Senin, 28 Mei 2018

Sandiaga Uno: Bambang Widjojanto Masuk Tim TGUPP Anies Baswedan

Reporter:
Editor:

Suseno

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Calon Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan bersama Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno dan Dewan Pakar Pemenangan Kampanye Bambang Widjojanto dalam konfrensi pers hari anti korupsi, Jakarta 9 Desember 2016. TEMPO/Chitra.

    Calon Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan bersama Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno dan Dewan Pakar Pemenangan Kampanye Bambang Widjojanto dalam konfrensi pers hari anti korupsi, Jakarta 9 Desember 2016. TEMPO/Chitra.

    TEMPO.CO, Jakarta - Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno mengungkapkan bahwa mantan Komisioner Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Bambang Widjojanto akan menjadi anggota Tim Gubernur untuk Percepatan Pembangunan (TGUPP) Anies Baswedan. "Salah satunya Pak BW," kata Sandiaga, Sabtu, 30 Desember 2017.

    Bambang Widjojanto pernah menjadi juru bicara Anies-Sandi saat masa kampanye pilkada DKI Jakarta 2017. Pengalaman Bambang di lembaga antirasuah diharapkan bisa membantu pemerintah DKI Jakarta untuk menghindari masalah korupsi. "Kemarin kita lihat sendiri ada korupsi bertebaran di DKI,” kata Sandiaga. “Sudah dipelototin kayak gitu saja masih lolos, jadi memang pencegahannya di aparat kami."

    Sandiaga berharap, jika korupsi bisa dicegah, pembangunan infrastruktur di Jakarta bisa digenjot. Ia memastikan pemerintah DKI Jakarta saat ini serius untuk membersihkan korupsi.

    Untuk nama-nama anggota TGUPP yang lain, Sandiaga tidak bersedia menyebutkannya. Menurut dia, saat ini Gubernur Anies lebih banyak membahas soal kriteria. Salah satu yang menjadi pertimbangannya adalah orang yang profesional dan mumpuni di sejumlah bidang, seperti pencegahan korupsi, penataan pesisir, dan percepatan pembangunan.

    "Tokoh-tokoh yang sudah dikenal sebagai expert di masyarakat. Jadi mohon sabar ada satu-dua hari sebelum mereka bertugas. Nanti kami koordinasi sama Pak Gubernur," ujarnya.

    Anggota TGUPP yang dibentuk Anies Baswedan menjadi sorotan karena jumlahnya yang terlalu gemuk. Sebab, honor untuk anggota tim ini diambil dari APBD 2018 yang jumlahnya mencapai Rp 28 miliar.


     

     

    Lihat Juga


    Selengkapnya
    Grafis

    Jenis Serangan di Seluruh Dunia, Teror Bom Masih Jadi Pilihan

    Inilah jenis-jenis teror dan korban yang jatuh di berbagai penjuru dunia sejak menara kembar WTC diserang, teror bom masih jadi pilihan pelaku teror.