Selasa, 20 Februari 2018

Taruna STIP Tewas, Ini Firasat Sang Kakek  

Oleh :

Tempo.co

Rabu, 11 Januari 2017 21:39 WIB
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Taruna STIP Tewas, Ini Firasat Sang Kakek  

    Menteri Perhubungan menyampaikan belasungkawa pada ayah dan kakek mendiang Amirullah di rumah duka di Warakas, Jakarta Utara, 11 Januari 2017. TEMPO/Maria Fransisca

    TEMPO.CO, Jakarta - Seorang taruna Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran tewas setelah diduga dianiaya para seniornya pada Rabu, 10 Januari 2017. Taruna itu, Amirullah Adityas Putra, tewas dengan luka lebam di bagian dada, perut, dan ulu hati.

    Sejak kecil, Amirullah dirawat kakek dan neneknya di kawasan Warakas, Tanjung Priok, Jakarta Utara. Haji Madkazan Saikan, 69 tahun, sang kakek masih ingat betul saat cucunya itu cukur rambut bersama kembarannya, Amarullah Adityas Putra, dan Laksana Erwin Adityas Putra. "Kan mereka mesti botak-botak gitu, jadi saling potong rambut," kata Madkazan.

    Ketiga cucunya itu memang masuk ke sekolah pelayaran untuk meneruskan tradisi keluarganya yang merupakan pelaut. Namun Amar, kembaran Amir, tak lulus masuk STIP. Ia kuliah di Sekolah Tinggi Maritim di Pulomas, Jakarta Timur. Madkazan mengenang, sejak kecil, ia yang mengantar Amir sekolah. "Anaknya pendiam dan rajin salat," kata dia.

    Sebelum mendapat kabar cucunya meninggal, Madkazan mengisahkan ia mencium bau harum kembang dari musala yang ada di sebelah rumahnya. "Saya bicara dengan istri saya, sepertinya ada orang di gang kita yang meninggal. Eh nggak taunya cucu sendiri," kata Madkazan sambil terisak.

    Polisi telah menetapkan lima tersangka dalam kasus kematian Amirullah. Mereka adalah senior Amirullah di Kampus STIP. Polisi masih terus mendalami keterlibatan para tersangka.

    MARIA FRANSISCA


     

     

    Lihat Juga


    Selengkapnya
    Grafis

    Daftar Nomor Urut Partai Politik Peserta Pemilu 2019

    Ketua KPU Arief Budiman memimpin pengundian nomor urut untuk partai politik peserta Pemilu 2019 pada Sabtu 17 Februari 2018, Golkar dapat nomor 4.