Aksi Joker Selain Bawa Kapak untuk Ganggu Kebaktian Pulogebang

Reporter:
Editor:

Jobpie Sugiharto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi petasan/kembang api. Shutterstock

    Ilustrasi petasan/kembang api. Shutterstock

    TEMPO.CO, Jakarta - Inggrid Palandeng atau Inge, tuan rumah kebaktian jemaat Kerapatan Gereja Protestan Minahasa (KGPM) Sidang Daniel, mengatakan gangguan Nasoem Sulaiman terhadap kebaktian Pulogebang di rumahnya bukanlah yang pertama kali.

    “Ini sudah yang ketiga kali,” kata Inggrid kepada Tempo pada Ahad, 24 September 2017.

    Nasoem alias Joker adalah tetangga yang tinggal selantai dengan Inge di Rusun Pulogebang, Jakarta Timur. Inge menuturkan, sebelumnya, Joker pernah mengganggu dan meminta ibadah jemaat di rumah Inge dibubarkan. Dua kali Joker menuju rumahnya dan berteriak marah kepada jemaat. Saat ibadah dilaksanakan, Joker menggedor-gedor dan menendang pintu rumah Inge.

    “Dia juga pernah pasang petasan,” ucap Inge.

    Sabtu sore, 23 September 2017, Joker datang menuju lantai 3 Blok F Rusun Pulogebang untuk membubarkan ibadah jemaat KGPM Sidang Daniel. Dalam video yang viral di media sosial, Joker terlihat marah sambil meneriaki ibu-ibu dan anak-anak yang mengikuti ibadah. Joker terlihat membawa gergaji besi dan kapak.

    Inge mengaku telah melaporkan kejadian tersebut kepada pihak keamanan rusun. Pihak keamanan menenangkan dan mengamankan Joker sampai ibadah kebaktian Pulogebang selesai. Menurut orang tua tunggal ini, pada hari biasa, Joker tidak pernah mengganggu. “Hanya saat ibadah saja (dia mengganggu),” ujar Inge.

    MUHAMMAD NAFI’


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Bahayanya Sampah Laut Bagi Ekosistem

    Laut menyimpan banyak sekali manfaat. Namun, kondisinya sekarang sangat memprihatinkan. Banyaknya Sampah Laut menjadi masalah besar sekarang ini.