H-6 Lebaran, Jalur Kalimalang-KH Noer Alie Bekasi Masih Normal  

Selasa, 20 Juni 2017 | 07:08 WIB
H-6 Lebaran, Jalur Kalimalang-KH Noer Alie Bekasi Masih Normal  
Pemudik bersepeda motor memadati Jl. KH Noer Ali, Kalimalang, Bekasi, Minggu (4/8) malam. TEMPO/Dhemas Reviyanto

TEMPO.CO, Bekasi - Memasuki hari keenam atau H-6 menjelang Idul Fitri, situasi arus lalu lintas di ruas Jalan Kalimalang, Jakarta Timur-Jalan KH Noer Alie-Madnuin Hasibuan-Chairil Anwar, Bekasi masih normal. Hingga Senin malam pukul 20.00 WIB, jumlah kendaraan roda dua yang melintas di Jalan Kalimalang menuju Pantai Utara (Pantura) mencapai 2.007 unit.

"Kendaraan yang melintas masih campur antara pemudik dan pengguna jalan biasa," kata Kepala Pembinaan Operasi Satuan Lalu Lintas Kepolisian Resor Metro Bekasi Kota, Inspektur Dua Joko Pris, Senin, 19 Juni 2017.

Baca: Tol Becakayu Ruas RS Harum-Sumber Artha Bisa Dipakai untuk Mudik

Joko mengatakan jumlah kendaraan roda dua yang melintas sejak pukul 07.00 sampai 20.00 mencapai 2.007 unit. Paling banyak melintas ketika menjelang maghrib dan setelah salat tarawih. "Justru malam minggu dan kemarin sudah banyak pemudik yang melintas, tapi tidak dicatat," kata Joko.

Menurut Joko, pemudik yang melintas tampak dari barang bawaannya, seperti tas besar yang diikat di belakang. Joko mengatakan jalur Kalimalang merupakan jalur paling favorit dilintasi pemudik roda dua. "Tujuannya jalur Pantura," kata Joko.

Joko menambahkan, jalur mudik untuk roda dua di Kalimalang sudah siap dilintasi. Menurut dia, jalan berlubang, khususnya di sekitar proyek Jalan Tol Bekasi-Cawang-Kampung Melayu (Becakayu) sudah ditambal pihak pengelola tol. "Di sana paling rawan terjadi kecelakaan. Alhamdulillah sampai sekarang belum ada kecelakaan pemudik," ucapnya.

Baca juga: Mudik, M Iriawan: Empat Check Point Disiapkan di Jalur Bekasi

Berdasarkan pengamatan Tempo, pukul 22.00 WIB, ruas Jalan Kalimalang terpantau ramai lancar. Pengguna jalan yang melintas masih didominasi masyarakat yang pulang bekerja dari Jakarta. Namun juga sudah tampak pemudik yang membawa barang-barang cukup banyak.

ADI WARSONO

Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan