Alasan Sutiyoso Ingin Jadi Penasihat Anies-Sandi

Reporter:
Editor:

Jobpie Sugiharto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kepala BIN lama Sutiyoso mengucapkan selamat kepada Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) yang baru Komjen Pol Budi Gunawan usai di lantik di Istana Negara, Jakarta, 9 September 2016.TEMPO/Subekti

    Kepala BIN lama Sutiyoso mengucapkan selamat kepada Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) yang baru Komjen Pol Budi Gunawan usai di lantik di Istana Negara, Jakarta, 9 September 2016.TEMPO/Subekti

    TEMPO.CO, Jakarta - Letnan Jenderal Purnawirawan Sutiyoso, bekas Gubernur DKI Jakarta, mengatakan masih memonitor perkembangan Ibu Kota yang pernah dipimpinnya itu. Bahkan dia siap memberi masukan kepada Gubernur Anies Baswedan dan wakilnya, Sandiaga Uno (Anies-Sandi).  

    Karena itu, Sutiyoso ingin bergabung dalam forum mantan gubernur yang pernah digagas Anies-Sandi saat kampanye pemilihan kepala daerah 2017. "Saya (juga) mengangkat Ali Sadikin sebagai penasihat saya (waktu menjabat Gubernur DKI)," kata Sutiyoso di Balai Kota DKI pada Selasa, 21 November 2017. "Tentu saya akan datang kalau diperlukan."

    Menurut Sutiyoso, yang sebelumnya menjabat Kepala Badan Intelijen Negara, dibandingkan dengan para mantan gubernur lain, dialah yang paling bisa menjadi sasaran tembak Anies-Sandi untuk dimintai masukan. Bahkan, dia menyatakan, dirinya satu-satunya eks Gubernur Jakarta yang bisa bebas jalan-jalan.

    Dia menjelaskan, seniornya Soerjadi Soedirdja tidak mungkin aktif ke mana-mana karena kondisi kesehatan yang menurun. Sedangkan gubernur setelah Sutiyoso, Fauzi Bowo alias Foke, kini menjabat Duta Besar RI untuk Jerman.

    Adapun Joko Widodo alias Jokowi kini menjabat Presiden RI yang begitu sibuk. "Habis itu Pak Ahok, kalian sendiri tahu di mana (dia)," ujar Sutiyoso. "Sayalah yang menjadi sasaran tembak mereka (Anies-Sandi)."


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lolos ke Piala Eropa 2020, Ronaldo dan Kane Bikin Rekor

    Sejumlah 20 negara sudah memastikan diri mengikuti turnamen empat tahunan Piala Eropa 2020. Ada beberapa catatan menarik.