Sistem Satu Arah di Depok, Perlintasan Kereta Sebabkan Kemacetan

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Jalan Dewi Sartika, Depok akan diberlakukan sistem satu arah, 23 Juli 2017. TEMPO/Imam Hamdi

    Jalan Dewi Sartika, Depok akan diberlakukan sistem satu arah, 23 Juli 2017. TEMPO/Imam Hamdi

    TEMPO.CO, Depok - Penerapan sistem satu arah di Jalan Dewi Sartika dan Jalan Nusantara, Depok belum mampu menghilangkan kemacetan di kedua jalan itu sepenuhnya. Keberadaan buka tutup pintu perlintasan kereta menimbulkan kemacetan sepanjang 250 meter dari Simpang Dewi Sartika-Kartini.  

    “Penyebab utamanya buka tutup pintu perlintasan yang hidewaynya 2 menit sekali," kata Kepala Seksi Rekayasa Lalu Lintas Dinas Perhubungan Kota Depok Ari Manggala, Sabtu 29 Juli 2017.

    Baca: Menjelang Uji Coba Sistem Satu Arah, Depok Tertibkan PKL  

    Hari ini, Sabtu, 29 Juli 2017, Dinas Perhubungan Kota Depok mulai melakukan uji coba sistem satu arah di Jalan Dewi Sartika dan Nusantara. Uji coba untuk mengatasi kemacetan di kedua jalan itu sudah dimulai sejak pukul 05.00 WIB, Sabtu, 29 Juli 2017.

    "Penumpukan memang masih terjadi di Dewi Sartika dan Arif Rahman Hakim," kata Ari Manggala. Meski masih ada kemacetan,  arus kendaraan di Dewi Sartika, lebih cepat terurai dengan sistem satu arah.

    Baca: Hari Ini Sistem Satu Arah Depok Diuji Coba, Begini Skemanya 

    Ari yakin penerapan sistem satu arah akan membantu mengurai kemacetan lebih cepat di kedua jalan tersebut. Selain itu, pihaknya akan fokus menambah petugas untuk mengatur lalu lintas. "Kami juga terbantu dengan anggota polisi yang ada 4-5 orang di setiap simpang untuk uji coba ini," ucapnya.

    Ade Noviadi, 38 tahun, penjaga toko busana di Jalan Dewi Sartika mengatakan kemacetan masih terjadi di jalan itu. Soalnya, kendaraan terhenti saat pintu kereta ditutup. "Setiap Sabtu-Minggu memang macet parah. Tapi, dengan sistem ini kemacetan tidak sepanjang Jalan Dewi Sartika," ujarnya.

    Baca: Sistem Satu Arah di Depok, Durasi 4 Lampu Lalu Lintas Diset Ulang

    Menurutnya, sistem satu arah berdampak positif di Jalan Dewi Sartika, karena kemacetan tidak lagi sepanjang jalan itu. Selain itu, dengan sistem satu arah ini, tidak ada lagi kendaraan yang berputar di U-turn depan Transmart. "Macet memang pasti terjadi karena perlintasan kereta," ujarnya. "Namun, sistem ini lumayan membuat kendaraan tidak stuck  terhenti," ujarnya.

    Komandan Security SMA Al Mujahirin, Mansur, 58 tahun, mengatakan dengan adanya sistem ini Jalan Nusantara sangat lancar. "Selama 14 tahun saya bekerja di sini, belum pernah melihat Jalan Nusantara lancar seperti ini, kalau akhir pekan," ujarnya. "Berdampak positif untuk memudahkan anak sekolah menyebrang jalan," ucapnya.

    Pantauan Tempo saat melalui jalan yang diuji coba sistem satu arah tersebut pada pukul 11.00 WIB, masih terjadi kemacetan di sejumlah titik. Kemacetan masih terjadi di Jalan Dewi Sartika, meski tidak seluruh jalan tertutup kendaraan.

    Selain itu, kemacetan juga terjadi di depan ITC Depok sampai lampu merah Juanda. Ditambah, Jalan Arif Rahman Hakim juga terjadi penumpukan kendaraan dari fly over sampai lampu merah Simpang PLN.

    Sedangkan, Jalan Nusantara terlihat lengang dari kendaraan. Meski masih terdapat beberapa titik kemacetan, sistem satu arah ini mampu menghilangkan kemacetan panjang di Jalan Dewi Sartika dan Nusantara. Namun, sistem satu arah ini memindahkan kemacetan ke Jalan Margonda dan Arif Rahman Hakim.

    IMAM HAMDI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Akhir Cerita Cinta Glenn Fredly

    Glenn Fredly mengembuskan napas terakhirnya pada Rabu, 8 April 2020 di RS Setia Mitra, Jakarta. Glenn meninggalkan cerita cinta untuk dikenang.