resapan merupakan salah satu upaya mengatasi banjir Jakarta pada beberapa lokasi cekungan.


Anies Baswedan Diusung NasDem, Ganjar Pranowo Dijagokan PSI: Sesama Alumnus UGM yang Menjadi Gubernur

3 hari lalu

Anies Baswedan Diusung NasDem, Ganjar Pranowo Dijagokan PSI: Sesama Alumnus UGM yang Menjadi Gubernur

NasDem mengusung Anies Baswedan sebagai Capres 2024, sedangkan Ganjar Pranowo Dijagokan PSI. Keduanya sama-sama alumnus UGM dan jadi gubernur.


Ketua Umum PSSI Diminta Mundur Buntut Tragedi Kanjuruhan, Ini Profil Mochamad Iriawan

4 hari lalu

Ketua Umum PSSI Diminta Mundur Buntut Tragedi Kanjuruhan, Ini Profil Mochamad Iriawan

Buntut insiden tragedi Kanjuruhan, Malang, yang menewaskan 125 orang itu antara lain tuntutan Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan mundur.


Wagub Riza Patria Sebut Pergub Penggusuran Bakal Dicabut Sebelum 16 Oktober

7 hari lalu

Wagub Riza Patria Sebut Pergub Penggusuran Bakal Dicabut Sebelum 16 Oktober

Warga kembali berunjuk rasa di depan Balai Kota menagih janji Anies Baswedan yang mau mencabut Pergub Penggusuran


Warga Kembali Gelar Aksi Tagih Janji Anies Baswedan Cabut Pergub Penggusuran

7 hari lalu

Warga Kembali Gelar Aksi Tagih Janji Anies Baswedan Cabut Pergub Penggusuran

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan telah berjanji bakal mencabut Pergub Nomor 207 Tahun 2016 alias Pergub Penggusuran


Anies Bicara Keadilan, Sindir Kebijakan Ahok Batasi Pemotor di Sudirman-Thamrin

9 hari lalu

Anies Bicara Keadilan, Sindir Kebijakan Ahok Batasi Pemotor di Sudirman-Thamrin

Gubernur DKI Anies Baswedan menilai membatasi pengendara motor lewat Jalan Sudirman-Thamrin tidak adil


Pantai Maju di Pulau Reklamasi Ahok yang Diubah Anies, Prostitusi, dan BJ Habibie Masuk Top 3 Metro

11 hari lalu

Pantai Maju di Pulau Reklamasi Ahok yang Diubah Anies, Prostitusi, dan BJ Habibie Masuk Top 3 Metro

Pantai Maju Jakarta di pulau reklamasi Ahok yang diubah Anies, prostitusi yang dilarang di Jakarta , dan kenangan BJ Habibie masuk Top 3 Metro.


Pantai Maju Jakarta, Pulau Reklamasi Ahok yang Diubah Anies, dan Tempat Main Layang-layang

12 hari lalu

Pantai Maju Jakarta, Pulau Reklamasi Ahok yang Diubah Anies, dan Tempat Main Layang-layang

DKI Jakarta mengoperasikan kawasan Jalan Sehat dan Sepeda Santai (Jalasena) Pantai Maju Jakarta untuk bermain layang-layang.


Survei: 58,8 Persen Warga Tak Puas Kinerja Anies Baswedan, Dia Merelokasi Mirip Ahok

12 hari lalu

Survei: 58,8 Persen Warga Tak Puas Kinerja Anies Baswedan, Dia Merelokasi Mirip Ahok

NSN mengungkapkan tingkat kepuasan publik terhadap kinerja Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan semakin melorot yang mencapai 30,3 persen.


Anies Sebut Kampung Kota Tak Diakui pada 2014, Saat Itu DKI Dipimpin Jokowi - Ahok

16 hari lalu

Anies Sebut Kampung Kota Tak Diakui pada 2014, Saat Itu DKI Dipimpin Jokowi - Ahok

Anies Baswedan memasukkan kampung kota dalam regulasi baru. Menurut dia, tidak ada terminologi kampung dalam aturan lama tata ruang tahun 2014.